Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sejumlah Seniman Muda Unjuk Karya di Pameran Lukisan Spektrum

Bali Tribune / PAMERAN - karya seni para seniman muda Bali dipamerkan di Pameran Lukisan Spektrum
balitribune.co.id | DenpasarBukan Biasa Agency menaungi para seniman muda mengadakan pameran lukisan. Sekelompok seniman yang terdiri dari enam orang yang sebagian besar adalah alumni dan mahasiswa Institut Seni Indonesia Denpasar Bali, menggunakan warna-warna meriah untuk karya di pameran yang berlangsung di T Galleria by DFS, Bali mulai 13 Januari hingga 28 Februari 2023.
 
Sesuai tema pameran lukisan Spectrum Painting Exhibition merupakan warna-warna dari pita warna yang dihasilkan oleh pemisahan komponen cahaya dengan derajat pembiasan yang berbeda menurut panjang gelombang. Para seniman yang terlibat dalam pemeran ini melihat diri mereka sebagai sebuah prisma yang memproyeksikan spektrum ketika cahaya melewatinya. Karya seni yang tercipta adalah spektrum yang diterjemahkan dari berbagai pengalaman hidup, emosi yang tidak berwujud kemudian dituangkan dalam bentuk nyata yang bisa dinikmati oleh pengunjung. 
 
Seniman yang berpartisipasi salah satunya Haley, adalah seorang mahasiswa yang sedang mengejar gelar Sarjana Seni Rupa di Institut Seni Indonesia Denpasar. Ia sangat penasaran dengan keterbatasan dirinya, sehingga ia memilih untuk mulai membuka diri dan menunjukkan karyanya kepada publik. Karakteristik melukis bukanlah sesuatu yang ia tekankan pada dirinya sendiri, namun selalu ingin merasakan kepuasan jiwa dan visual ketika karyanya selesai.
 
Seniman lainnya adalah Pitachan, yang suka membuat karya seni abstrak karena baginya menciptakan karya seni abstrak berarti mengolah perasaan, pemikiran, dan visual sehingga hal ini bisa menjadi terapi seni baginya. Dia tidak perlu khawatir tentang bentuk dan objek yang akan dibuat, sehingga dia dapat menciptakan karya dengan mengikuti arus di mana tangan, mata, pikiran, dan hatinya merasa.
 
"Saya tidak memiliki tujuan tertentu dengan karya seni saya, hanya melakukan apa yang saya sukai sehingga tidak membuat stres. Pada akhirnya, saya hanya ingin orang lain menikmati karya saya," ujarnya.
 
Seniman Wanda, adalah seorang mahasiswi yang sedang menempuh pendidikan Sarjana Seni Rupa di Institut Seni Indonesia Denpasar. Ia mengaku aktif mengikuti berbagai pameran sejak tahun 2012 hingga sekarang. "Bermain dengan tekstur dan kolase adalah bagian dari kekayaan eksplorasi karya saya. Berpegang pada dasar-dasar alam, semangat hidup, kekuatan konstruktif, rahasia pertumbuhan, pemahaman nyata tentang kepentingan relatif dari berbagai hal, kemudian keteraturan dan keseimbangan menciptakan karya seni yang bekerja pada material apapun. Tetapi tujuannya bukan hanya untuk membuat seni yang berhasil, tetapi berada dalam keadaan klimaks yang membuat seni tak terelakkan dan menggairahkan jiwa," bebernya.
 
Putu Durga Laksmi Devi biasa dipanggil Durgaizme yang saat ini sedang menyelesaikan pendidikan Sarjana Seni Rupa di ISI Denpasar. Sebagai calon seniman, ia melihat bahwa perlu menghidupkan kembali kebutuhan untuk berjuang dalam berkarya. Ia membentuk komunitas Ankaa Art Space yang beranggotakan anak-anak muda lintas disiplin. Dengan visi "Mengangkat atau Merevitalisasi Lokalitas Menuju Seni Universal". 
 
Seniman lainnya Guntur, adalah seorang seniman asal Kota Denpasar. Ia seniman yang bermain dengan kolase atau bermain dengan medium berbeda. Lulusan seni rupa dari Institut Seni Indonesia di Denpasar ini sejak kecil sudah mulai bermain dengan alat-alat lukis dan barang-barang bekas. Ia juga sering melukis dengan tanah atau pasir yang ditumpahkan dengan cat kemudian mencari bentuk-bentuk sesuai dengan bidang kosong tersebut. "Keaslian setiap karya seni didasarkan pada pengalaman pribadi dan objek-objek dari berbagai peristiwa dan waktu di masa lalu, sekarang dan masa depan," ujarnya.
wartawan
YUE

Akomodir Masukan Fraksi-fraksi, DPRD Badung Apresiasi Langkah Bupati Rancang APBD 2026 Lebih Realistis

balitribune.co.id | Mangupura - DPRD Badung, Senin (24/11) menggelar rapat paripurna untuk mengambil keputusan terhadap empat Rancangan Perarutan Daerah (Ranperda).

Meliputi Ranperda tentang APBD Badung tahun anggaran 2026, Ranperda tentang pemerinan insentif dan/atau kemudahan penanaman modal, Ranperda tentang fasilitasi perlindungan kekayaan intelektual, dan Ranperda tentang perlindungan dan penertiban hewan pembawa rabies.

Baca Selengkapnya icon click

Perayaan Puncak “ManguCita” HUT ke-16 Kota Mangupura, Bupati Adi Arnawa dan Wabup Bagus Alit Sucipta Ajak Masyarakat Membangun Badung

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menghadiri langsung puncak perayaan HUT Ke-16 Kota Mangupura, bertempat di Lapangan Puspem Mangupraja Mandala, Sabtu (22/11).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

ECOMOVE 2025, Langkah Nyata HIMA LSPR Bali Jaga Ekosistem Pesisir

balitribune.co.id | Mangupura - HIMA LSPR Bali kembali menunjukkan komitmennya dalam pelestarian lingkungan melalui kegiatan ECOMOVE #1 yang diselenggarakan di Ekowisata Mangrove Batu Lumbang pada Minggu (23/11). Mengusung tema “Satu Aksi, Seribu Arti, untuk Bumi yang Lestari,” kegiatan ini diikuti oleh 60 peserta dari berbagai SMA, perguruan tinggi, dan perwakilan sponsor.

Baca Selengkapnya icon click

Komite III DPD RI Gelar Rapat Kerja Bersama Pemerintah di Bali dalam Inventarisasi Materi Pengawasan UU Narkotika

balitribune.co.id | Denpasar - Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) memiliki mandat konstitusional untuk memperjuangkan kepentingan daerah dalam proses penyusunan kebijakan nasional, termasuk dalam sektor kesehatan melalui alat kelengkapan Komite III. Sebagai representasi daerah, DPD RI berperan memastikan bahwa kebijakan nasional di sektor kesehatan benar-benar dapat diimplementasikan di daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tradisi Makepung Lampit, Ritual Kesuburan dan Syukur Petani

balitribune.co.id | Negara - Makepung sebagai salah satu kekayaan budaya di Jembrana. Selain atraksi makepung cikar, Jembrana juga memiliki atraksi makepung lampit. Makepung lampit memiliki keunikan dan daya tarik tersendiri. Sebagai warisan budaya tak benda, kini makepung terus dilestarikan di Jembrana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.