Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Simulasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja di RSBM

Bali Tribune/Dokter dan perawat RSBM saat menyelamatkan diri dan pasien ketika gempa dalam simulasi kemarin.

Bali Tribune, Denpasar - Terobosan kreatif dilakukan pihak Rumah Sakit Bali Mandara (RSBM). Jumat (8/2) kemarin, Rumah Sakit milik provinsi Bali itu menggelar simulasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja  (K3) dengan menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah  (BPBD) Kota Denpasar. Simulasi mengambil tiga tema, yaitu gempa bumi, kebakaran dan kecelakaan ini berlangsung selama sepekan. Simulasi teknik menyelamatkan diri dan pasien saat gempa serta cara memadamkan api. Direktur Utama RSBM, dr. Bagus Darmayasa mengatakan, simulasi ini sangat penting karena untuk memelihara kesehatan dan keselamatan kerja di lingkungan RSBM. Dan ini tidak hanya bermanfaat bagi pegawai RSBM saja, tetapi juga bagi pasien dan keluarga atau penunggu pasien. "Ini sangat penting, agar mulai dari tukang kebun sampai dengan para dokter tahu apa yang mereka lakukan apabila ada gempa, kecelakaan dan kebakaran. Kita akan terus melakukan sosialisasi dan laksanakan simulasi secara rutin karena untuk berikan juga safety kepada pasien," ungkapnya. Sebagai bentuk keseriusannya dalam memelihara Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Darmayasa dalam waktu dekat ini akan membentuk Instalasi K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) RS Bali Mandara. Tidak hanya itu saja. Ia juga akan segera mendatangkan peralatan - peralatan yang mendukung Instalasi K3 itu. Mantan Direktur RSJ Bangli ini juga mengimbau kepada para peserta agar serius dalam mengikuti simulasi ini agar ilmu yang diperoleh selama pelatihan dapat ditularkan di rumah sendiri atau di lingkungan masing - masing. "Untuk para peserta, saya harapkan agar bisa ditularan di rumah sendiri dalam penyelamatan gempa, kebakaran dan kecelakaan agar dapat bermanfaat bagi orang lain juga," imbuhnya. Sementara Kabid Pencegahan BPBD Kota Denpasar, Dewa Wisnawa mengatakan, idealnya untuk sebuah instansi pelayanan publik maximal setiap enam bulan dilaksanakan simulasi agar pegawainya tetap ingat teknik - teknik penyelamatan, jenis - jenis peralatan dan fungsinya. "Dengan adanya simulasi seperti ini, kita juga bisa dapat mengecek fungsi fungsi alat, seperti selang dan alat pemadaman, apakah masih layak atau tidak. Jangan sampai, pada saat kebakaran ternyata alat alat itu tidak berfungsi atau rusak. Selain itu, agar pegawai disini tetap ingat. Seperti di Jepang, kenapa setiap bencana korbannya selalu sedikit, karena mereka disana rutin dilakukan pembekalan sehingga mereka bisa melindungi dan menyelamatkan diri sendiri," ujarnya. (ray) 

wartawan
Redaksi
Category

Kembali Pimpin PP Polri Bali, Suweta Siap Selaraskan Program Pusat

balitribune.co.id | Denpasar — Persatuan Purnawirawan Polri (PP Polri) menyatakan dukungan penuh untuk menyukseskan percepatan reformasi di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia. Kepastian ini disampaikan oleh Kepala Bidang Organisasi PP Polri Pusat, Irjen Pol (Purn) Suedi Husein, saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) VI PP Polri Bali di Gedung Presisi Mapolda Bali, Senin (25/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Virus ASF Mengancam, Denpasar Antisipasi Kematian Babi

balitribune.co.id I Denpasar - Kasus kematian massal babi yang melanda peternak di Canggu (Kabupaten Badung) dan Payangan (Kabupaten Gianyar) mulai memicu kekhawatiran di kalangan peternak babi di Kota Denpasar. Kematian mendadak tersebut diduga kuat akibat serangan virus African Swine Fever (ASF), yang sebelumnya juga pernah melumpuhkan industri peternakan babi lokal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rumah Joglo Dua Lantai di Tabanan Ludes Terbakar

balitribune.co.id I Tabanan - Sebuah rumah bergaya joglo dua lantai beserta satu unit mobil dan sepeda motor di Banjar Yeh Gangga, Desa Sudimara, Tabanan, ludes terbakar pada Minggu (24/5/2026) petang. Kobaran api yang muncul sejak pukul 18.00 Wita melahap habis bangunan milik I Nengah Alit Mustika tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sambut Wajib Belajar 13 Tahun, Bunda PAUD Karangasem Tekankan Pentingnya Satu Tahun Prasekolah

balitribune.co.id | Amlapura - Pemerintah Kabupaten Karangasem terus mematangkan kesiapan dunia pendidikan dalam menyambut program nasional Wajib Belajar 13 Tahun. Langkah nyata ini diawali dengan penguatan pada jenjang prasekolah sebagai fondasi utama pendidikan anak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.