Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sejumlah Proyek Fisik di Badung Ditinggal Mudik

Proyek pembangunan gedung kesenian di Puspem Badung nampak sepi, karena sebagian pekerjanya pulang mudik Lebaran, Rabu (13/6).

BALI TRIBUNE - Sejumlah proyek fisik Pemkab Badung “macet” gara-gara ditinggal mudik oleh para pekerjanya. Tidak normalnya penggarapan proyek dengan dana APBD Badung ini terjadi sejak beberapa hari terakhir. Sebagian besar pekerja yang didatangkan dari Pulau Jawa ini pulang ke kampung halaman untuk merakan Lebaran. Praktis, selama ditinggal mudik proyek-proyek fisik baik bangunan gedung, jalan dan trotoar ini tidak bisa tergarap maksimal. Kondisi inipun tak ditampik oleh pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung. Pihak PUPR bahkan menyebut selama libur Lebaran, progres proyek memang sengaja dinolkan karena sudah tahu pekerja akan mudik. Namun, sebelum Lebaran proyek-proyek tersebut sudah digeber, sehingga bisa menutupi progres selama libur Lebaran. “Sejumlah proyek bangunan fisik memang ada beberapa proyek yang sengaja g dinolkan progressnya saat libur Lebaran, karena sudah biasa pekerjanya pasti mudik,” ujar Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Badung, IGA Arinda yang dihubungi, Rabu (13/6). Meski tidak ada yang menggarap selama libur Lebaran, Arinda mengaku tidak merasa khawatir proyek akan molor. “Nggak masalah, karena pengerjaanya sudah terjadwal,” katanya. Ia mencontohkan gedung kesenian di Puspem Badung. Saat ini memang sejumlah pekerja tidak ada yang melakukan aktifitas, banyak pekerja yang libur, namun beberapa proyek ada juga yang buruhnya bekerja , karena mereka menggunakan buruh dari flores. “Khusus untuk pembangunan gedung kesenian akan berlanjut seperti biasa setelah libur lebaran. Karena rekanan sudah berhitung sejumlah target yang telah ditentukan agar tidak mengganggu penyelesaian di akhir proyek,” terangnya. Libur lebaran, tegas dia, sudah lumrah para pekerja akan mudik. Jadi, pihak rekanan sudah memperhitungkan kekosongan kegiatan selama libur. “Kami yakin tidak berpengaruh pada progress proyek karena sebelum libur lebaran pengerjaan proyek-proyek sudah dikebut hingga mencapai target yang sudah ditentukan,” terangnya lagi sembari menyebut progress proyek gedung kesenian sudah mencapai 6,50 persen  pertanggal 10 juni 2018. Dan ini sudah sesuai target yang ditentukan. Sementara untuk proyek jalan dan jembatan, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Badung, Sang Nyoman Oka Permana juga menyatakan hal yang sama. “Iya, saat libur lebaran memang ada proyek yang diliburkan sesuai dengan kalender kerja mereka. Namun proyek dikebut sebelum libur sehingga tidak mengganggu target yang dicapai,” timpalnya.

wartawan
I Made Darna
Category

Wujudkan Budaya Tertib Lalin, Astra Motor Bali Soroti 6 Pemicu Utama Kecelakaan

balitribune.co.id  | Denpasar - Astra Motor Bali terus berkomitmen mendukung terciptanya budaya keselamatan berkendara di jalan raya sejalan dengan pelaksanaan Operasi Keselamatan Agung 2026. Melalui edukasi berkelanjutan, Astra Motor Bali mengajak masyarakat untuk semakin disiplin dan sadar akan pentingnya keselamatan dalam setiap aktivitas berkendara.

Baca Selengkapnya icon click

Bendungan Sangsang Jebol, Puluhan Hekta Sawah dan Tambak Terancam

balitribune.co.id | Gianyar - Untuk kesekian kalinya, Bendungan Sangsang di Desa Lebih, Gianyar, kembali jebol. Akibatnya, tidak ada aliran air di Sungai Pakerisan yang menjadi sumber air irigasi  puluhan hektare sawah dan tambak. Kondisi ini membuat resah para petani, larena terancam gagal tanam. Terlebih, tanaman padi di wilayah itu, rata-rata baru berumur sekitar satu pekan terancam mengalami kekeringan akibat terhentinya suplai air. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Sanjaya Hadiri Karya Agung di Pura Manik Toya, Batannyuh, Marga

balitribune.co.id | Tabanan - Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri Uleman Karya Agung Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Agung lan Tawur Balik Sumpah ring Pura Manik Toya, Banjar Adat Umadiwang, Desa Batannyuh, Kecamatan Marga, Tabanan, Kamis (5/2).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sebut Pansus TRAP DPRD Bali 'Lucu', Perbekel Pancasari Tegaskan Desa Tak Punya Kewenangan Backing Bali Handara

balitribune.co.id | Singaraja - Kepala Desa (Perbekel) Desa Pancasari, Sukasada, Buleleng, Wayan Komiarsa, mengaku kecewa terhadap proses Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar oleh Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali, pada Rabu (4/2/2026) lalu. Ia menilai aspirasi dan data riil dari pihak desa terkait persoalan banjir di wilayahnya tidak diberikan ruang yang cukup untuk dipaparkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.