Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Serempetan Dimalam Galungan Berujung Pengeroyokan

Bali Tribune / PENGEROYOKAN - aksi perkelahian dan pengeroyokan pada malam Hari Raya Galungan di Kota Seririt berujung damai.
balitribune.co.id | SingarajaUmat Hindu yang tengah merayakan Hari Raya Galungan dikejutkan oleh peristiwa perkelahian dan pengeroyokan yang terjadi pada Rabu (4/1) malam di Jalan Gajah Mada Seririt. Peristiwa tersebut sempat membuat geger warga sekitar sebelum akhirnya berhasil diredam. Aksi perkelahian dan pengeroyokan sempat viral di sosial media sebelum akhirnya kasusnya diselesaikan di Mapolsek Seririt.
 
Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Buleleng, AKP I Gede Sumarjaya saat dikonfirmasi membenarkan terjadinya peristiwa tersebuut. AKP Sumarjaya menyebut peristiwa itu berawal dari salah paham yang dipicu kecelakaan lalu lintas disebelah timur Pura Padmasana Seririt. Dengan melibatkan salah satu orang tua yang terlibat dalam permasalahan itu.
 
“Berawal dari terjadinya kecelakaan lalu lintas, serempetan di jalan Gajah Mada tepatnya disebelah timur pura Padmasana Seririt antara ibu dari Putu Cavalera dengan Kadek Ferdi yang sama-sama mengendarai sepeda mptor dari arah utara,” jelas AKP Sumarjaya, Kamis (5/1).
 
Dalam peristiwa laka lantas itu disebutkan salah satunya yakni Kadek Ferdi dalam kondisi terpengaruh minuman alkohol meminta ganti rugi kepada orang tua Putu Cavalera, sehingga terjadi perdebatan dilokasi kecelakaan. “Kemudian datang  Putu cavalera bermaksud menanyakan permasalahan yang terjadi, dan terjadi adu argumen antara Ferdi dengan Cavalera hingga terjadi pemukulan yang dilakukan oleh cavalera kepada Ferdi,” papar Sumarjaya.
 
Tidak lama kemudian sejumlah teman-teman Ferdi, diantaranya Adrian, Komang Dias dan Komang Dimas tidak terima dan melakukan pengeroyokan terhadap cavalera. Aksi itu juga sempat diwarnai dengan kejar-kejaran hingga membuat geger warga di sekitar Jalan Gajah Mada Seririt.
 
Setelah peristiwa itu kedua belah pihak mendatangi Mapolsek Seririt untuk membuat laporan pengaduan. Hanya saja kemudian kedua belah pihak bersama masing-masing orang tuanya menyelesaikan permasalahan yang terjadi di Mapolsek Seririt dan difasilitasi masing-masing aparat desa, kedua belah pihak sepakat meneyelesaikan secara kekeluargaan dan tidak jadi membuat laporan pengaduan serta melalui masing-masing perbekel menyatakan akan membuatkan surat perdamaian.
 
“Tidak ada pelaporan dan masing-masing akan menyelesaikan secara keleuargaan dengan didampingi kepala desa masing-masing,” tandasnya.
wartawan
CHA
Category

Antisipasi Premanisme, Personel Polres Badung Sisir Kawasan Mengwi

balitribune.co.id I Mangupura - Polres Badung melalui Sat Samapta Unit Turjawali melaksanakan kegiatan Patroli Biru (Blue Light Patrol) dalam rangka Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Senin (6/4/2026) malam.

Kegiatan ini menyasar wilayah hukum Mengwi, khususnya jalur rawan dan objek wisata, guna mengantisipasi terjadinya gangguan Kamtibmas seperti C3 (Curat, Curas, dan Curanmor), premanisme, serta kejahatan jalanan.

Baca Selengkapnya icon click

Proyek Pipa Bawah Laut di Badung Terkendala Izin Jalan Nasional

balitribune.co.id I Mangupura - Penyelesaian proyek jaringan pipa bawah laut di Kabupaten Badung masih menunggu satu izin krusial terkait pemanfaatan jalan nasional. Meski pemasangan pipa telah mencapai kawasan Bypass Ngurah Rai, proses akhir belum dapat dilakukan sebelum izin koneksi diterbitkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mulai 10 April, Pemkot Denpasar Terapkan WFH Setiap Jumat

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar resmi memberlakukan kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat, yang akan dimulai pada 10 April 2026. 

Kebijakan ini merujuk pada arahan pemerintah pusat terkait efisiensi energi dan fleksibilitas kerja, serta tertuang dalam Surat Edaran Walikota Denpasar Nomor B/000.8.3/602/SETDA Tahun 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Tahap Awal WFH, Pemkab Tabanan Pastikan Layanan Publik Tetap Jalan

balitribune.co.id I Tabanan -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan memastikan seluruh unit pelayanan publik tetap beroperasi secara normal dan menjadi prioritas utama meskipun kebijakan Work From Home (WFH) mulai diberlakukan bagi sebagian pegawai.

Prioritas ini bertujuan agar masyarakat tetap mendapatkan akses layanan dasar tanpa hambatan di tengah masa penyesuaian sistem kerja baru yang ditetapkan oleh pemerintah pusat ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.