Seorang Pria Ditemukan Tewas di Kamar Kos | Bali Tribune
Diposting : 21 June 2021 20:23
RAY - Bali Tribune
Bali Tribune / Jenazah korban dibawa dengan Ambulance PC GP Ansor meningalkan lokasi untuk dibawa ke alamat korban di Kramat Sukoharjo, Jawa Timur.

balitribune.co.id | Denpasar - Warga Jalan Giri Puspa C - 2 Lingkungan Mumbul, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Senin (21/6) pagi digegerkan dengan penemuan jenazah seorang pria bernama Sali Syahbana (43) di kos - kosan kamar nomor 2. Tidak ditemukan adanya tanda - tanda kekerasan pada jenzah pria asal Dusun Suko Barat Desa Kramat Sukoharjo, Kecamatan Tanggul, Jawa Timur itu.

Menurut keterangan Niko Henuk (32), korban sudah 4 hari tinggal di kosan itu dan pada hari pertama menginap di kamar nomor satu yang ditempati oleh Dewa. Namun keesokan harinya, korban baru meginap di kamarnya saksi. Dan pada Minggu (20/6) malam, korban sempat mengeluh sakit pada dadanya, sehingga diantar ke rumah ibu bidan, Ni Made Jani yang bertetangga dengan kos - kosan itu.

"Setelah periksa, ibu bidan menyampaikan kepada korban agar kurangi minum kopi berlebihan dan makan pada waktunya. Karena korban sepertinya sering terlambat makan. Setelah itu pulang di kos, saya menyampaikan ke korban agar istirahat. Sementara saya tidur di kamar sebelah kebetulan ada kamar yang kosong dan saya sempat mendengar korban seperti gelisah tidur dan merintih kesakitan," ungkapnya.

Paginya, Senin (21/6) pukul 06.00 wita, Niko membuka pintu kamarnya dan melihat korban sudah tidak bergerak. Ia kemudian memangil tetangga kos dan Bidan, Ni Made Jani bidan yang rumahnya berada di sebelah kosan untuk memastikan keadaan korban.

Dan setelah dicek kondisi korban, denyut nadi sudah tidak ada dan korban sudah dalam keadaan meninggal. Korban meninggal dunia dalam keadaan terlentang, hanya mengunakan celana pendek warna hitam dan ikat pinggang, kepala korban menghadap ke utara. Sementara barang yang di temukan di dalam kamar, satu stel pakaian korban, obat sirup Carsida, obat Ranitidine HCL dan obat Omeprasole.

Kasubbag Humas Polresta Denpasar, IPTU I Ketut Sukadi mengatakan, hasil pemeriksaan luar tidak ditemukan adanya tanda - tanda kekerasan pada tubuh korban. Dan pihak keluarga korban mengiklaskan atas kematian korban dan keluarga korban membuat surat pernyataan mengiklaskan atas kematian korban yang bermaterai Rp10 ribu.

"Korban sempat mengeluh sakit pada dadanya dan setelah diperiksa Ibu Bidan korban di berikan obat guna meringankan rasa sakitnya. Pukul 12.50 wita Ambulace PC GP Ansor (Banser) meningalkan lokasi menuju alamat korban di Kramat Sukoharjo, Jawa Timur," terangnya.