Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sejumlah Toko di Pasar Gianyar Masih Ngotot Bertahan

Bali Tribune/ BUKA - Sejumlah toko di Pasar Umum Gianyar masih tetap buka, meksi sudah dideadline untuk pindah.

Balitribune.co.id | Gianyar - Hari Minggu Minggu (24/5) adalah batas akhir waktu bagi pedagang  untuk melakukan pengosongan pasar umum Gianyar yang akan direvitalisasi. Namun hingga Senin (25/5), sejumlah pedagang yang menempati ruko di sisi utara Pasar Gianyar masih bertahan. Sebagaimana diketahui, sebagian pemilik toko ini, terus berjuang dan meminta Pemkab Gianyar menunda revitalisasi pasar.   
 
Mulai pukul 09,00 Wita, terdapat 3 ruko yang  buka sebagiman hari sebelumnya. Pedagang yang masih memilih bertahan adalah pedagang kain.  Sementara sebagian ruko disisi barat telah kosong dan sudah pindah mengikuti himbauan pemerintah. Saat Warta Bali mencoba bertanya kenapa belum pindah, salah seorang penjaga ruko yang namanya tidak mau diketahui. Mengatakan mereka hanya mengikuti perintah dari bos. "Bos yang suruh buka. Katanya,  bos tetap buka dan tidak akan pindah selama belum ada kejelasan dari pemerintah," ungkapnya.
 
Ia tidak berani terlalu jauh berkomentar terkiat hal tersebut. Yang jelas ia hanya mengikuti perintah bosnya. "Maaf Pak, saya cuma pegawai di sini, kalau disuruh buka saya buka saja, ini semua buka sampai timur," ungkapnya. 
 
Sebelumnya, salah satu pedagang toko, Abdul Malik mengatakan, mereka minta pemerintah melakukan penundaan renovasi pasar  lantaran ada sejumlah hal yang belum diselesaikan. Menjawab itu, Bupati Gianyar Made Mahayastra mengatakan, ia tidak akan menggubris bila penolakan yang dilakulan oleh sejumlah oknum pedagang tersebut. Bahkan jika mereka tetap “pengkung’ Bupati akan turun sendiri untuk memimpin pembongkaran. Sebab,  Bupati tidak ingin revitalisasi Pasar Umum Gianyar ini terhambat oleh sejumlah oknum. Padahal, rencana revitalisasi ini sudah diwacanakan dari dua tahun. Sehingga segala proses perencanaan dilakukan dengan sangat hati-hati dan memperhatikan kelayakannya. 
wartawan
Nyoman Astana
Category

Lantik Direksi Perumda Pasar dan Pangan MGS Periode 2026–2031, Bupati Badung: Perumda MGS Harus Jadi Penopang Produksi dan Kesejahteraan Petani

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM) mengambil sumpah jabatan dan melantik Direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana (MGS) Kabupaten Badung periode 2026-2031, bertempat di Ruang Kriya Gosana, Puspem Badung, Selasa (27/1).

Baca Selengkapnya icon click

Ketua Komisi III DPRD Badung Hadiri Pelantikan Direksi Perumda Pasar dan Pangan MGS

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua Komisi III DPRD Badung, Ir. I Made Ponda Wirawan, ST., menghadiri acara Pelantikan Direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana untuk masa jabatan 2026-2031. Kompiang Gede Pasek Wedha dipercaya sebagai Direktur Utama, sedangkan I Made Anjol Wiguna ditetapkan menjabat Direktur Umum Perumda Pasar dan Pangan MGS Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Telkomsel One, Solusi Terpadu Untuk Gaya Hidup Digital Masa Kini

balitribune.co.id | Denpasar - Telkomsel terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pengalaman digital terbaik bagi pelanggan melalui Telkomsel One, layanan konvergensi yang mengintegrasikan konektivitas unggulan jaringan internet rumah IndiHome dan layanan mobile Telkomsel dalam satu layanan terpadu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dampak Perencanaan Tak Matang, Proyek Tol Bali Barat Jalan di Tempat, Hak Ekonomi Warga Terhambat

balitribune.co.id | Negara - Keluhan masyarakat mengenai dampak belum matangnya perencanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi (Tol Jagat Kerthi) di wilayah Bali Barat segera menemui titik terang. 

Ribuan bidang tanah warga yang selama hampir tiga tahun terkunci dalam Penetapan Lokasi (Penlok) berpotensi dibuka blokirnya pada bulan depan.

Baca Selengkapnya icon click

TNI AL Tangkap Anggota Komcad Penjual Senpi dan Amunisi

balitribune.co.id | Denpasar - Untuk menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah dari ancaman peredaran senjata api (senpi) ilegal, Tim Gabungan Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral)- V dan Pangkalan TNI AL (Lanal) Bali berhasil meringkus sekaligus mengamankan ASR, pria kelahiran Bandar Lampung, 6 Mei 1992, yang mengaku anggota Komponen Cadangan (Komcad).saat hendak menjual senpi yang ditawarkan seharga Rp35 juta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.