Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Selat Lombok masih Aman

BERSANDAR – Sebuah kapal ferry melayani rute Padang Bai-Lembar saat hendak bersandar.

BALI TRIBUNE - Cuaca buruk disertai gelombang tinggi kembali melanda perairan Karangasem dan Selat Lombok yang merupakan jalur penyeberangan ferry dan kapal cepat rute Padang Bai-Lembar. Berdasarkan prakiraan cuaca yang dikeluarkan BMKG Wilayah III Denpasar, Senin (15/10), tinggi gelombang di tengah Selat Lombok bagian utara mencapai 0,25-2 meter, sementara Selat Lombok bagian selatan 0,5-2 meter. Sedangkan untuk prakiraan cuaca Selasa (16/10), tinggi gelombang di wilayah perairan Selat Lombok bagian utara mencapai 0,25-2 meter, sementara untuk Selat Lombok bagian selatan mencapai 0.25-3.0 meter, dengan kecepatan angin mencapai 8-36 kilometer per jam. Terkait peringatan dini cuaca buruk yang dikeluarkan BMKG III Denpasar tersebut, Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Padang Bai, I Ketut Gede Sudarma kepada wartawan kemarin menegaskan sejauh ini kondisi cuaca di tengah Selat Lombok relatif aman bagi pelayaran, baik penyeberangan kapal cepat menuju Gili Trawangan maupun ferry dari Padang Bai menuju Lembar, NTB. “Cuaca di tengah masih aman. Kami belum mendapatkan laporan terkait cuaca buruk atau gelombang tinggi,” tegasnya.  Pihaknya akan terus memantau perkembangan cuaca dan ketinggian gelombang termasuk kecepatan angin, baik dari prakiraan cuaca yang dikirim BMKG III Denpasar maupun dari komunikasi dengan para nahkoda kapal yang tengah melintas di perempatan (di tengah perairan Selat Lombok,red). “Penyeberangan masih lancar  dan normal karena cuaca di tengah masih aman-aman saja,” lontarnya.  Sementara itu, kondisi cuaca buruh dengan gelombang tinggi yang terjadi di wilayah perairan Karangasem, juga membuat sejumlah nelayan memilih tidak melaut untuk sementara waktu. Fahrudin, salah satu nelayan yang biasa melaut dari Pantai Bunutan, Kecamatan Abang, mengakui saat ini gelombang di tengah perairan memang agak sedikit tinggi, termasuk arusnya juga cukup kuat. “Arusnya cukup kuat, sehingga jukung sering rarad dan susah untuk menangkap ikan,” sebutnya sembari mengatakan untuk gelombang masih sekitar dua meter.

wartawan
Redaksi
Category

Tragedi Berdarah di Kerobokan, WNA Belanda Tewas Ditusuk

balitribune.co.id | Mangupura - Seorang warga negara asing (WNA) asal Belanda inisial RP tewas dibunuh di depan Villa Amira Nomor 1, Banjar Anyar Kelod Kerobokan, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Senin (23/3/2026) pukul 22.50 Wita. Sementara pelaku diduga dua orang yang memakai jaket Ojek Online (Ojol).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Arus Balik Lebaran, 210 Penumpang Padati Pelabuhan Celukan Bawang

balitribune.co.id I Singaraja - Arus balik pasca perayaan Idulfitri 1447 Hijriah mulai terlihat di Pelabuhan Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali, Selasa (24/3/2026). Ratusan penumpang yang menggunakan kapal perintis KM Sabuk Nusantara 74 tiba dan memadati area pelabuhan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menkomdigi Pantau Infrastruktur Telekomunikasi di Bandara I Gusti Ngurah Rai

balitribune.co.id I Kuta - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) Republik Indonesia memastikan kesiapan infrastruktur telekomunikasi nasional dalam menghadapi lonjakan trafik selama masa mudik Ramadan dan Idulfitri 2026. Guna mendukung kelancaran arus balik Lebaran, Menteri Komdigi, Meutya Hafid melaksanakan kegiatan pemantauan telekomunikasi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Selasa (24/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.