Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Soal Bandara Bali Utara, Komala Dewi : Lokasi Dipastikan di Desa Sumberklampok

Bali Tribune / Kepala Bidang Pembangunan Kawasan Strategis Ekonomi, Supartien Komaladewi
balitribune.co.id | Singaraja - Keseriusan pemerintah membangun bandar udara (Bandara) Bali Utara ternyata terus dikebut. Tim dari Kementerian Koordinator (Menko) Bidang perekonomian Bidang Asisten Deputi Penguatan Daya Saing Kawasan, melakukan survei ke calon lokasi bandara Bali Utara di Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak. Survei lokasi diwakili Bidang Pembangunan Kawasan Strategis Ekonomi, dalam sebuah road show untuk kajian pengembangan program prioritas dan integrasi pembangunan superhub Bali-Nusra dan Superhub Sulawesi Utara untuk menunjang keberadaan ibu kota Negara baru di Kalimantan Timur. Selain ke Desa Sumberkelampok, rombongan dipimpin Kepala Bidang Pembangunan Kawasan Strategis Ekonomi, Supartien Komaladewi juga mengunjungi Pelabuhan Gilimanuk-Jembrana dan Pelabuhan Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak.
 
Komala Dewi dalam keterangannya mengatakan, pihaknya datang ke Bali untuk melakukan kajian khusus untuk peningkatan kapasitas superhub Bali-Nusra dan Sulawesi utara. Superhub Indonesia menurutnya ada ditiga titik, selain Bali-Nusra dan Sulawesi utara, superhub utama terdapat di calon ibu kota Negara di Kalimantan Timur.
 
“Keberadaan superhub untuk back up keberadaan ibu kota negara baru di Kaltim dari sisi selatan di Bali-Nusra dan bagian utara di  Sulawesi Utara. Nah, kita sedang melakukan kajian dan identifikasi di Bali-Nusra ini apa yang bisa menjadi trigger mengungkit ke ekonomi,” jelas Komala Dewi, belum lama ini, di Kantor Pelindo 3 Celukan Bawang.
 
Untuk kepentingan itu, Komala Dewi menyebut sudah melakukan survey kesejumlah lokasi diantaranya Pelabuhan penyeberangan Padangbai, Pelabuhan Gilimanuk dan ke lokasi calon bandara Bali Utara di Desa Sumberklampok serta ke Pelabuhan Celukan bawang. Khusus di Pelabuhan Padangbai, tim berkesimpulan diperlukan penataan untuk merapikan lokasi perumahan dengan keberadaan pelabuhan, kurang tertata rapi. Dan ternyata kawasan tersebut memang akan ditata ulang, saat ini tengah dibuat master plannya.
 
“Untuk Pelabuhan Gilimanuk kami baru tahu ternyata pergerakan kapal nomor dua setelah Pelabuhan Merak. Paling tidak Gilimanuk akan secantik Merak dan saat ini tengah dilakukan revisi master plan Pelabuhan Gilimanuk,” jelasnya.
 
Sementara soal Bandara Bali Utara di Desa Sumberkalmpok, Komala Dewi mengatakan, lokasinya dipastikan di Desa Sumberkalmpok dan hal itu sesuai dengan permintaan Gubernur Bali Wayan Koster. Dan lokasi di Sumberklampok menurutnya, cukup bagus dan strategis terlebih secara umum tidak terlihat ada persoalan krusial terutama lokasi yang telah ada penduduk. Hanya saja faktor kesulitan yang dihadapi adalah menyelesaikan persoalan lokasi yang memakan lahan kawasan Taman Nasional Bali Barat (TNBB). Terlebih lahan TNBB yang bakal di caplok untuk bandara seluar 64 hektar.
 
“Persoalan secara adminstrasi harus diselesaikan terlebih dahulu. Karena memang kita tidak ingin memunculkan persoalan dikemudian hari. Jadi yang diselesaikan masalah lahannya karena pada prinsipnya calon bandara di Desa Sumberklampok sudah ada izinnya,” papar Komala Dewi.
 
Dibandingkan dengan lokasi di Desa/Kecamatan Kubutambahan, menurutnya, lokasi di Desa Sumberkalmpok praktis lebih mudah diselesaikan. Jika bandara dibangun di Kubutambahan, Komala Dewi mengatakan, lebih rumit dan akan membutuhkan biaya yang jauh lebih tinggi diandingkan dengan Sumberklampok. Penjelasan terkait dua lokasi rencana bandara, ia mengaku sudah mendapat pemaparan dari Gubernur Bali.
 
