Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Satpol PP Klungkung Dikibuli Para Gepeng Saat Disidak Gepeng Menghilang ke Tengah Pasar

NIHIL - Tim Satpol PP Klungkung nihil tangkapan saat sidak Gepeng di pasar Kota Semarapura.

BALI TRIBUNE - Keberadaan gelandangan dan pengemis (gepeng) makin hari semakin masif perkembangannya, kini malah menyebar bukan saja di tengah-tengah pasar, baik di Pasar Kota Semarapura maupun di Pasar Galiran Klungkung. Kini mereka malah  mendatangi warga di pedesaan dan  mereka berani  dari door to door untuk mengepeng meminta minta.  Tentu saja kondisi ini memantik keprihatinan warga masyarakat maupun warga yang sedang berbelanja di tengah pasar. Namun kondisi paling parah paling banyak gepeng beroperasi di tengah tengah pasar senggol yang ada di Kota Semarapura, Klungkung. Seorang pengunjung pasar senggol sebut namanya Ketut Agus  ditemui, Rabu (16/1) sore, yang mengaku dari kawasan Gelgel mengaku sangat terusik dan terganggu dengan ulah para gepeng ini. Karena saat makan di pasar senggol dirinya sampai sempat dicubit-cubit dan dicolek-colek para gepeng cilik yang didampingi orangtua mereka. Dirinya merasa tidak nyaman berada di pasar senggol sedang makan diusik gepeng.   Ketut Agus juga mengaku sangat priharin melihat  banyaknya gepeng cilik yang beroperasi ini. “Kalau nanti mereka besar mereka mau jadi apa jika dibiasakan berbuat menggepeng saban hari. Bisa biisa nanti mereka melacurkan diri demi mendapatkan uang yang banyak,” ujarnya prihatin. Salah seorang gepeng wanita cilik yang ditemui di pasar senggol mengaku bernama Wulan mengaku dari Kedampal. Namun pengakuan mereka kemungkinan bohong karena wartawan yang mau menanyakan sesuatu pada mereka malah menghindar berlari takut difoto. Melihat kondisi keberadaan gepeng yang sudah sangat mengganggu ini Kabid  Ketertiban Umum Nengah Tambun  ditemui Rabu (16/1) mengaku sudah mendapatkan laporan terkait banyaknya gepeng yang beroperasi dipasar baik dipasar Kota Semarapura maupun yang beroperasi dipasar Galiran. “Saya turunkan Staf saya sekitar 15 personel Satpol PP Klungkung untuk melakukan sidak mendadak di Pasar Kota Semarapura, namun rupanya mereka mencium kedatangan kita satupun tidak ada nongol dan hasilnya nihil,” ujar Nengah Tambun  ditemui di Pasar Kota Semarapiura saat melakukan sidak.  Sayangnya label nama dirinya dilepas tanpa tanda pengenail saat bertugas, padahal seluruh anggota Satpol PP lainnya yang bertugas lengkap  memakai label nama dirinya masing masing. “Kok pak lepas lebel nama bapak?” tanya wartawan. Dengan gelagapan dia mengaku bernama Nengah Tambun, Kabid Ketertiban umum.  Dia berasalasan melepas label namanya  untuk menjaga  keamanan dirinya saat bertugas. Mengapa sampai lepas label nama? Jelas tidak bisa dibenarkan saat bertugas harus lengkap jati diri petugas. 

wartawan
Ketut sugiana
Category

Berkat Kotoran dan Kencing Sapi, Petani Organik Tidak Beli Pupuk

balitribune.co.id | Tabanan - Menjadi petani organik ala Made Sandi bukanlah hal yang sulit jika dilakukan dengan niat untuk menjalani hidup sehat dan sederhana. Made Sandi yang merupakan mantan satpam salah satu perusahaan asing di Bali memilih untuk menekuni pertanian organik di Banjar Dinas Munduk Andong Desa Bangli Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan sejak 2012 silam. 

Baca Selengkapnya icon click

NasDem Buleleng Bantah Isu Merger dengan Gerindra

balitribune.co.id | Singaraja - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Buleleng, Made Jayadi Asmara, angkat bicara menanggapi isu yang dihembuskan oleh Majalah Tempo terkait potensi bergabungnya (merger) Partai NasDem dengan Partai Gerindra. Jayadi secara tegas membantah isu tersebut dan menyatakan bahwa partainya saat ini berada dalam posisi yang sangat solid dan terus menunjukkan tren positif dalam perpolitikan nasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jelang TPA Mandung Hanya Terima Sampah Residu, Pemkab Tabanan Gencarkan Sosialisasi Pilah Sampah

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan menggencarkan sosialisasi masif pemilahan sampah berbasis sumber menjelang pemberlakuan kebijakan TPA Mandung yang hanya akan menerima sampah residu.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat di tingkat hulu siap melakukan pemilahan secara mandiri sebelum aturan ketat tersebut resmi diterapkan mulai 1 Mei 2026 mendatang.

Baca Selengkapnya icon click

Jembatan Peken Belayu-Kukuh Terancam Putus

balitribune.co.id I Tabanan - Jembatan penghubung Desa Peken Belayu dan Desa Kukuh di Kecamatan Marga, Tabanan, terancam putus. Ini terjadi akibat tebing yang ada di bagian pinggirnya longsor ke aliran Sungai Yeh Gangga pada Rabu (15/4/2026) siang.

Kondisi jembatan tua tanpa pondasi besi ini kian mengkhawatirkan karena getaran kendaraan bertonase besar yang melintas justru memperparah pengikisan tebing.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemanfaatan Lahan Taman Bung Karno Penarungan Terkendala Kajian Kelayakan Lokasi

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung belum sepenuhnya dapat memanfaatkan lahan di Taman Bung Karno, Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, untuk penanganan kompos. Hal ini disebabkan adanya kesepakatan dengan desa setempat yang mengharuskan dilakukan kajian kelayakan lokasi.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Badung Nodya Karya Maligia Punggel di Griya Agung Banjar Aseman

balitribune.co.id I Mangupura - Komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam meringankan beban masyarakat kembali ditunjukkan melalui dukungan nyata terhadap pelaksanaan Karya Maligia Punggel yang dirangkaikan dengan nyekah massal di Griya Agung Banjar Aseman, Desa Abiansemal, Rabu (15/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.