Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Stigma Negatif Masih Tinggi terhadap Penderita ODHA

Bali Tribune/ Wayan Sumanaya.
balitribune.co.id | Semarapura - Stigma di masyarakat terhadap ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) masih terkesan negatif, bahkan cenderung didiskriminasi. Anggapan itulah yang menyebabkan masih banyak ODHA di wilayah Klungkung belum berani membuka diri, sehingga petugas Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Klungkung kesulitan memberikan pendampingan terhadap penderita HIV/AIDS.
 
Setidaknya dari 470 ODHA di Klungkung baru sekitar 80 orang yang mau terbuka, bahkan ada yang berani menjadi motivator untuk penanggulangan HIV/AIDS. “Stigma negatif terhadap HIV/AIDS masih tinggi, salah satunya saat 2019 lalu ada ODHA yang meninggal dunia, warga tidak berani mendekat mereka duduk jauh di pinggir jalan. Sehingga saya langsung dihubungi oleh masyarakat, karena tahu dan yakin kalau sudah meninggal tidak bisa menularkan HIV/AIDS, saya langsung yang memandikan jenazah yang bersangkutan,” ujar Sekretaris KPA Klungkung I Wayan Sumanaya, Selasa(14/1).
 
Lebih lanjut Sumanaya mengatakan, dari 470 ODHA sedikitnya di bawah 10 orang merupakan dari kalangan PNS, sebagian besar tertular akibat hubungan seks berisiko, namun mereka sudah mau terbuka dan sudah mendapatkan pendampinginan. “Upaya yang kita lakukan untuk menekan kasus baru yakni, sosialisasi tidak melakukan seks berisiko menekan angkat kematian, tidak ada stigma negatif masyarakat dan menekan angka kematian akibat HIV (bukan karena AIDS),” ujarnya.
 
Keterbukaan akan pendampingan itu sangat penting supaya ODHA yang bersangkutan mendapatkan penanganan yang tepat, terutama bagi ibu hamil yang menjadi ODHA pendampingan ini sangat penting agar bayinya bisa diselamatkan dari HIV/AIDS. “Sudah banyak bayi yang bisa diselamatkan, namun dalam sebuah kasus juga ada kita temukan satu keluarga HIV/AIDS. Maka keterbukaan untuk pendampingan ini sangat penting,” ujarnya.
 
Sementara itu pasca penutupan Cafe cafe maupun  tempat protitusi di wilayah eks galian C Klungkung, oleh Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta beberapa waktu lalu, sudah tidak ada lagi PSK yang meminta kondom kepada KPA, maka dipastikan PSK itu sudah tidak ada di Klungkung. “Kalau sebelum ditutup setiap 3 bulan beberapa PSK meminta kondom kepada kami di KPA, sekitar 100 buah selama 3 bulan,” ujarnya. 
wartawan
Ketut Sugiana
Category

Sinergi Berkelanjutan, BPJS Kesehatan dan Kejari Tabanan Perkuat Pengawalan Program JKN

balitribune.co.id I Tabanan - BPJS Kesehatan secara resmi memperbarui sinergi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tabanan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait Penanganan Masalah Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (TUN) pada Senin(13/4). Hal ini merupakan komitmen bersama dalam upaya meningkatkan kepatuhan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pada segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) Badan Usaha di Wilayah Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DPRD Bali dan Kodam IX/Udayana Perkuat Sinergi, Tata Ruang Jadi Sorotan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah pusat mempertegas komitmen menertibkan aset dan tanah terlantar di seluruh Indonesia melalui kebijakan strategis. Langkah ini sejalan dengan terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2025 yang disahkan Presiden Prabowo Subianto, tentang penertiban kawasan dan tanah telantar untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bali Darurat Narkoba, WNA dan Barang Bukti Rp19,8 Miliar Diamankan

balitribune.co.id I Denpasar - Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Polda Bali berhasil mengungkap dua kasus besar dalam waktu berdekatan, yakni penyelundupan narkotika jenis kokain lebih dari 2,5 Kg jaringan internasional serta peredaran narkotika jenis MDMA (ekstasi) 1.284 Butir di wilayah kuta selatan. Dari kedua BB narkotika tersebut mencapai harga hingga 19,8 Miliar Rupiah.

Baca Selengkapnya icon click

Made Arbi, Palang Pintu Timnas U17 Kebanggaan Klungkung

balitribune.co.id I Semarapura - Nama Made Arbi Ananta kini mencuat menjadi icon representasi kebanggaan masyarakat Klungkung di kancah sepak bola nasional. Remaja asal Banjar Batur, Desa Sampalan Klod ini resmi menjadi bagian dari tim definitif Timnas U17 Indonesia yang tengah dipersiapkan untuk dua ajang bergengsi internasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.