Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

STMIK STIKOM Bali Lepas 262 Wisudawan,STMIKSTIKOM Bali Memenuhi Syarat Jadi Universitas

WISUDA - Ketua STIKOM Bali Dr. Dadang Herman menyalami seorang wisudawan dalam wisuda XXII STIKOM Bali di Nusa Dua, Sabtu, 12 Mei 2018

BALI TRIBUNE - Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Teknik Komputer (STMIK) STIKOM Bali atau biasa disebut dengan STIKOM Bali saja ternyata kini sedang ancang-ancang menuju univeristas. Sebelumnya, dalam berbagai kesempatan wisuda, Pembina Yayasan Widya Dharma Shanti-yayasan yang menaungi STIKOM Bali-Prof. Dr. I Made Bandem, MA mengatakan, pihaknya sudah mengajukan permohonan perubahan status STIKOM Bali dari sekolah tinggi menjadi institut. Namun, setelah semua persyaratan terpenuhi, STIKOM Bali malah diminta menjadi univeristas. Hal itu dilakukan setelah mendengar masukan dari Menteri Ristek dan Dikti Prof. Muhamad Nasir, Ph.D saat mengunjungi STIKOM Bali pada 02 Februari 2018.  

“Perkembangan dan situasi STIKOM Bali sangat memenuhi syarat jadi universitas. Nanti akan ada merger dengan grup STIKOM lain, yakni Politeknik Ganesha Guru dan Politeknik Nasional. Sekarang dalam proses menuju transformasi ke universitas,” jelas Dadang Hermawan, Ketua STIKOM Bali dalam Wisuda ke-22 STIKOM Bali di Nusa Dua, Sabtu,12 Mei 2018.

Sementara itu dalam wisuda kali ini, STIKOM Bali melepas 262 mahasiwa dari dua program pendidikan, yakni Diploma III, Strata I. Rinciannya, 260 sarjana komputer (S.Kom) dan 2 orang ahli madya komputer (A.Md.Kom). Dari 260 sarjana komputer tadi, 164 orang dari Program Studi Sistem Informasi dan 96 orang dari Program Studi Sistem Komputer. 10 orang di antaranya memperoleh dua gelar yakni Sarjana Komputer (S. Kom) dari STIKOM Bali dan Bachelor of Information Technology (BIT)  dari Help University Kuala Lumpur, Malaysia. “Yang membanggakan kami,  dua orang dari STIKOM Bali  lulus  dengan predikat  First Class Honours atas nama Gede Rian Divayana dan Second Upper Honours atas nama Carolina Tania Ryan Wilami, dari semua mahasiswa asing di Help University,” kata Dadang Hermawan.

Dengan demikian,  sejak berdiri pada 10 Agustus 2002 lalu, hingga kini STIKOM Bali meluluskan 4.980 alumni, terdiri dari 4.330 sarjana komputer dan 647 ahli madya komputer. Saat ini, total mahasiswa STIKOM Bali mencapai 6.500 orang.

Dadang Hermawan berharap,  wisuda ini tidak menjadi momentum akhir bagi para alumni. Tetapi menjadi momentum awal untuk belajar yang lebih luas lagi karena akan terjun langsung ke masyarakat, baik sebagai pekerja maupun sebagai pengusaha. Apalagi di era saat ini yang sangat ketat kompetisinya, wisudawan harus terus belajar di mana pun dan kapan pun agar berwawasan luas dan mempunyai skill yang mumpuni. Dengan demikian, setiap kompetisi dan tantangan yang ada dapat dijawab secara positif dan penuh tanggungjawab. “Harapan kami agar para alumni ini dapat bermanfaat bagi dirinya sendiri, keluarga, masyarakat di lingkungan dan bagi bangsa dan negara," harapnya.

"Semua lulusan STIKOM Bali terserap di dunia kerja. Paling lambat 40 hari alumni STIKOM Bali ini sudah diterima atau dapat pekerjaaan atau meciptakan lapangan kerja sendiri. Apalagi, rata - rata setiap hari tiga perusahaan minta alumni STIKOM via surat, email atau datang langsung," demikian Dadang Hermawan menggambarkan larisnya lulusam STIKOM Bali.

