Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Satpol PP Jaring 85 Duktang

Bali Tribune/ RAZIA – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Badung menggelar Razia penduduk pendatang, Selasa (6/4/2021).
balitribune.co.id | Mangupura - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung berhasil menjaring 85 orang penduduk pendatang karena tidak mengantongi identitas dalam sebuah sidak kependudukan yang digelar, Selasa (6/4/2021). Sidak dimulai pukul 7.00 Wita dan dilakukan serentak di 6 kecamatan. 
 
Penduduk pendatang yang paling banyak kena sidak adalah yang tinggal di Kelurahan Legian, Kuta. Adapun rincian pendatang yang berhasil digaruk aparat penegak Perda Badung meliputi di Kelurahan Legian berjumlah 62 orang. Sementara itu, giat di Desa Sibang Kaja mencatat sebanyak 17 orang belum memiliki Kipem dan 1 orang tidak memiliki KTP.
 
Kemudian sebanyak 4 penduduk pendatang di Desa Darmasaba dan 1 orng di Desa Mengwi belum memiliki KTP. Sementara itu, Desa Dalung dan Ungasan tidak ditemukan pelanggaran penduduk pendatang. 
 
Rata-rata penduduk pendatang itu berasal dari luar Bali, ada yang dari Jawa dan Nusa Tenggara Timur.
 
Kepala Satpol PP Badung I Gusti Agung Ketut Suryanegara yang dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah melakukan sidak penduduk pendatang dan berhasil menjaring puluhan pendatang melanggar administrasi kependudukan.
 
"Iya, ada sebanyak 85 orang terjaring dalam sidak penduduk pendatang yang dilaksanakan secara bersamaan di 6 kecamatan," ujarnya.
 
Suryanegara menyatakan sidak tersebut dimulai dari pukul 07.00 Wita. "Paling banyak kita temukan di Legian. Mereka sudah kita data," tegasnya.
 
Sidak sendiri melibatkan sejumlah unsur. Mulai dari Satpol PP Provinsi, kecamatan hingga Linmas dan Pecalang yang ada di masing-masing wilayah kelurahan/desa.
 
"Dari 85 orang penduduk pendatang yang terjaring tersebut kebanyakan tidak memiliki KTP dan belum melapor ke desa /kelurahan," jelasnya.
 
Suryanegara menambahkan, sidak penduduk pendatang ini akan terus dilanjutkan sampai mencakup seluruh wilayah Badung. pihaknya pun akan terus bekerja sama dengan desa/kelurahan di Gumi Keris. 
 
“Kegiatan ini adalah dalam rangka antisipasi kerawanan sosial, artinya gangguan keamanan kami antisipasi dalam menjelang hari Raya Galungan dan Kuningan serta menjelang ibadah puasa. Ke depannya kami akan terus melakukan giat ini, tentunya kami akan mempersiapkan kerjasama kembali ke desa/kelurahan, yang mana yang siap langsung kami berbegrak,” pungkasnya.  
wartawan
I Made Darna
Category

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Antisipasi Lonjakan Harga Pangan Imbas Program MBG, Perumda Swatantra Amankan Rantai Pasok di Buleleng

balitribune.co.id I Singaraja - Rencana pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) memunculkan kekhawatiran di tengah masyarakat terkait potensi lonjakan harga bahan kebutuhan pokok (bapok). Merespons situasi tersebut, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Swatantra memastikan telah mengambil sejumlah langkah strategis untuk mengamankan rantai pasok pangan di wilayah Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.