Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Semarak Hari Kemerdekaan di Jembrana, Semangat Nasionalisme Lawan Pandemi

Bali Tribune/BAGIKAN BENDERA - Putra putri prajurit TNI-Polri membagikan bendera Merah Putih kepada pengendara yang melintas di depan Polres Jembrana.



balitribune.co.id | Negara  - Kendati dalam situasi pandemi Covid-19, namun semarak hari kemerdekaan tetap terasa di Kabupaten Jembrana. Walau kegiatan peringatan dilakukan dengan penuh pembatasan, namun rasa nasionalisme masyarakat tidak boleh padam. Semangat nasionalisme dinilai menjadi pemersatu bangsa dalam menghadapi situasi sulit dampak pandemi Covid-19.
 
Peringatan HUT ke-76 Proklamasi RI yang dirangkaikan dengan HUT ke-63 Provinsi Bali dan HUT ke-126 Kota Negara masih dalam situasi pandemi Covid-19. Namun semarak kemerdekaan tetap terasa, dan ini menjadi momentum untuk memupuk rasa nasionalisme.  Salah satunya dengan pengibaran bendera Merah Putih mulai dari rumah hingga kendaraan bermotor. Bahkan, pengendara juga diberikan bendera Merah Putih untuk dipasang pada kendaraannya.
 
Seperti yang dilakukan oleh putra-putri perajurit TNI-Polri di Jembrana Selasa (10/8). Ratusan bendera Merah Putih dibagikan kepada pengendara yang melintas di Jalan Pahlawan, depan Polres Jembrana. Bersama personel kepolisian, bendera yang dibagikan langsung dipasang pada kendaraan yang melintas.
 
Ketua Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) Jembrana I Kade Darma Susila mengatakan, pihaknya mengajak masyarakat dalam situasi pandemi agar selalu memupuk jiwa nasionalisme.
 
Selain momentum menjelang hari kemerdekaan, menurutnya ini penting untuk membangkitkan semangat patriotism.  “Kami mengajak masyarakat untuk selalu memupuk jiwa nasionalisme dan menghormati para pejuang terdahulu,” ujarnya.
 
Kendati dalam situasi pandemi, semangat nasionalisme di masyarakat tetap membara. Terbukti di setiap rumah sudah dikibarkan bendera Merah Putih. Hanya saja, menurutnya, pemasangan bendera Merah Putih pada kendaraan bermotor yang melintas di ruas jalan di Kabupaten Jembrana dinilai masih minim.
 
“Aksi ini kami lakukan karena kami melihat di jalan di Kabupaten Jembrana jarang sekali pengendara memasang bendera Merah Putih pada kendaraannya,” ujarnya.
 
Dengan pemasangan bendera Merah Putih baik di permukiman, perkantoran hingga pada kendaraan bermotor ini diharapkan suasana Hari Kemerdekaan di Jembrana akan terasa lebih semarak.
 
“Ini juga membangkitkan semangat kita semua sebagai bangsa Indonesia untuk tetap optimis berjuang menghadapi pandemi yang saat ini masih berlangsung,” tegasnya.
 
Sementara Kapolres Jembrana I Ketut Gde Adi Wibawa menyatakan dalam situasi pandemi, seluruh komponen masyarakat harus bersatu. “Dengan semangat nasionalisme yang selalu terpupuk akan memperkuat bangsa kita dalam menghadapi situasi pandemi ini,” ujarnya.
 
Pihaknya pun mengaku rasa nasionalisme ini bisa diwujudkan dengan selalu menerapkan kepatuhan dalam penerapan protokol kesehatan secara ketat sehingga penyebaran Covid-19 tidak meluas.
 
“Menghadapi situasi sulit ini dan agar bisa kembali seperti sedia kala tentunya dibutuhkan komitmen dan kerja sama semua komponen masyarakat. Kita semua harus solid dan bahu membahu untuk menangani pandemi ini. Dibutuhkan kekompakan di semua lini sehinga kita semua bisa segera melewati dan menghakhiri situasi sulut ini,” tandasnya.
wartawan
PAM
Category

Sebut Penetapan Tersangka Kakanwil BPN Bali 'Ugal-ugalan', GPS Siap Uji Polda Bali di Praperadilan

balitribune.co.id | Denpasar - Tim penasihat hukum Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BPN Provinsi Bali, I Made Daging, kembali melontarkan kritik keras terhadap dasar hukum penetapan kliennya sebagai tersangka. Bahkan penetapan tersangka oleh penyidik Dit Reskrimsus Polda Bali itu disebut "ugal - ugalan" dan sarat kepentingan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Monsun Asia Aktif Picu Angin Kencang dan Peningkatan Tinggi Gelombang, Pelaku Wisata Bahari Diimbau Waspada

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam akun resminya, bmkgbali pada Rabu (21/1) mengimbau masyarakat Bali untuk tetap waspada potensi cuaca ekstrem tanggal 21-27 Januari 2026. Pada periode tersebut sebagian besar wilayah Bali sudah memasuki puncak musim hujan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.