Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sempat Absen Melaut, Nelayan Gianyar Kini Panen Ikan

Bali Tribune / MELIMPAH - Tangkapan ikan nelayan Pantai Lebih Gianyar melimpah.

balitribune.co.id | GianyarSempat istiraht melaut lantaran ombak pasang, kini nelayan di Gianyar bisa nermafas lega. Mengawali Tahun 2024 nelayan Pantai Lebih menikmati tangkapan ikan yang melimpah. Tangkapan ikan dari yang berukuran sedang seperti Tongkol, sampai ikan lemuru atau ikan anyar yang ditangkap dengan jaring. Walau hasil tangkapan melimpah, harga cenderung turun sampai 30℅.

Ketua Kelompok Nelayan Pantai Lebih, I Kadek Ana, Rabu (10/1), mengungkapkan sejak dini hari sekitar pukul 04.00 Wita nelayan sudah mulai turun melaut. Selain ada dengan jaring ada juga dengan tali pancing panjang. Sedangkan hasil tangkapan dari Ikan Patin, Tongkol, Lemuru, Barakuda, Cakalan dan ikan lain. "Tangkapan sangat melimpah, mungkin karena mulai musim hujan, nutrisi dari sungai masuk  laut," jelas Hermanto.

Dikatakan, dengan melimpah ikan, maka pasokan juga melinpah. Kondisi ini membuat harga turun, namun masih dalam batas wajar.  Kecuali tangkapan Lobster, harga rata-rata turun sampai 30℅ di semua jenis tangkapan. Bahkan yang biasanya nelayan yang melaut sekitar 50an nelayan, kini hampir semua melayan melaut mengadu nasib di laut. "Sebelum sebagian nelayan sempat alih profesi jadi burih bangunan, kini  nelayan Pantai Lebih Desa Lebih sebanyak 90 nelayan tidak mau buang kesempatan untuk menangkap ikan sebanyak-banyaknya," terangnya.

Dijelaskan Kadek, kali ini nelayan saat kembali mendarat membawa tangkapan lebih dari 30 kg ikan. Untuk tangkapan Barakuda yang sebelumnya dibeli pengepul dengan harga Rp 45.000/kg kini dibeli dengan harga di kisaran Rp 30.000/kg. Begitu juga dengan ikan Lemuru yang biasanya dibeli pengepul Rp 15.000 sampai Rp 20.000/kg  kini dobeli pengepul dikisaran Rp 10.000 sampai Rp 12.000/kg. Walau harga turun, namun karena hasil melimpah, nelayan masih bisa membawa pulang hasil penjualan bersih sekitar Rp 500.000 sampai Rp 1 juta. "Ini awal tahun yang baik bagi nelayan di Pesisir Gianyar, semoga hal ini berlangsung agak lama, sehingga nelayan bisa melunasi hutang tahun sebelumnya," jelas Hermanto yang juga keluarga nelayan.

Dikatakan, sejak akhir tahun lalu, tangkapan ikan mulai meningkat. Sedangkan kondisi ombak secara umum dari dini hari sampai menjelang siang tinggi gelombang sangat normal, sehingga nelayan nyaman melaut. "Gelombang mulai meninggi mulai siang sampai sore, sedangkan nelayan sangat jarang melaut di sore hari." jelasnya.

Namun untuk aktifitas warga di pantai saat sore hari terus diawasi, mengingat sore hari sering cuaca buruk dan gelombang tiba-tiba meninggi. "Sejak awal tahun sampai saat ini nihil kejadian," tegasnya.

wartawan
ATA
Category

Lomba Gong Kebyar Anak-Anak, Seniman Cilik Jembrana Adu Kreativitas

balitribune.co.id I Negara - Denting gamelan berpadu dengan gerak tari memenuhi panggung Arda Candra Pura Jagatnatha, Negara, sepanjang 16–19 Agustus 2026. 

Para seniman cilik dari lima kecamatan di Kabupaten Jembrana bergantian menunjukkan kemampuan dalam Lomba Gong Kebyar Anak-Anak yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-131 Kota Negara  sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Kreasi Pangan Lokal Buleleng Jadi Ajang Inovasi dan Penguatan Ekonomi

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng mendorong pemanfaatan pangan lokal melalui Lomba Kreasi Pangan Lokal 2026 yang digelar di lapangan parkir timur Kantor Bupati Buleleng, Kamis (20/8/2026). Kegiatan dalam rangkaian Buleleng Festival (Bulfest) ini diikuti 18 peserta dari pelaku usaha kuliner serta pelajar SMA/SMK jurusan tata boga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mesin Pirolisis Molor Beroperasi karena Teknisi Asing Belum Datang

balitribune.co.id I Semarapura  - Mesin olah sampah berteknologi pirolisis di TOSS (Tempat Olah Sampah Setempat) Centre di Dusun Karangdadi, Desa Kusamba tidak kunjung beroperasi. 

Hal ini lantaran harus menunggu teknisi ahli dari luar negeri, sebelum nantinya mesin tersebut diuji coba dan dioperasikan. Sementara sampah residu yang tidak bisa diolah, saat ini kian menumpuk di TOSS Centre.

Baca Selengkapnya icon click

Anggaran Daerah Cekak, Pemkab Bangli Tunggu Regulasi Pusat Pengangkatan PPPK Jadi PNS

balitribune.co.id I Bangli - Wacana pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta peralihan PPPK paruh waktu menjadi Penuh Waktu membuat sumringah  para tenaga pendidik di Kabupaten Bangli.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.