Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Stafsus Presiden Cek Kesiapan Bandara Letkol Wisnu Sumberkima

stafsus
Bali Tribune / BANDARA - Stafsus Presiden Muhammad Qodari didampingi Ketua DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya cek kesiapan Bandara Letkol Wisnu Sumberkima untuk dikembangan menjadi bandara internasional

balitribune.co.id | Singaraja - Kunjungan Staf Khusus Presiden Republik Indonesia, Muhammad Qodari, ke Kabupaten Buleleng membawa harapan baru bagi percepatan pembangunan infrastruktur strategis di Bali Utara. Salah satu yang menjadi sorotan adalah rencana pengembangan Bandara Internasional Bali Utara. Dengan berbagai langkah tersebut, harapan masyarakat Bali Utara untuk memiliki bandara representatif kini semakin terbuka lebar.

Dalam kunjungannya, Qodari meninjau langsung Lapangan Terbang Letkol Wisnu yang berlokasi di Desa Sumberkima, Kecamatan Gerokgak. Peninjauan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kesiapan fasilitas serta potensi pengembangan bandara tersebut.

Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya, menyambut positif kunjungan tersebut. Ia menilai kehadiran Stafsus Presiden menjadi momentum penting untuk memperkenalkan potensi Bali Utara di sektor transportasi udara kepada pemerintah pusat.

"Kami merasa terhormat atas kunjungan Staf Khusus Presiden. Lapangan Terbang Letkol Wisnu adalah bagian yang sangat perlu dipromosikan agar informasinya sampai ke telinga pemerintah pusat melalui Bapak Presiden," ujar Ngurah Arya, Rabu (8/4/2026).

Ia menjelaskan, peninjauan tersebut difokuskan pada kondisi landasan pacu (runway) serta kesiapan lahan penunjang di sekitar bandara. Menurutnya, secara teknis, Letkol Wisnu memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi bandara internasional.

Meski demikian, Arya menggarisbawahi pentingnya sinergi lintas pemerintahan dalam merealisasikan proyek ini. Ia menyebutkan bahwa Stafsus Presiden juga menekankan perlunya keselarasan antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat.

"Beliau menekankan pentingnya keselarasan langkah antara Pemkab Buleleng, Pemprov Bali, dan Pusat. Ini sejalan dengan wacana Gubernur Bali yang sebelumnya sudah menunjukkan respon positif terkait pengembangan bandara di Bali Utara," tambahnya.

Saat ini, skema pengembangan masih dalam tahap pembahasan di tingkat pusat. Namun demikian, Arya berharap komunikasi antara pemerintah daerah dan pusat terus berjalan intensif.

"Kini bolanya ada di pemerintah pusat. Kami berharap Bapak Gubernur dapat terus berkoordinasi dengan Staf Khusus Presiden untuk mematangkan rencana ini," tandasnya.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Bali tengah mematangkan sejumlah aspek teknis terkait rencana tersebut. Salah satunya adalah penyiapan lahan awal seluas sekitar 80 hektar untuk mendukung pengembangan kawasan bandara.

“Untuk tahap awal disiapkan lahan seluas 80 hektar untuk mendukung rencana pengembangan bandara Letkol Wisnu. Tentu akan ada berbagai perubahan besar di sekitar area bandara termasuk kemungkinan relokasi,” ungkap sumber terkait.

Sebelumnya, pengelolaan Bandara Letkol Wisnu telah sepenuhnya diambil alih oleh Pemprov Bali. Bandara yang memiliki luas total sekitar 15 hektar itu sebelumnya merupakan aset bersama antara Pemkab Buleleng dan Pemprov Bali. Pemkab Buleleng  memiliki lahan seluas 2 hektar dan berada di jalur landasan pacu bandara, sedangkan sisanya 13 hektar aset milik Pemprov Bali. Namun saat ini seluruh aset bandara yang memiliki landasan pacu (runway) sepanjang 960 meter telah sepenuhnya diambil alih Pemprov Bali. 

wartawan
CHA
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Badung Mulai Lelang Proyek Perbaikan Pura Pucak Sari Sangeh

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung mulai merealisasikan perbaikan Pura Pucak Sari di Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal, setelah pura tersebut mengalami kerusakan berat akibat tertimpa pohon tumbang pada akhir 2025 lalu. Anggaran yang disiapkan mencapai sekitar Rp10,5 miliar dan kini telah memasuki tahap pelelangan proyek.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Presiden Prabowo Pilih Sapi Bali Asal Baturiti untuk Hewan Kurban Idul Adha 2026

balitribune.co.id I Tabanan -  I Wayan Doni Ardita (36), peternak asal Banjar Anyar, Desa Perean Kangin, Kecamatan Baturiti, tengah diliputi rasa bangga. Sapi Bali hasil peliharaannya kembali terpilih dan dibeli oleh Presiden Prabowo Subianto untuk dijadikan hewan kurban pada hari raya Idul Adha 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.