Satu Keluarga Positif Covid-19, Puluhan Warga Perumahan Pondok Galeria Dirapid Tes | Bali Tribune
Bali Tribune, Jumat 18 September 2020
Diposting : 17 June 2020 19:54
I Wayan Sudarsana - Bali Tribune
Bali Tribune / RAPID TEST - Desa Padang Sambian Kelod melakukan rapid test kepada 80 orang warga Perumahan Pondok Galeria Desa Padang Sambian Kelod, Rabu (17/6) di Balai Pertemuan Perumahan Pondok Galeria (dok).
balitribune.co.id | Denpasar - Desa Padang Sambian Kelod melakukan rapid test kepada 80 orang warga Perumahan Pondok  Galeria Desa Padang Sambian Kelod, Rabu (17/6) di Balai Pertemuan Perumahan Pondok Galeria. Rapid tes kepada puluhan warga ini dilakukan pasca adanya satu keluarga yang terdiri dari bapak, istri dan tiga orang anak yang tinggal di Perumahan Pondok  Galeria Desa Padang Sambian Kelod positif Covid-19.
 
Perbekel Desa Padang Sambian Kelod Gede Wijaya Saputra mengatakan, satu keluarga tersebut bisa tertular Covid-19 bersumber dari sang ibu yang bekerja sebagai  tenaga kesehatan di rumah Sakit Sanglah. Setelah dilakukan pelacakan ternyata ditemukan 80 orang warga di Perumahan Pondok  Galeria yang pernah kontak langsung dan sama-sama melakukan kegiatan di perumahan tersebut.
 
Setelah dilakukan rapid test, dari 80 orang ditemukan 2 orang dengan hasil reaktif. “Untuk memutus penyebaran Covid-19 dua warga ini langsung di karantina mandiri dirumahnya. Untuk  selanjutnya, Dinas Kesehatan Kota Denpasar besok Kamis 18 Juni 2020 akan menjemput dua orang tersebut untuk dilakukan swab test," ujarnya. 
 
Dalam kesempatan tersebut Wijaya mengaku berbagai upaya pencegahan Covid-19 telah dilakukan Desa Padang Sambian Kelod baik dari penyemprotan disinfektan, pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM), sidak masker serta imbuan untuk mengikuti protokol kesehatan, kepada warganya.  Namun apa daya nasib tidak bisa di hindari tetap saja ada warganya yang postif Covid-19.
 
Meskipun demikian pihaknya akan tetap melakukan penyemprotan secara rutin, mengimbau kepada masyarakat agar mengikuti protokol kesehatan yakni tetap menjaga jarak, menjaga kebersihan, menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta tidak keluar rumah jika tidak ada kebutuhan yang mendesak. “Covid-19 ini memang sangat berbahaya namun, dengan adanya virus ini menciptakan budaya baru bagi warga yakni menjadi rajin mencuci tangan dan selalu menjaga kebersihan lingkungan,” jelasnya.