Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Setahun Lebih Alat Uji Emisi Rusak

Bali Tribune/ LAYANAN - Suasana layanan kendaraan di Unit Pelaksana Teknis Pengujian Kendaraan Bermotor, Dinas Perhubungan Bangli.
balitribune.co.id | Bangli - Kondisi alat uji emisi Unit Pelayanan Teknis Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan (Dishub) Bangli rusak sejak setahun lalu. Sementara uji emisi menjadi salah satu persyaratan pelaksanaan kir. Pemilik kendaraan pun harus melakukan uji emisi pada pihak ketiga.
 
Kepala Dishub Bangli Gede Artha saat dikonfirmasi terkait rusaknya alat uji emisi tidak menampiknya dan menyatakan piranti tersebut sudah rusak sejak lama. “Alat tersebut merupakan bantuan pusat , dan kini kondisinya rusak,” jelasnya, Rabu (6/11).
 
Sebutnya, melampirkan surata keterangan uji emisi merupakan sauatu persyaratan yang harus dipenuhi ketika  melakukan KIR kendaraan berbahan bakar solar. Dengan tidak berfungsinya alat uji emisi, pemiliki kendaraan yang melakukan kir lebih dulu melakukan uji emisi di pihak ketiga yang memang berizin. ”Kalau tidak mengantongi  hasil uji emisi maka  untuk proses KIR kendraan tidak kami layani,” jelasnya.
 
Disinggung terkait pengadaan alat uji emisi yang baru, Gede Arta mengaku memang ada rencana tersebut. Dikatakan pada 2020 Dinas Perhubungan mendapat bantuan pemerintah pusat lewat DAK. “Kemungkinan pengadaan bisa dilakukan ketika dana DAK ini cair. Kami memang ingin fokus untuk pemenuhan fasilitas layanan KIR . Jadi alat-alatnya yang rusak bisa segera diperbaharui,” sebutnya.
 
Pelaksanaan uji kir dilaksanakan 6 bulan sekali, dan dalam pelayanan ini sudah menggunakan sistem elektronik, pemeriksaan kendaraan tidak lagi manual. “Per tahunya ada sekitar 3.500 kendaraan yang diuji kir. Dan sesuai aturan kendaraan diuji kir setiap enam bulanya,” sebutnya.
 
Selain alat-alat, sejatinya bangunan layanan UPT teknis pengujian kendaraan bermotor sudah perlu dilakukan perbaikan. Pasalnya dibeberapa bagian sudah terjadi kerusakan. “Beberapa titik sudah bocor, dan memang ini bangunan lama. Tetapi untuk sementara ini kami ingin melengkapi peralatan uji kir,” imbuhnya.
 
Kepala UPTD Pengujian Kendaran Bermotor Dishub Bangli, Anak Agung Ngurah Buda menambahkan untuk tahun 2019 ini target dari uji kendaraan  Rp 488 Juta dan sudah terealisasi sekitar 80 persen. Kemudian terkait uji emisi, memang pemilik kendaraan melakukan uji dipihak ketiga dan rekomendasi tersebut kemudian dibawa saat melaksanakan KIR. 
wartawan
Agung Samudra
Category

Prami Proteksi Dini Potensi Penyakit Kronis Melalui Skrining Riwayat Kesehatan

balitribune.co.id | Denpasar - Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan program yang diselenggarakan oleh BPJS kesehatan untuk melindungi masyarakat dari biaya pelayanan kesehatan yang tinggi. Program JKN terus melakukan transformasi mutu layanan untuk memberikan kemudahan akses layanan kesehatan dan informasi terkini kepada peserta JKN.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Satria Gelorakan Semangat Dharmaning Kesatria Mahottama

balitribune.co.id | Semarapura - Bupati Klungkung I Made Satria memimpin Apel Akbar Nindihin Gumi Klungkung bertempat di Lapangan Alun-Alun Ida Dewa Agung Jambe Klungkung, Selasa (30/9), dalam amanatnya mengapresiasi pelaksanaan Apel akbar sebagai wujud nyata kesiapsiagaan sinergitas dan komitmen bersama antara aparat keamanan, pemerintah serta seluruh elemen masyarakat agar tercipta kondisi yang kondusif, aman, damai dan sejahtera.

Baca Selengkapnya icon click

Yayasan AHM Apresiasi Jawara Film Pendek Keselamatan Berkendara

balitribune.co.id | Jakarta - Kampanye Safety Riding terus mengalir dalam kreativitas anak muda. Hal ini tercermin dari lahirnya ratusan hasil karya film pendek pada gelaran Safety Riding Short Movie Contest (SMC) 2025 yang digagas oleh Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM) berkolaborasi bersama Universitas Indonesia (UI).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PHRI Denpasar: Melalui Strategi dan Penggunaan Teknologi, Pengolahan Sampah Bisa Dilakukan dengan Baik

balitribune.co.id | Denpasar - Menghadapi krisis penanganan sampah di Bali membuat berbagai pihak turut andil dalam mengurangi penumpukan sampah di tempat pembungan akhir (TPA). Pengelola akomodasi wisata di Bali kini mulai berinisiatif untuk mengelola sampah yang dihasilkan di tempat usahanya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.