Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sebelum Tewas, Gung Balang Diduga Konsumsi Narkoba

Bali Tribune / Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan

balitribune.co.id | Denpasar - Anak Agung Ketut Nengah Agung Setyawan alias Gung Balang diduga kuat mengkonsumsi narkoba sebelum ditemukan tewas bersama isterinya di dalam rumahnya di Jalan Kebo Iwa, Banjar Pagutan Desa Padangsambian Kaja, Denpasar Barat, Senin (23/09/2024) lalu. Dugaan ini disampaikan Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan.

"Ada dugaan mengkonsumsi narkoba karena di dalam kamar ditemukan ada barang yang diduga kuat narkoba. Kita masih menunggu hasil pengecekan rambutnya, apakah mengandung narkoba atau tidak," ungkapnya saat ditemui Bali Tribune di Mapolda Bali, Rabu (2/10). 

Sementara penyebab kematian kedua korban masih dilakukan penyelidikan dan pendalaman. Sebab, jenasah kedua korban ditemukan di dalam kamar dengan pintu kamar terkunci dari dalam.

"Masih kita dalami, apakah Gung Balang ini bunuh isterinya duluan baru bunuh diri masih dalam penyelidikan. Termasuk apakah kejadian itu akibat dari mengkonsumsi narkoba masih dalan pendalaman juga," katanya.

Sementara sumber lainnya mengatakan, kemungkinan besar Gung Balang membunuh isterinya kemudian ini bunuh diri. Karena hanya mereka berdua saja di dalam kamar dan pintu terkunci dari dalam.

"Hanya dua kemungkinan, dia (Gung Balang - red) bunuh isterinya lalu bunuh diri. Atau isterinya yang bunuh dia baru bunuh diri. Tetapi kecil kemungkinan isterinya yang bunuh dia kemudian bunuh diri," katanya. 

Jenazah kedua korban pertama kali ditemukan oleh anak kandung mereka setelah dengan paksa membuka pintu kamar kedua orang tuanya itu. Pada tubuh kedua korban terdapat sejumlah luka terbuka akibat terkena senjata tajam. 

wartawan
Ray
Category

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.