Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Selangkah Lagi ITDC Mandalika Lombok Disulap Seperti Nusa Dua

ITDC
MANDALIKA – Kawasan ITDC Mandalika yang masih tahap pembangunan di Lombok NTB

Bali Tribune-Pengembangan kawasan Mandalika, Lombok oleh Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) saat ini sedang tahap pembangunan kantor-kantor operasional, infrastruktur jalan, pagar dan proyek posko-posko keamanan serta penataan pantai.

Direktur Operasional ITDC, AA Ngurah Wirawan mengungkapkan jika ITDC sebagai pengelola kawasan Mandalika diimbau oleh Menteri BUMN untuk membuat event-event berskala internasional guna mendatangkan turis ke tempat tersebut.
"Sepanjang proses konstruksi kami diminta membuat event yang tidak kalah dengan di Nusa Dua tapi tentunya berbeda dengan Nusa Dua. Contoh di Nusa Dua kan kita tidak bisa bikin balap mobil. Kalau di Mandalika bisa karena disitu lahannya seluas 1.200 hektar dan lahannya masih terbuka," ucapnya di kantor ITDC Nusa Dua, Badung, Kamis (29/9).
Di Nusa Dua kata dia tidak bisa membuat event Jambore Aero Sport/terjun payung. "Di Nusa Dua itu tidak mungkin. Tapi Di Mandalika bisa karena dekat dengan bandara panjang pantainya kan 12,5 kilometer," sebut Wirawan.
Dikatakannya banyak acara-acara yang diminta untuk dilaksanakan di Mandalika dengan tujuan sambil membangun infrastruktur hotel juga membuat kegiatan.  Sehingga Mandalika dikenal sebagai suatu destinasi yang indah pantainya tapi juga menarik dikunjungi karena banyak acara-acara maupun kegiatan di luar ruangan. "Sekarang ini dari tahap 1 bangunan sudah berjalan 17 persen untuk konstruksi yang lain masih dibawah 10 persen," ucapnya.
Kawasan ITDC di Mandalika terdapat hotel berbintang 4 dan 5 dengan target ketersediaan sebanyak 1.200 kamar. Pihaknya mengatakan jumlah kamar tersebut diharapkan akan terpenuhi sampai 3 tahun mendatang. "Target akhir 2018 paling cepat sudah beroperasi," kata Wirawan.
Selaku pengelola kawasan, ITDC wajib untuk membuat suatu event agar mendatangkan wisatawan. Dengan adanya turis yang mendatangi kawasan Mandalika tentunya akan mempengaruhi okupansi kamar hotel. "Operasional bisa secara bertahap kalau 150 kamar sudah terbangun dan ada kolam renang sudah bisa beroperasi. Kalau event sifatnya mengenalkan kawasan mempromosikan kawasan ini akan dilakukan mulai tahun depan. Kami di Mandalika menjual atraksi," jelasnya.
Menurut Wirawan turis yang gemar melakukan aktivitas di luar ruangan merupakan target market kawasan Mandalika. "Dari negara mana saja asalkan menyukai kegiatan outdoor. Tapi sekarang ini turis asal Eropa dan Australia yang datang ke Madalika untuk kegiatan menyelam dan surfing," terangnya.

wartawan
ayu eka

Sambut Wajib Belajar 13 Tahun, Bunda PAUD Karangasem Tekankan Pentingnya Satu Tahun Prasekolah

balitribune.co.id | Amlapura - Pemerintah Kabupaten Karangasem terus mematangkan kesiapan dunia pendidikan dalam menyambut program nasional Wajib Belajar 13 Tahun. Langkah nyata ini diawali dengan penguatan pada jenjang prasekolah sebagai fondasi utama pendidikan anak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jelang Idul Adha, Pasar Hewan Kayuambua Sepi Aktivitas

balitribune.co.id I Bangli - Menjelang hari raya Idul Adha aktivitas jual beli sapi di Pasar Hewan Kayuambua, Kecamatan Susut, Bangli, mengalami penurunan drastis dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hal tersebut diutarakan  Koordinator Pasar Hewan Kayuamba I Nengah Degdeg, pada Senin (25/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Penataan Jalan Gajah Mada dan Terminal Pesiapan Segera Dimulai

balitribune.co.id I Tabanan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan memastikan proyek penataan Jalan Gajah Mada dan Terminal Pesiapan segera dimulai pada minggu ini. Kepastian tersebut menyusul rampungnya proses tender dan jadwal penandatanganan kontrak kerja yang direncanakan pada Selasa (26/5/2026) mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Satgas PASTI Hentikan Dugaan Penipuan Appeninc, VID, dan Sensenowai

balitribune.co.id | Jakarta - Satgas PASTI kembali mengambil langkah tegas dengan menghentikan kegiatan tiga entitas yang diduga terlibat dalam praktik penipuan digital, yakni Appeninc, VID, dan Sensenowai.

Dalam siaran pers yang dirilis Senin (25/5/2026), Satgas mengungkap bahwa ketiga entitas tersebut menjalankan modus berbeda, mulai dari impersonasi perusahaan asing hingga investasi kripto fiktif.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.