Dadang menyebut, dalam mempersiapkan tenaga terampil di bidang IT, STIKOM Bali tidak hanya memberikan materi berupa ketrampilan menguasai dunia teknologi informasi. Namun juga membekali mahassiwa dengan ketrampilan soft skill sebagai penyeimbang, seperti mata kuliah keagamaan, kewiraan, Pancasila dan etika profesi. Sebab,  tantangan yang ada di dunia profesional bukan hanya kompetisi, namun juga tantangan lain yang sifatnya negatif. “Perkembangan IT seperti pisau bermata dua. Di STIKOM Bali, untuk mencegah penyalahgunaan IT, ada mata kuliah agama, mata kuliah etika profesi dan Pancasila serta kewiraan,” jelas Dadang Hermawan.

Pada kesempatan tersebut, Prof. Dr. Made Bandem MA memaparkan beberapa prestasi mahasiswa STIKOM Bali belakangan ini. Antara lain,  menjadi juara lomba aplikasi  Asian Games 2018 karena menciptakan aplikasi Games Conect sehingga mahasiswa tersebut diundang ke Swedia sebagai hadiah. Aplikasi tersebut memberikan semua informasi tentang Asian Games 2018, seperti jadwal pertandingan, tempat pertandingan, harga tiket, hasil pertandingan, tempat penginapan dan sebagainya. Mahasiswa STIKOM Bali juga menjuarai starting LINE di Jakarta sehingga diundang ke kantor [usat LINE di Tokyo, juga sebagai hadiah. Terakhir tiga mahasiswa STIKOM  Bali yang meciptakan  prototype digitalisasi koperasi  menjadi juara favorit  dalam ajang Informatics and IT Festival Arkavidia  2018 di ITB Bandung.

wartawan
Redaksi
Category

Kodam IX/Udayana Gelar Rapim TA 2026, Perkuat Sinergi TNI dan Rakyat Wujudkan Sishankamrata Bali Nusra

balitribune.co.id | Mangupura – Dalam upaya memperkuat sistem pertahanan semesta di wilayah Bali Nusra, Kodam IX/Udayana menyelenggarakan Rapat Pimpinan (Rapim) TA 2026 dengan mengusung tema “Kodam IX/Udayana Hadir Untuk Rakyat Mewujudkan Sishankamrata Menuju Indonesia Maju.” Kegiatan strategis ini berlangsung di Balai Budaya Girinata Mandala, Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung, Rabu (18/2/2026), yang dipimpin langsung oleh Pangdam IX/Udayana

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hadiri Karya di Pura Dalem Jambe Kapal, Bupati Adi Arnawa Tekankan Pengelolaan Sampah Mandiri dan Program Pendidikan Gratis

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri rangkaian upacara Nyakap Karang, Melaspas, dan Mendem Pedagingan di Pura Dalem Jambe, Banjar Adat Panglan Baleran, Kelurahan Kapal, Selasa (17/2). Kehadiran Bupati didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pelestarian adat dan budaya di gumi keris.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ketupat, Barongsai dan Canang, Cerita Akulturasi Alami Umat Tionghoa di Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Ribuan umat keturunan Tionghoa merayakan Tahun Baru Imlek 2577 di Kong Co Bio Tabanan dengan suasana akulturasi budaya Bali yang kental melalui penggunaan sarana canang dalam persembahyangan.

Selain dupa dan kue keranjang, kehadiran ornamen serta sesaji khas lokal ini menjadi simbol keharmonisan tradisi leluhur Tionghoa dengan budaya Hindu di Kabupaten Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click

Warga Tionghoa Buleleng Pusatkan Imlek di Klenteng Ling Gwan Kiong

balitribune.co.id | Singaraja - Warga etnis Tionghoa di Kabupaten Buleleng merayakan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang dipusatkan di Klenteng Ling Gwan Kiong, Singaraja. Sejumlah rangkaian acara digelar sebelum dilaksanakan sembahyang tutup tahun dan melepas Tahun Ular oleh pengurus Tempat Ibadah Tri Dharma (PTITD) Ling Gwan Kiong dan Seng Hong Bio.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.