Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Selama 2 Hari di Bali Terjadi Fenomena Tanpa Bayangan

Bali Tribune / Dwi Hartanto

balitribune.co.id | Denpasar - Indonesia termasuk Bali saat ini mengalami fenomena alam yaitu Hari Tanpa Bayangan. Kepala Sub Bidang Pengumpulan dan Penyebaran Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Balai Besar Wilayah III Denpasar, Dwi Hartanto saat dikonfirmasi Selasa (13/10) mengungkapkan Hari Tanpa Bayangan di Indonesia adalah fenomena ketika matahari tepat berada di posisi paling tinggi di langit. Saat deklinasi matahari sama dengan lintang pengamat, fenomenanya disebut sebagai kulminasi utama. 

Pada saat itu, matahari akan tepat berada di atas kepala pengamat atau di titik zenit. Akibatnya, bayangan benda tegak akan terlihat "menghilang", karena bertumpuk dengan benda itu sendiri. Karena itu, hari kulminasi utama dikenal juga sebagai Hari Tanpa Bayangan. Ia menuturkan, mengapa hal ini bisa terjadi? Karena bidang ekuator bumi/bidang rotasi bumi tidak tepat berimpit dengan bidang ekliptika/bidang revolusi bumi. 

Sehingga posisi matahari dari bumi akan terlihat terus berubah sepanjang tahun antara 23,5" LU s.d. 23,5° LS. Hal ini disebut sebagai gerak semu harian matahari. Pada tahun ini, matahari tepat berada di khatulistiwa pada 20 Maret 2020 pukul 10.50 WIB dan 22 September 2020 pukul 20.31 WIB. Adapun pada 23 Juni 2020 pukul 04.44 WIB matahari berada di titik balik utara dan pada 21 Desember 2020 pukul 17.02 WIB matahari berada titik balik selatan. 

 Kapan terjadinya Hari Tanpa Bayangan? Kata Hartanto, mengingat posisi Indonesia yang berada di sekitar ekuator, kulminasi utama di wilayah Indonesia akan terjadi dua kali dalam setahun dan waktunya tidak jauh dari saat matahari berada di khatulistiwa. Di kota-kota lain, kulminasi utama terjadi saat deklinasi matahari sama dengan lintang kota tersebut. 

Khusus untuk Kota Jakarta, fenomena ini terjadi pada 4 Maret 2020, yang kulminasi utamanya terjadi pada pukul 12.04 WIB, dan pada 8 Oktober 2020 kulminasi utamanya terjadi pada pukul 11.40 WIB. "Untuk di Bali Hari Tanpa Bayangan atau kulminasi utama terjadi hari ini (Selasa 13 Oktober 2020) jam 12.05 WITA di Singaraja dan Negara 12.07 WITA," jelas Hartanto. 

Sedangkan wilayah lainnya di Bali seperti Denpasar pukul 12.05 WITA, Amlapura 12.03 WITA, Bangli 12.04 WITA, Gianyar 12.04 WITA, Mengwi 12.05 WITA, Tabanan 12.05 WITA kulminasi utama terjadi pada Rabu 14 Oktober 2020. "Di Bali kulminasi utama terjadi selama 2 hari yang berlangsung sebentar tidak sampai hitungan jam," sebutnya.

wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

BPJS Gelontorkan Rp100 Triliun Lebih untuk Biayai Penyakit Jantung

balitribune.co.id | Semarapura - Penyakit jantung menempati penyakit kronis dengan biaya termahal yang dijamin BPJS Kesehatan. Tercatat sepanjang 2015-2025, BPJS Kesehatan telah mengeluarkan lebih dari Rp100 triliun untuk membiayai 172,3 juta kasus penyakit jantung. Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah menuturkan, penyakit jantung mengalami peningkatan jumlah kasus dan biaya yang signifikan dalam waktu satu dekade.

Baca Selengkapnya icon click

Gagal Lakukan Perbaikan, OJK Resmi Cabut Izin Usaha PT Credit Saison Indonesia Finance

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mencabut izin usaha PT Credit Saison Indonesia Finance (PT CSIF) di Cyber 2 Tower Lantai 29, Jakarta Selatan. Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-57/D.06/2026 tertanggal 24 September 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polres Jembrana Telusuri Temuan Limbah B3 di Pinggir Jalan Dekat RSU Negara

balitribune.co.id | Negara - Temuan limbah medis yang diduga limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di pinggir Jalan Nasional Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di sebelah selatan Rumah Sakit Umum (RSU) Negara, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, masih dalam penelusuran.

Baca Selengkapnya icon click

Pemasangan Pompa di Estuary Rampung, PDAM Badung Mulai Distribusi Air ke Kuta Selatan

balitribune.co.id | Mangupura - Kabar baik bagi pelanggan Perumda Air Minum Tirta Mangutama Badung. Pompa berkapasitas 800 kilowatt (kW) di Sistem 4 Estuary yang sebelumnya mengalami kerusakan kini sudah selesai dipasang. Pemasangan pompa jumbo tersebut rampung pada Rabu (30/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Satria Pastikan Produk Klungkung Siap Tembus Pasar Luas

balitribune.co.id | Semarapura - Bupati Klungkung I Made Satria bersama Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Klungkung Ny. Eva Satria menghadiri pameran kerajinan nasional Kriyanusa 2026 yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Selasa (29/9/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.