Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Stispol Wira Bhakti Menyerahkan Sembako di Buleleng

Bali Tribune / BANTUAN - Stispol bekerjasama dengan Yayasan Let’s Help Bali Covid 19 (Australia) akhir Mei menyerahkan bansos di Dusun Bonagung, Desa Pelapuan, Kecamatan Busungbiu, Buleleng.

balitribune.co.id | Singaraja - Serangan Covid menyebabkan semakin banyak warga Bali jatuh miskin. Untuk itu Stispol Wira Bhakti Denpasar berusaha meringankan beban masyarakat dengan memberikan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat. Stispol bekerjasama dengan Yayasan Let’s Help Bali Covid 19 (Australia) akhir Mei menyerahkan bansos di Dusun Bonagung, Desa Pelapuan, Kecamatan Busungbiu, Buleleng. Inisiator kegiatan itu adalah dosen Stispol, Drs. Dewa Juniasa. MAP.

Waket III Stispol Wira Bhakti Denpasar, Dr. Gung Tien yang hadir pada kesempatan itu mengatakan bahwa bansos ini disampaikan kepada masyarakat yang kurang mampu. “Kebetulan Stispol mendapat kepercayaan dari Let’s Help Bali Australia” katanya. Diharapkan bansos yang disampaikan dapat sekedar meringankan beban masyarakat. Bansos yang diserahkan, agar jangan dilihat dari nilai nominalnya, tetapi dari nilai-nilai kemanusiaan yang terkandung di dalamnya.

Jumlah bansos yang disampaikan sebanyak 80 bungkus. Berisi bahan makanan sehari-hari, seperti : beras, gula, mi, telur, kopi, the, dan minyak goring merk fitri. Masyarakat yang diundang untuk mendapatkan bansos adalah para keluarga veteran, para lansia, dan masyarakat miskin.

Adapun pejabat yang hadir dalam acara itu, antara lain, kepala desa, kepala dusun, babinsa, babinkantibmas, dll. Kepala Desa Pelapuan mengatakan bahwa pihaknya sangat berterima kasih atas inisiatif dari Stispol Wira Bhakti untuk memberikan bansos. Diharapkan di masa depan kedua pihak masih dapat bekerjasama.

Sebelumnya Stispol juga telah memberikan bansos kepada mahasiswa Stispol yang miskin, kepada staf pegawai, dan masyarakat di sekitar kampus. Bansos yang diberikan juga dalam bentuk kursi roda bagi masyarakat yang sakit dan memerlukan.

wartawan
WW
Category

Bupati ​Gus Par Sebut Karangasem ‘Laboratorium Kerukunan’ Melalui Pagelaran ‘Sunaring Jagat’ di Taman Soekasada Ujung

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pesona magis Taman Soekasada Ujung menjadi saksi bisu kemegahan kolaborasi budaya dalam acara Pagelaran Tari "Sunaring Jagat", Minggu (1/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, untuk menegaskan bahwa Karangasem adalah daerah yang terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Baca Selengkapnya icon click

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.