“Kendati sudah dikaji cukup lama, biaya pembebasan lahan di Desa Kubutambahan diperkirakan membutuhkan biaya cukup tinggi dan lebih rumit. Sementara di Desa Sumberklampok ada lahan milik Pemprov Bali dan akan lebih mudah diselesaikan. Itu yang disampaikan gubernur,” ucapnya.
 
Terkait lokasi bandara, Komala Dewi mengaku baru mengetahui setelah dilakukan FGD soal bandara bersama Dirjen Perhubungan Udara  Kementerian Perhubungan yang menyampaikan lokasi bandara di Desa Sumberklampok dan bukan di Desa Kubutambahan.
 
“Seluruh proses pembangunan  bandara Bali utara memang mengarah ke Sumberklampok namun prosesnya lebih lanjut kami belum tahu. Apalagi ada permintaan dari Dirjen Planologi Kehutanan, soal perizinan diselesaikan. Prinsipnya boleh (bandara dibangun di Sumberkalmpok) namun seluruh proses harus mengikuti regulasi agar tidak salah administrasi,” tandasnya. 
 
wartawan
CHA
Category

Jenazah PMI Tedy Tiba di Perancak, Kabar Duka Kembali Datang dari Taiwan

Lagi, PMI Asal Jembrana Meninggal di Luar Negeri

balitribune.co.id | Negara - Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Jembrana yang meninggal di luar negeri kini bertambah lagi. Teranyar seorang PMI dilaporkan meninggal di Negara Taiwan. Sedangkan Jenazah PMI, I Komang Tedy Arsa Biantara Putra (24) yang meninggal di Amerika Selatan tiba di rumah duka di Desa Perancak pada Senin (21/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Sekda Karangasem I Ketut Sedana Merta Pimpin Acara Pelepasan ASN dan Pejabat yang Memasuki Purnabakti

balitribune.co.id | Amlapura - Sekda Karangasem, I Ketut Sedana Merta memimpin upacara pelepasan sejumlah pejabat dan ASN di lingkungan Pemkab Karangasem yang sudah memasuki masa purnabakti atau pensiun. Kegiatan pelepasan ini dilaksanakan di Aula Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberda Daya Manusia (BKPSDM) Karangasem, Senin (21/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

ISPA Tembus 800 Kasus di Buleleng, Sekolah Mulai Terapkan Masker

balitribune.co.id | Singaraja - Penyebaran Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) menjadi perhatian di Kabupaten Buleleng. Sejumlah sekolah mulai menerapkan kebijakan penggunaan masker bagi siswa saat berada di lingkungan sekolah. Di tengah kondisi tersebut, Dinas Kesehatan Buleleng juga mewaspadai peningkatan sejumlah penyakit lain, termasuk diare akut dan suspek demam tifoid.

Baca Selengkapnya icon click

Bantah Data di Media Sosial, DLH Tabanan Tegaskan Kualitas Udara Berada di Kategori Sedang

balitribune.co.id | Tabanan - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tabanan meluruskan informasi yang beredar di media sosial mengenai status kualitas udara daerah tersebut yang disebut masuk dalam daftar sepuluh besar kota paling berpolusi di Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polres Tabanan Segera Limpahkan Berkas Kasus Juwuk Legi

balitribune.co.id | Tabanan – Penyidik Satreskrim Polres Tabanan bersiap melimpahkan berkas perkara pengeroyokan pencuri ayam di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti ke Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat.

Pelimpahan tahap pertama tersebut ditargetkan rampung pada pekan ini setelah jajaran kepolisian menuntaskan seluruh rangkaian rekonstruksi atau reka ulang adegan.

Baca Selengkapnya icon click

Curi Uang di Tabanan, Dua Warga Iran Ditangkap di Kuta

balitribune.co.id | Tabanan - Tim dari Polres Tabanan menangkap dua orang warga negara Iran yang sempat mencuri uang pedagang sembako di wilayah Kecamatan Selemadeg belum lama ini. 

Kedua warga negara Iran yang saat ini masih menjalani pemeriksaan di Polres Tabanan itu berinisial MB (47) dan HM (54). Keduanya ditangkap Tim Satreskrim Polres Tabanan pada sebuah penginapan di kawasan Kuta, Badung, pada Minggu (20/9/2026) malam.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.