Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Satu Lagi, Anggota DPRD Bali Berpulang

AA Kompyang Raka (alm)
AA Kompyang Raka (alm)

BALI TRIBUNE - DPRD Provinsi Bali kembali berduka. Hal tersebut menyusul berpulangnya anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Bali, AA Kompyang Raka. Politikus asal Sanur itu meninggal dunia, Selasa (7/8) malam pukul 23.00 Wita. Anggota Komisi I DPRD Provinsi Bali ini mengembuskan nafas terakhirnya setelah dirawat di Rumah Sakit Bali Royal Hospital (RS BROS). Kompyang Raka awalnya terkena stroke. Saat operasi, pembuluh darah di otaknya pecah, yang menyebabkan dirinya tak sadarkan diri (koma). Hal ini dibenarkan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Bali, Kadek Diana, Rabu (8/8). "Beliau kena stroke seminggu lalu, dan menjalani operasi pembuluh darah," jelasnya. Kompyang Raka dikenal sebagai salah satu tokoh gerakan Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa. Sebelum melenggang ke DPRD Provinsi Bali pada Pileg 2014 lalu, Kompyang Raka duduk di kursi DPRD Kota Denpasar selama tiga periode berturut-turut. Pada Pileg 2014, Kompyang Raka meraih 19.782 suara. Bahkan untuk Pileg 2019, ia sudah didaftarkan namanya menjadi bakal calon anggota DPRD Provinsi Bali. Berpulangnya Kompyang Raka menambah daftar anggota DPRD Provinsi Bali Periode 2014-2019 yang meninggal dunia. Dia adalah anggota DPRD Provinsi Bali ketiga yang meninggal dunia. Dua rekannya, IB Ketut Birawa dan Ketut Suania lebih dulu berpulang. Keduanya adalah wakil rakyat dari Dapil Jembrana. Ketut Birawa yang juga anggota Faksi PDI Perjuangan, meninggal dunia pada September 2015. Adapun Ketut Suania, politikus senior Partai Golkar, meninggal dunia pada Maret 2016. Ucapan belasungkawa atas berpulangnya Kompyang Raka pun berdatangan. Salah satunya disampaikan oleh istri Gubernur Bali terpilih, Ni Putu Putri Suastini, melalui laman akun facebook miliknya. "Jalan perjuangan masih panjang, namun kereta terakhir menjemput di ujung usia. Saatnya Sang Atman menyatu pada Brahman. Selamat jalan Anak Agung Kompiang Raka, SH. Doa menyertai perjalanan suci ini, Amor ring Acintya. Duka mendalam keluarga besar PDI Perjuangan Bali," tulis Bunda Putri, sapaan akrabnya. Sementara itu anggota Komisi II DPRD Provinsi Bali yang juga rekan Kompyang Raka, AA Ngurah Adhi Ardhana, mengaku sangat merasa kehilangan setelah mengetahui kabar Kompyang Raka tutup usia. “Beliau adalah tempat terakhir Titiyang untuk berdiskusi dalam pekerjaan, dan beliau selalu berusaha membantu dengan segenap hati,” tutur Ardhana, yang juga getol menolak reklamasi Teluk Benoa.

wartawan
San Edison
Category

Tak Kantongi PBG, Satpol PP Badung Stop Puluhan Proyek Vila di Kerobokan Kelod

balitribune.co.id | Mangupura - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung menghentikan sementara pembangunan puluhan vila di wilayah Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung.

Proyek akomodasi pariwisata tersebut diduga belum mengantongi perizinan lengkap, khususnya Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Baca Selengkapnya icon click

Terseret Arus 25 KM, Jenazah Petani Banyuwangi Ditemukan Mengapung di Perairan Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Misteri penemuan sesosok jenazah laki-laki tanpa identitas yang mengambang di Perairan Pengambengan, Kabupaten Jembrana, Bali, akhirnya terungkap. Pengungkapan identitas ini sekaligus mengakhiri pencarian panjang dan penuh kecemasan yang dialami keluarga korban di Banyuwangi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jadi Tersangka Menghilangkan Arsip Negara, Made Daging Juga Dilaporkan Pemalsuan Surat ke Polda Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Setelah menyandang status tersangka atas dugaan penyalahgunaan wewenang jabatan, Kepala Kanwil  Pertanahan Provinsi Bali, I Made Daging, A.Ptnh, MH kembali dilaporkan ke Polda Bali dengan tuduhan pemalsuan surat saat ia menjabat sebagai Kepala Pertanahan Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Bali, Sepi Tapi Rindu

balitribune.co.id | Sebagai destinasi wisata dunia, Bali akan selalu menjadi perhatian semua orang, apa yang terjadi di Bali, seketika menjadi isu yang hangat dibicarakan, baik di level lokal maupun di level internasional, misalnya soal sampah, macet, dan banjir, ketiganya menjadi topik perbincangan global yang hangat, dan hal-hal semacam itu dianggap menjadi penyebab turunnya pamor Bali di mata wisatawan, mereka enggan ke Bali karena tidak nyaman dan f

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dibandingkan 2024, Inflasi Badung Melandai di Tahun 2025, Dampak Positif Bantuan Sosial Hari Raya Keagamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Program Bantuan Sosial menjelang Hari Raya Keagamaan berupa uang sebesar Rp. 2 juta per KK, berhasil menekan angka inflasi daerah Kabupaten Badung. Hal tersebut tertuang dalam laporan Inflasi Tahunan Wilayah Cakupan IHK se-Bali tahun 2024 dan tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.