Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

SNSU BSN Fokus pada Pengembangan Ketertelusuran Pengukuran Bidang Pangan

Bali Tribune / Pengukuran di Lab SNSU

balitribune.co.id | DenpasarBadan Standardisasi Nasional (BSN) melalui Deputi Standar Nasional Satuan Ukuran (SNSU) berperan penting dalam memastikan kegiatan pengukuran yang dilakukan di Indonesia tertelusur ke Sistem Satuan Internasional (SI). Pasalnya, dalam era globalisasi dan perdagangan internasional, standar harmonis dan diakui secara internasional sangat penting untuk memastikan produk yang diekspor dan diimpor memenuhi persyaratan yang sama di seluruh dunia. 

Hal tersebut disampaikan Kepala BSN, Kukuh S. Achmad dalam siaran persnya beberapa waktu lalu. SNSU BSN bertujuan untuk mengelola standar ukuran dan memastikan pengukuran yang dilakukan di Indonesia tertelusur ke SI. Kuantitas pangan biasanya diukur berdasarkan massa atau volume, sedangkan kualitas pangan biasanya diukur berdasarkan komposisi kimia dan biologi. "Yang tidak kalah pentingnya adalah suhu dan kelembapan pada saat penyimpanan dan distribusi. Semuanya ini memerlukan berbagai alat ukur dan teknik pengukuran," jelasnya.

Deputi SNSU BSN, Y. Kristianto Widiwardono menyatakan, SNSU BSN saat ini tengah fokus pada pengembangan ketertelusuran pengukuran yang berhubungan dengan bidang pangan. “SNSU BSN telah memiliki laboratorium kimia, biologi, dan radiasi yang nantinya diharapkan dapat memfasilitasi ketertelusuran pengukuran lingkup pangan di Indonesia, baik melalui kegiatan uji profisiensi maupun dalam pengembangan Certified Reference Material (CRM). Pada tahun ini, laboratorium biologi baru saja meluncurkan layanan berupa penyelenggaraan uji profisiensi untuk pengujian produk halal,” jelasnya.

Selain ketiga laboratorium tersebut, SNSU BSN juga memiliki 6 laboratorium lain yang menyediakan ketertelusuran pengukuran melalui layanan kalibrasi, yakni laboratorium kelistrikan dan waktu, laboratorium fotometri dan radiometri, laboratorium akustik dan vibrasi, laboratorium massa, laboratorium panjang, serta laboratorium suhu. 

“Laboratorium SNSU BSN memiliki peralatan canggih dan tenaga ahli yang berpengalaman, sehingga dapat melakukan kalibrasi dengan akurasi yang tinggi," sebutnya.

Kristianto menambahkan, dari laboratorium tersebut, SNSU BSN memiliki 146 layanan pengukuran dan kalibrasi yang telah diakui secara internasional, tercantum dalam Key Comparison Data Base (KCDB) BIPM. “Serta 383 lingkup pengukuran juga telah terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) sesuai SNI ISO/IEC 17025:2017,” terangnya. 

Dengan layanan yang dimiliki, SNSU BSN telah memiliki lebih dari 500 stakeholder, baik dari kalangan industri maupun laboratorium kalibrasi, yang menggunakan layanan kalibrasi SNSU BSN. “Rata-tata, kami menerbitkan 1300-an sertifikat kalibrasi setiap tahun,” imbuh Kristianto.

Bagi stakeholder yang ingin melakukan kalibrasi ataupun mengikuti program uji profisiensi yang diselenggarakan oleh SNSU BSN, dapat mendaftar secara online melalui website sparta.bsn.go.id. SNSU BSN berusaha untuk mendiseminasikan layanan yang dimiliki untuk dapat memfasilitasi kebutuhan ketertelusuran pengukuran di Indonesia. Masyarakat dapat mendapatkan informasi termutakhir terkait layanan SNSU BSN melalui akun media sosial Instagram yaitu @snsubsn.

wartawan
YUE
Category

Kementerian Ekraf Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional

balitribune.co.id I Badung - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) melalui Direktorat Kuliner memfasilitasi jenama lokal dalam ajang internasional Food, Hotel & Tourism Bali (FHTB) 2026. Langkah ini merupakan strategi kunci untuk mendorong produk kreatif Indonesia menembus rantai pasok global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.