Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sempat Dilaporkan Menghilang, Jenazah Nenek Tunjung Ditemukan di Pinggir Yeh Empas

DITEMUKAN - Jenazah Ni Gusti Agung Tunjung ditemukan di pinggir Sungai Yeh Empas Banjar Wanasara, Kelod Desa Bongan, Tabanan.

BALI TRIBUNE - Sempat dilaporkan menghilang, Ni Gusti Agung Tunjung, nenek berusia 86 asal Banjar Wanasara Kelod Desa Bongan, Kecamatan Tabanan, Tabanan, ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia di pinggir  Sungai Yeh Empas  Banjar Wanasara, Kelod Desa Bongan, Kecamatan Tabanan, Tabanan. Jenazah nenek Tunjung ditemukan sekitar Minggu (29/7) pukul 07.30 Wita oleh Anak Agung Putu Sugana (49). Saat itu saksi AA Putu Sugana berjalan di pinggir Sungai Yeh Empas melihat sosok mayat. Selanjutnya saksi mendekat dan melihat korban dalam posisi tengkurap mengambang di Sungai Yeh Empas. Karena mengenali mayat korban selanjutnya saksi memberitahukan kepada keluarga korban dan masyarakat sekitar serta dilaporkan ke Polsek Tabanan. Petugas kepolisian bersama-sama dengan Tim BPBD Tabanan dan masyarakat mengevakuasi mayat korban ke pinggir sungai. Setelah dilakukan pemeriksaan luar selanjutnya mayat korban dibawa ke BRSU Tabanan. Dari olah TKP, korban ditemukan dalam posisi telanjang tengkurap mengambang di air dengan kepala mengarah ke utara dan kaki ke selatan. Posisi mayat berjarak sekitar 2 meter dari pinggir sungai. Di tubuh mayat korban ditemukan luka pada bagian kepala, luka lecet pada tulang kering kaki kanan dan luka lecet pada pergelangan tangan kanan. Dari hasil pemeriksaan dr I Gusti Ngurah Yuda, pada tubuh korban sudah terdapat lebam mayat namun tidak dapat ditentukan waktu kematian mengingat  mayat korban  mengembang akibat terendam air. Menurut pengakuan Anak Agung KT Suyasa, yang merupakan anak korban, saat melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian, korban meninggalkan rumah pada hari Jumat 27 Juli 2018 sekira jam 16.00 Wita. Pencarian dilakukan sampai malam namun tidak ditemukan, keesokan harinya juga dilakukan pencairan namun juga tidak ditemukan.  Menghilangnya korban kemudian dilaporkan kepada Bhabinkamtibmas. Keluarga bersama warga dan Bhabinkamtibmas turut melakukan pencarian, namun tidak tetap hasilnya nihil. Pihaknya kemudian mendapatkan informasi bahwa korban ditemukan sudah meninggal dunia di pinggir Sungai Yeh Empas, Minggu ( 29/7). Setelah dicek ternyata memang korban adalah Ibu Kandungnya yang bernama Ni Gusti Agung Tunjung.  Kapolsek Tabanan Kompol I Gede Made Surya Atmaja membenarkan terkait penemuan mayat di pinggir Sungai Yeh Empas Banjar Wanasara, Kelod Desa Bongan, Kecamatan Tabanan, Tabanan. Jenazah merupakan Ni Gusti Agung Tunjung (86) asal Banjar Wanasara Kelod Desa Bongan, Kecamatan Tabanan, Tabanan, yang sebelumnya sempat dilaporkan menghilang oleh pihak keluarga.  Di tubuh mayat korban ditemukan luka  pada bagian kepala, luka lecet pada tulang kering kaki kanan dan luka lecet pada pergelangan tangan kanan. "Terkait luka yang ditemukan di kepala mayat korban adalah luka lama karena korban pernah terjatuh di halaman rumah dan mendapat jahitan di BRSU Tabanan. Pihak keluarga korban menerima kematian korban sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan otopsi," jelasnya.  Ditambahkan Kompol Atmaja, berdasarkan keterangan pelapor, bahwa korban sudah pikun atau linglung dan beberapa kali tersesat apabila meninggalkan rumah atau diantar warga ke rumah. Korban sehari-hari berpakaian hanya menggunakan kain (kamben) dan bahkan kadang kala telanjang.  

wartawan
Komang Arta Jingga
Category

HUT ke-15 Jamkrida Bali Luncurkan Logo Baru dan Tegaskan Langkah "Go Nasional"

balitribune.co.id | Denpasar - PT Jamkrida Bali Mandara (Perseroda) atau Jamkrida Bali merayakan puncak hari jadinya yang ke-15 tahun sekaligus resmi melakukan rebranding dengan meluncurkan logo baru perusahaan. Peluncuran ini digelar dalam acara bertajuk "ELEVATE 15: Transformasi Menuju Nasional" di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya (Art Center), Denpasar, Senin (10/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Tabanan Pertanyakan RDTR Baru Tuntas di 3 Kecamatan

balitribune.co.id I Tabanan -  Jajaran DPRD Tabanan mempertanyakan lambannya proses penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di sembilan kecamatan sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan RTRW.

Pasalnya, hingga saat ini dokumen tata ruang yang tuntas baru mencakup tiga kecamatan, sementara sisanya dinilai mandeg tanpa kejelasan pasti. Tiga wilayah yang sudah memiliki RDTR tersebut meliputi Kecamatan Kediri, Tabanan, dan Selemadeg Barat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

KMP Nusa Jaya Abadi Tak Beroperasi, Kendaraan Tujuan Nusa Penida Antre Hingga 2 Hari

balitribune.co.id I Amlapura - Tidak beroperasinya kapal KMP. Nusa Jaya Abadi atau Kapal Roro berdampak pada aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Padang Bai, Karangasem. Puluhan kendaraan truk, Pick Up dan kendaraan pribadi harus antre lebih dari dua hari di Pelabuhan Padang Bai, untuk bisa  menyeberang ke Nusa Penida, karena rute penyeberangan Padang Bai-Nusa Penida saat ini hanya dilayani oleh satu kapal yakni Kapal LCT.

Baca Selengkapnya icon click

Ombak Terbaik dan Menantang, Pantai Medewi Jadi Magnet Surfing Dunia

balitribune.co.id | Negara - Deru ombak Samudra Hindia bergulung teratur menghantam pesisir barat Pulau Dewata. Di bawah terik surya, gemuruh air laut berpadu dengan sorak-sorai penonton yang memadati Pantai Medewi, Kecamatan Pekutatan pada Minggu (9/8/2026). Ratusan peselancar dari berbagai penjuru nusantara berkompetisi menaklukan ombak terbaik dan menantang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Badung Minta Pejuang Dialisis Tetap Semangat Jalani Pengobatan

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meminta pasien yang menjalani terapi dialisis untuk tetap semangat dan tidak berputus asa. Pesan itu disampaikannya saat menghadiri Sarasehan Pejuang Dialisis yang digelar RSD Mangusada di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, Minggu (9/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Start dari Celukan Bawang, 19 Regu Tantang Rute 45 Km Gerak Jalan HUT RI ke-81

balitribune.co.id I Singaraja - Sebanyak 19 regu mengikuti Lomba Gerak Jalan 45 Kilometer Tingkat Dewasa Putra yang digelar Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Lomba resmi dimulai dari Lapangan Sepak Bola Desa Celukan Bawang, Sabtu (8/8/2026) malam.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.