Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Soliditas Bangsa ini Sedang Diuji

Bali Tribune / Koordinator Relawan Projo Gianyar, M Atam

 

balitribune.co.id | Gianyar - Satu persatu korban berjatuhan. Mulai dari yang suspect, divonis positif hingga korban meninggal dunia.  Apalagi ancaman corona tidak tebang pilih dan mengancam siapa saja yang tidak melakukan langkah antisipasi sejak dini. Corona pun kini sedang  menguji soliditas bangsa ini. Karena itu, Relawan Projo Gianyar  mengajak seluruh komponen Bangsa di Bumi seni untuk bahu-membahu membantu pemerintah mengatasi penyebaran virus corona atau covid-19.

Kepada Bali Tribune, Minggu (29/3) kemarin, Koordinator Relawan Projo Gianyar, Mohammad Atam mengungkapkan,  pemerintah sudah melakukan segala upaya untuk menangani covid-19. Bahkan terakhir, rapid test, pembelian obat dan penyebaran masker sudah didatangkan ke dalam negeri.  “Bangsa ini kini hanya  butuh kerja sama semua pihak, karena tidak semua hal harus ditangani pemerintah. Tidak ada yang tidak bisa dihadapi bangsa ini jika kita semua, pemerintah, masyarakat kerja sama. Soliditas bangsa ini diuji. Presiden Jokowi akan menggerakkan semua kekuatan dan sumber daya dalam menghadapi bencana ini dan kita harus optimis," Ungkap M Atam, Warga Gianyar bersuku Madura ini.

Lanjutnya, sudah saatnya sekarang seluruh warga bersatu melawan pandemi maut ini. Tamu tak diundang itu tidak boleh lama-lama di tanah air  dan terus memakan korban jiwa. Satu-satunya jalan adalah dengan mentaati aturan yang diberlakukan oleh pemerintah. “Cukup tinggal di rumah, hindari keramaian dan tak usah menjadi analis  atau menafsirkan persoalan yang sedang berkembang yang  justru membuat Covid-19 makin merajalela.  Apalagi menjadi penyebar hoaks yang membuat masyarakat semakin panik dan bingung, ujung-ujungnya berusuran dengn aparat penegaka hukum,” paparnya.

Pihaknya pun menyayangkan, karena hingga kini di Gianyar khususnya, masih ada warga yang santai berkumpul dan terus melakukan aktivitas di luar rumah seperti tidak terjadi apa-apa.  Dalam kondisi saat ini,  sebutnya, semua bisa jadi pahlawan perang melawan Covid-19.  Tidak hanya para medis yang berjuang di garda terdepan dengan risiko tinggi terpapar virus. Masyarakat  juga akan menjadi pahlawan hanya dengan tinggal di rumah, kerena hakekatnya telah berperang melawan virus corona, karena  mencegah terjangkitnya virus atau menjangkitkan virus kepada yang lain. “ Mari bersama-sama melawan virus corona agar pergi. Yakni dengan tinggal  di rumah seraya berdoa. Semoga  Bangsa ini segera bebas Covid-19,” pungkasnya.

wartawan
I Nyoman Astana
Category

“Homeless Media” Adaptasi atau Ancaman Demokrasi?

balitribune.co.id | Perdebatan soal “homeless media” sesungguhnya bukan sekadar pertengkaran antara media lama dan media baru. Polemik ini lebih dalam dari itu - Indonesia sedang menghadapi benturan besar antara disrupsi digital dengan standar profesionalisme pers yang selama ini menjadi fondasi demokrasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kasus Scam Tembus 530 Ribu, OJK Perkuat Kolaborasi Indonesia-Australia

balitribune.co.id | Jakarta - Maraknya penipuan digital di sektor jasa keuangan membuat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat kerja sama internasional, termasuk dengan Australia, untuk mempercepat penanganan scam yang kini berkembang lintas negara dan lintas sektor.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BKSDA Bali Gagas Konsep The New Kintamani

balitribune.co.id I Bangli - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali resmi memperkenalkan konsep The New Kintamani sebagai arah baru pengelolaan bentang alam yang adaptif, kolaboratif, dan berkelanjutan. 

Gagasan ini dipaparkan dalam forum konsolidasi di Museum Geopark Batur, Kintamani, Jumat (8/5/2026), yang dihadiri 46 pemangku kepentingan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.