Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sejumlah Warga Tolak Penataan Pantai Pererenan

Pantai Pererenan, Mengwi yang akan dilakukan penataan pantai oleh Dinas PUPR Badung

BALI TRIBUNE - Proyek Penataan Pantai Pererenan di Kecamatan Mengwi mendapat penolakan dari sejumlah warga utamanya dari penghobi surfing. Pasalnya, proyek yang didanai APBD Badung tahun 2018 itu, dikhawatirkan akan merusak ombak yang biasa digunakan untuk main surfing oleh para turis di pantai itu. Sejumlah warga yang diduga dari kelompok pedagang, termasuk turis asing penghoby surfing  bahkan sempat menggelar aksi penolakan Selasa (3/7) sore, dilokasi proyek Pantai Pererenan. Belasan orang ini meminta proyek dihentikan karena akan merusak ombak yang menjadi salah satu daya tarik pantai tersebut. Menyikapi aksi protes tersebut Perbekel Pererenan Rai Yasa bersama aparat desa langsung turun ke lokasi, serta menjelaskan proyek yang sedang dilaksanakan ini adalah penataan pantai. Namun, belasan warga dan para surfer ini mencurigai proyek ini adalah pembangunan dermaga. Rai Yasa yang dikonfirmasi Kamis (5/7), membenarkan sempat terjadi aksi sejumlah warga yang mempertanyakan proyek penataan pantai. Namun, sudah bisa diselesaikan. “Hanya ada kesalahpahaman saja, mereka menduga proyek ini akan merusak ombak,” ujarnya. Dikatakan, proyek penataan pantai ini merupakan kebijakan Bupati Badung untuk menjadikan Pantai Pererenan lebih baik. Proyek ini sepenuhnya didanai oleh Pemkab Badung dibawah Dinas PUPR. Dalam perencanaannya tidak ada pembangunan dermaga. “Ini proyek pemerintah (untuk penataan pantai, red) tidak ada pembangunan dermaga,” kata Rai Yasa. Secara terpihak hal senada juga disampaikan Kadis PUPR Badung Ida Bagus Surya Suamba. “Iya, cuma kesalahpahamannya saja,” timpalnya secara terpisah. Gus Surya sapaan  mantan Kabid Jalan dan Jembatan ini menjelaskan bahwa proyek ini muncul atas aspirasi masyarakat Pererenan yang mendapat persetujuan dari Bupati Badung. “Ini aspirasi masyarakat Pererenan (untuk menata pantai, red),” kata Surya Suamba. Adapun penataan pantai yang akan dilakukan, meliputi: pertama pembangunan revetment untuk pengamanan pantai dari abrasi, kemudian penataan sungai, pembangunan jembatan untuk akses melasti dan penataan pedagang dengan membangun kios-kios. Saat ini proyek dalam tahap pengerjaan. Berdasarkan data dari LPSE Badung kegiatan ini bernama Belanja Modal Jalan, Irigasi dan Jaringan - Pengadaan Bangunan Pembuang Pengaman Bangunan Pembawa Pengamanan Sungai Penataan Pantai Pererenan di Kecamatan Mengwi. Dengan anggaran yang disiapkan sebesar RP 13.000.000.000. Dalam lelang proyek ini dimenangkan oleh PT GALA TAMA dengan nilai penawaran Rp 10.334.938.254. “Yang jelas tidak ada pembangunan dermaga yang dapat merusak ombak disitu. Ini murni untuk menata Pantai Pererenan agar bisa lebih baik,” kata Gus Surya. Kedepan bila proyek ini sudah rampung, maka untuk pengelolaan pantai termasuk kios-kios akan sepenuhnya diberikan kepada pihak Desa Adat. “Nanti, pengelolaan pantai akan diserahkan kepada desa adat,” tukasnya.

wartawan
I Made Darna
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Konjen Jepang di Denpasar Serahkan Penganugerahan Bintang Jasa Jepang kepada Prof. Wirawan

balitribune.co.id | Denpasar - Upacara Penganugerahan Bintang Jasa Jepang untuk Musim Gugur Tahun 2025 kepada Prof. Ir. I Gede Putu Wirawan, M.Sc., Ph.D., Guru Besar Universitas Udayana berlangsung Senin 16 Maret 2026, bertempat di Kediaman Dinas Konsul-Jenderal (Konjen) Jepang di Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi Caka 1948, Bupati Badung Ajak Masyarakat Jaga Keteduhan Hati dan Kebersamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 kepada seluruh umat Hindu di Kabupaten Badung.

Bupati dan Wakil Bupati Badung berharap perayaan Nyepi Caka 1948 membawa ketenangan, kedamaian, serta semangat kebersamaan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Soal Utang Obat RSU Tabanan, Komisi IV Minta Ada Audit dan Subsidi Pemkab

balitribune.co.id I Tabanan - Komisi IV DPRD Tabanan mengusulkan perlunya audit terhadap piutang pasien yang memicu penumpukan utang obat dan bahan medis habis pakai (BMHP) senilai Rp36 miliar lebih di RSU Tabanan.

Tidak hanya itu, Komisi IV berencana akan bertemu dan meminta Bupati Tabanan memberikan dukungan anggaran untuk menyelamatkan operasional rumah sakit rujukan tipe B tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.