Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

SMP Satap Takmung Hanya Kebagian 37 Siswa Baru

Bali Tribune/ Drs Dewa Gde Darmawan
balitribune.co.id | Semarapura - Jelang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dicanangkan dua rombel di SMP Satap Takmung, nyatanya  hanya terisi satu rombel. Sesuai dengan laporan yang terdaftar 36 sementara yang tercecer lagi satu orang ditambah menjadi 37 siswa yang terdaftar. Karena sesuai dengan kuota di SMP Satap Takmung dialokasikan dua rombel namun nyatanya hanya terisi satu rombel sehingga masih diberikan peluang untuk menerima sidswa lagi.
 
Hal itu menurut Kadisdik  Drs Dewa Gde Darmawan dengan adanya realita tersebut,dimungkinkan  Sekolah boleh menerima siswa baru lagi jika ada yang tercecer. Semua siswa tamatan SD yang tamat Klungkung sebanyak 3149, tapi nyatanya yang terdaftar di SMP 3154. “Artinya semua kuota terpenuhi karena tidak ada boleh siswa yang tercecer di Klungkung sesuai arahan Bupati Klungkung,” terang Dewa Gde  Darmawan.
 
Kalau di Klungkung yang lebih jumlah siswanya seperti SMPN  1 Semarapura karena zonasinya padat, ada  lebih sekitar 57 orang. Otomatis di SMPN 1 Semarapura sebelumnya diberikan  9 rombel, sehingga menjadi 27 rombel secara keseluruhan dan masih boleh diberikan toleransi sampai 33 rombel. Itu standar minimal, jelas Dewa Darmawan. “Namun jika keadaan tidak memungkinkan rombel boleh ditambah  menjadi 33 rombel maksimal khusus untuk di SMPN 1 Semarapura, karena Zonanya di kota cukup padat,” terangnya.
 
Memang sebelumnya persoalan PPDB ini sempat terjadi Mis interpretasi terkait Penerimaan siswa tingkat SMPN yang ada di Klungkung  ini. Malah belum apa apa telah terjadi protes para orang tua siswa yang sempat terjadi di SMP Satap Takmung, Klungkung. Mereka sempat ramai ramai mendatangi kantor Desa Takmung untuk mempertanyakan ketimpangan yang mereka sebut sebagai ekses penerimaan siswa SMPN baru diwilayah Banjarangkan. Para orang tua siswa yang ada di Desa Takmung  ini mendatangi Kantor Desa Takmung, Senin (24/6), memprotes PPDB tersebut dengan sempat menemui Perbekel Desa Takmung Nyoman Mudita.
 
Syukurnya Perbekel Nyoman Mudita secara bijak  menyatakan protes para orang tua siswa yang ada di Desa Takmung terkait penerimaan siswa ini bukannya ke Kantor Perbekel. ”Saya sarankan mereka para kepsek yang ada wilayah Desa Takmung ini agar segera mengumpulkan para  orang tua siswa agar bisa menjelaskan masalah zonasi ini seperti apa agar mereka paham, karena desa tidak ada kewenangan untuk menjelaskan masalah penerimaan siswa sesuai zonasi ini seperti apa. Disamping itu biar jelas kebijakan dari Dinas Pendidikan Klungkung  seperti apa, karena mereka para kepala sekolah lah yang lebih mengetahui persoalan ini,” ujar Nyoman Mudita.
 
Kadisdik Klungkung Drs Dewa Gde Darmawan ditemui di ruang kerjanya, Selasa (2/7), menambahkan  bahwa sesuai dengan kebijakan dan instruksi Bupati Klungkung agar jangan ada lagi siswa SD yang tamat tercecer sampai tidak diterima di SMP. ”Semua Kepala Sekolah diharapkan pahami PPDB  sesuai Zona ini, jangan ada siswa sampai tidak mendapatkan tempat di sekolah di Klungkung sesuai arahan Bupati Klungkung,” tandasnya. 
wartawan
Ketut Sugiana
Category

Lomba Gong Kebyar Anak-Anak, Seniman Cilik Jembrana Adu Kreativitas

balitribune.co.id I Negara - Denting gamelan berpadu dengan gerak tari memenuhi panggung Arda Candra Pura Jagatnatha, Negara, sepanjang 16–19 Agustus 2026. 

Para seniman cilik dari lima kecamatan di Kabupaten Jembrana bergantian menunjukkan kemampuan dalam Lomba Gong Kebyar Anak-Anak yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-131 Kota Negara  sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Kreasi Pangan Lokal Buleleng Jadi Ajang Inovasi dan Penguatan Ekonomi

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng mendorong pemanfaatan pangan lokal melalui Lomba Kreasi Pangan Lokal 2026 yang digelar di lapangan parkir timur Kantor Bupati Buleleng, Kamis (20/8/2026). Kegiatan dalam rangkaian Buleleng Festival (Bulfest) ini diikuti 18 peserta dari pelaku usaha kuliner serta pelajar SMA/SMK jurusan tata boga.

Baca Selengkapnya icon click

Mesin Pirolisis Molor Beroperasi karena Teknisi Asing Belum Datang

balitribune.co.id I Semarapura  - Mesin olah sampah berteknologi pirolisis di TOSS (Tempat Olah Sampah Setempat) Centre di Dusun Karangdadi, Desa Kusamba tidak kunjung beroperasi. 

Hal ini lantaran harus menunggu teknisi ahli dari luar negeri, sebelum nantinya mesin tersebut diuji coba dan dioperasikan. Sementara sampah residu yang tidak bisa diolah, saat ini kian menumpuk di TOSS Centre.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Anggaran Daerah Cekak, Pemkab Bangli Tunggu Regulasi Pusat Pengangkatan PPPK Jadi PNS

balitribune.co.id I Bangli - Wacana pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta peralihan PPPK paruh waktu menjadi Penuh Waktu membuat sumringah  para tenaga pendidik di Kabupaten Bangli.  

Baca Selengkapnya icon click

Polres Gianyar Bekali 77 Pelajar Pemahaman AI

balitribune.co.id I Gianyar - Sebanyak 77 siswa SMA, SMK, dan MA di Kabupaten Gianyar mengikuti Training of Trainer (TOT) pemahaman kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang digelar Polres Gianyar, Kamis (20/8/2026). 

Kegiatan yang berlangsung di SMA Negeri 1 Blahbatuh tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian meningkatkan literasi digital pelajar di tengah pesatnya perkembangan teknologi AI.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.