SMP PGRI 7 Panjer Dibobol Maling, 17 Laptop Raib | Bali Tribune
Bali Tribune, Selasa 20 Oktober 2020
Diposting : 27 April 2020 16:15
Bernard MB. - Bali Tribune
Bali Tribune / ilustrasi - ist
balitribune.co.id | Denpasar - Pelaku kejahatan memanfaatkan wabah virus Corona  (Covid 19) untuk beraksi. SMP PGRI 7 Panjer, Denpasar Selatan (Densel), Minggu (26/4) dibobol maling. Akibat kejadian itu, sebanyak 17 unit laptop berbagai merek raib. 
 
Informasi yang berhasil dihimpun Bali Tribune mengatakan, kejadian itu diketahui pada pukul 06.00 Wita oleh I Made Wija (55) yang bekerja sebagai waker mematikan lampu sekolah dan bersih - bersih di lokasi kejadian. Saat sedang melakukan kegiatan bersih - bersih, warga Jalan Mandalasari Denpasar ini melihat terali besi salah satu ruangan sudah lepas. Melihat kejadian tersebut, ia kemudian menghubungi seorang gurun, Wayan Mundra (57). Selanjutnya Wayan Mundra melaporkan kejadian tersebut kepada guru komputer I Nyoman Budi Suartika (52). Oleh Budi Suartika melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Densel.
 
Menerima laporan tesebut, anggota Polsek Densel langsung mendatangi lokasi kejadian dan melaksanakan olah TKP bersama Tim Identivikasi dari Polresta Denpasar. Kerugian dari kasus pencurian tersebut adalah 17 buah laptop dengan perincian lenovo 9 buah, toshiba 1 buah dan asus 7 buah.
Kanit Reskrim Polsek Densel, IPTU Hadi Mastika yang dikonfirmasi Bali Tribune mengatakan, modus pelaku dalam melakukan aksinya dengan cara merusak terali besi. Saat ini kasus tersebut sudah ditangani Polsek Densel dan masih dalam  penyelidikan. "Masih kita selidiki. Mohon doanya, semoga pelakunya segera ketangkap," ujarnya.