Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Siap Naikan Upah Minimum Sektoral di Badung, Suyadinata Gelar Aksi Bersih di Pantai Legian Bersama Insan Pariwisata

Bali Tribune / BERSIH PANTAI - Paslon Suyadinata saat melakukan aksi bersih-bersih pantai di Pantai Legian, Jumat (13/9).

balitribune.co.id | MangupuraBakal Pasangan calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Badung I Wayan Suyasa – I Putu Alit Yandinata(Suyadinata) menggelar aksi sosial bersih-bersih pantai bersama 500an insan pariwisata di Pantai Legian, Jumat (13/9).

Dalam kegiatan tersebut Paslon Suyadinata menyatakan komitmennya mendukung SDM pariwisata. Sebagai bentuk kepedulian kepada insan pariwisata yang telah berperan dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Badung, Paslon dengan tagline Badung Bahagian Sejahtera dan Merata ini akan meningkatkan Upah Minimum Sektoral  (UMS) bila terpilih di Pilkada Badung 2024.

"Aksi sosial bersih-bersih pantai ini sudah berlangsung sejak dulu, jadi kehadiran kami disini tidak untuk mendompleng kegiatan politik," ujar Suyasa didampingi anggota DPRD Badung I Wayan Puspa Negara dan Putu Sika Adi Putra.

Turut hadir dalam acara itu adalah sejumlah manajemen hotel dan restoran serta pekerja pariwisata yang ada di kawasan Legian.

Menurut Suyasa perhatian terhadap insan pariwisata ini sangat penting. Sebab, pemerintah tidak akan mampu memberikan yang terbaik tanpa bantuan semua pihak dalam menjaga pariwisata utamanya  kebersihan yang sering disoroti dunia internasional.

Sebagai bagian  dari insan pariwisata yakni 20 tahun berkecimpung di industri perhotelan, Suyasa mengatakan paham betul keberadaan pekerja pariwisata. Pihaknya juga mengapresiasi manajemen dan pengusaha akomodasi pariwisata telah senantiasa memberikan yang terbaik di daerah tujuan wisata.
 
"Saya juga selaku Ketua FSP Bali Kabupaten Badung. Kedepan jika kami diberi kepercayaan memimpin Kabupaten Badung tentunya akan memberikan reward pada insan pariwisata yang telah menorehkan PAD Kabupaten Badung yang besar seperti sekarang ini. Ini bukan janji, tapi ini kewajiban.Kami akan meningkatkan upah minimum sektoral  (UMS) sehingga bukan lagi UMK yang menjadi acuan untuk pekerja di sektor pariwisata. Kami yakin manajemen akan menghargai hak -hak pekerjanya," ujarnya.
 
Lebih lanjut ia menegaskan, Suyadinata akan senantiasa mengapresiasi segala kegiatan positif sebagai partisipasi insan pariwisata dalam menjaga kelestarian destinasi wisata.

"Izinkan saya atas nama pasangan Suyadinata akan selalu mensupport aktivitas seperti ini dan memberikan reward kepada insan pariwisata yang telah memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Badung,"paparnya.
 
Sekali lagi Wayan Suyasa menegaskan sudah semestinya tokoh yang ada harus berani memberikan suatu perhatian kepada semua lapisan masyarakat yang sudah berkegiatan positif. 
 
"Jangan hanya berbicara disaat kepentingan, mari kita wujudkan sinergitas tentang  kepariwisataan yang merupakan cikal bakal PAD Kabupaten Badung,"terang mantan Wakil Ketua DPRD Badung tersebut.

wartawan
ANA
Category

Kementerian Ekraf Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional

balitribune.co.id I Badung - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) melalui Direktorat Kuliner memfasilitasi jenama lokal dalam ajang internasional Food, Hotel & Tourism Bali (FHTB) 2026. Langkah ini merupakan strategi kunci untuk mendorong produk kreatif Indonesia menembus rantai pasok global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.