Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sistem PPDB Online Kacau, Orangtua Siswa Mencak-mencak

Bali Tribune/ BERANG - Salah satu orangtua siswa menyampaikan kekesalannya kepada Dinas Pendidikan dan Olahraga Denpasar di Rumah Pintar Denpasar, Senin (24/6).
balitribune.co.id | Denpasar - Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMP di Kota Denpasar hari pertama, Senin (24/6) bermasalah. Proses pendaftaran sempat ditunda sebanyak dua kali akibat adanya eror pada sistem PPDB Online. Hal ini pun membuat orangtua siswa protes dan mencak-mencak. 
 
Seperti dijadwalkan, pendaftaran PPDB tingkat SMP secara online sedianya dilaksanakan pukul 08.00 Wita. Setelah dibuka, ratusan pendaftar langsung melakukan pendaftaran. Namun setelah ratusan siswa telah melakukan pendaftaran, ternyata data pada sistem direset. Alhasil para pendaftar terpaksa harus mendaftar ulang kembali. Pendaftaran pun dilakukan menjadi pukul 12.00 Wita. 
 
Setelah pukul 12.00 wita, sejumlah pendaftar sudah bersiap-siap untuk melakukan pendaftaran, namun beberapa menit sebelum pukul 12.00 Wita, keluar pemberitahuan kembali bahwa pendaftaran baru dimulai pukul 13.00 Wita. Hal ini pun membuat orangtua siswa kelimpungan dan marah, apalagi siswa yang sudah berhasil melakukan pendaftaran pada pagi harinya.
 
Salah satu orangtua siswa yang nampak berang, Putu Artha Adiputra melakukan protes terhadap Disdikpora ke Rumah Pintar Denpasar yang juga menjadi tempat pendaftaran jalur kurang mampu dan inklusi serta posko PPDB.
 
"Anak saya dari pagi sampai sore belajar sekarang seperti sia-sia. NEM tidak dipakai, zonasi kacau," ujarnya.
 
Adiputra mengaku anaknya sudah melakukan pendaftaran pukul 08.08 Wita, bahkan sudah mencetak bukti pendaftaran. "Siang saya masih bekerja, anak menelepon sambil menangis. Katanya harus melakukan pendaftaran ulang. Kacau ini pak," katanya lagi. 
 
Akibat bolak balik mengurus pendaftaran anak, Adiputra bahkan hampir kehilangan pekerjaannya karena sudah dimarahi atasannya. "Saya permisi kerja, tadinya tidak dikasi saya bilang ke bos saya lebih baik dipecat daripada anak saya tidak dapat sekolah. Gimana rasanya coba? Sudah daftar direset bos sampai marah-marah," katanya. 
 
Ia mengatakan memang cepat-cepatan untuk mendaftar walaupun menggunakan Jalur zona terdekat mengingat di tempat tinggalnya penduduknya padat dan ia takut anaknya tak dapat sekolah. "Saya tinggal di Jalan Subur Nomor 51, daftar di SMPN 7 Denpasar dan jarak rumah 520 meter. Memang tadi saya cepet-cepetan daftar karena di Monang-maning penduduknya padat," katanya.
 
Kadisdikpora Kota Denpasar, I Wayan Gunawan mengatakan reset ulang dan penundaan pendaftaran PPDB ini akibat dari adanya eror yang terjadi pada sistem PPDB online dikarenakan kesalahan sistem dalam membaca jarak. "Mungkin dibaca jarak di Google Map, bukan titik koordinat tegak lurus dari rumah ke sekolah, tapi saya belum bisa memastikannya juga," kata Gunawan.
 
Gunawan meminta masyarakat yang telah melakukan pendaftaran sebelum pukul 13.00 Wita untuk melakukan pendaftaran ulang karena pendaftaran sebelumnya telah direset. Hal ini dikarenakan yang akan digunakan adalah pendaftaran yang dilaksanakan mulai pukul 13.00 Wita. "Bagi masyarakat yang terlanjur daftar, datanya sudah direset, tolong melakukan pendaftaran ulang lagi," katanya.
 
Mengantisipasi agar kejadian ini tak terulang lagi saat pendaftaran jalur zona wilayah tanggal 27 Juni 2019 mendatang, pihaknya meminta agar pihak Telkom membantu membuat sistem ini melakukan simulasi.
 
"Kami minta Telkom agar melakukan simulasi besok dan selambat-lambatnya 3 hari ini," katanya.
 
Sementara untuk jalur miskin dan inklusi, Gunawan mengatakan pendaftarannya dibantu oleh Disdikpora di Rumah Pintar. Pada hari pertama dibuka 80 nomor untuk pendaftar jalur kurang mampu yang dilayani. "Sisanya akan dilayani esok," ujarnya. 
 
wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Polres Jembrana Atensi Keluhan Sopir Logistik Jawa-Bali

balitribune.co.id I Negara - Keluhan para sopir logistik Jawa-Bali kini juga menjadi perhatian serius aparat kepolisian di Jembrana. Pasca penyampaian aspirasi dari para sopir truk pada Senin (21/7/2026), Kapolres Jembrana, AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati pun angkat bicara. Pihaknya memastikan aspirasi para sopir yang disampaikan melalui DPRD Jembrana menjadi atensi.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tambah Tenaga Medis, RS Singasana Buka Lowongan untuk Dokter Umum

balitribune.co.id I Tabanan – Rumah Sakit (RS) Singasana Tabanan sedang membuka lowongan untuk tambahan dokter umum guna mengoptimalkan pelayanan di poliklinik serta layanan medis lainnya.

Rencana penambahan tenaga medis ini dilakukan sebagai upaya rumah sakit dalam memperkuat operasional harian bagi masyarakat, meskipun saat ini sudah memiliki belasan dokter tetap.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Bersama DPRD Badung Sahkan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

balitribune.co.id I Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa dan Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta bersama Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, mengesahkan Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Badung 2025, pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Badung, bertempat di Ruang Sidang Utama Gosana, Gedung DPRD Badung, Selasa, (21/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Gemarikan Digencarkan, Stunting di Badung Masih Jadi PR

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menggencarkan program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) sebagai upaya menekan angka stunting. Kali ini, sebanyak 200 paket olahan ikan dibagikan kepada ibu hamil, balita, dan anak-anak berisiko stunting di Kelurahan Kuta, Selasa (21/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.