Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Segera Bersihkan Organ Intim Usai Bercinta

Bali Tribune/ilustrasi (net)

balitribune.co.id | Denpasar

Membersihkan organ intim usai bercinta tidak perlu berlebihan, sebab organ intim wanita ini memiliki mekanisme hebat dalam membersihkan bagiannya.

Dokter obstetri dan ginekologi Women's Healthcare of Princeton, Maria Sophocles, merekomendasikan membersihkan labia ketimbang vagina. Lalu, tak perlu juga melakukan “douche” dan tidak perlu menggunakan sabun untuk membersihkan bagian intim tersebut usai bercinta. "Bersihkan di luar dan “bibir” (labia) dengan lembut dengan air dan cucian yang sangat lembut seperti sabun bayi," saran Maria.

Membersihkan bagian intim dengan air setelah berhubungan seks dapat membantu membilas cairan tubuh pasangan seksual yang tersisa atau cairan lubrikasi sendiri. Setelah membilas bagian tersebut dengan air mengalir, maka jangan lupa untuk segera mengeringkan labia. "Beberapa orang suka mengeringkan dengan udara atau menggunakan handuk lembut untuk mengeringkan area intim," kata Maria.

Pastikan juga untuk sebisa mungkin buang air kecil sesudah berhubungan seksual, karena hal ini ada manfaat baiknya. "Selain segera membersihkan vagina, kencinglah setelah berhubungan seks. Hal ini untuk membersihkan uretra dan dapat mencegah infeksi saluran kencing (ISK). Mandi dan gunakan produk alami untuk menghilangkan cairan tubuh atau keringat atau cairan tubuh yang tidak diinginkan untuk membantu mencegah infeksi bakteri,” saran ahli kesehatan vagina Lindsay Win.

wartawan
Joko Mulyono
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.