Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sudah Dilengkapi Fasilitas, Lapangan Futsal Belum Difungsikan

Bali Tribune/ Lapangan futsal Pemkab Jembrana hingga kini belum bisa difungsikan.
balitribune.co.id | Negara - Dua tahun sejak dimulainya pembangunan lapangan futsal Pemkab Jembrana, hingga kini venue ini belum bisa difungsikan. Kendati sejumlah sarana futsal telah terpasang di dalamnya, namun pembangunan gedung megah tersebut ternyata penggarapannya masih belum rampung. Padahal ditargetkan sudah dapat dipergunakan tahun 2018 lalu.
 
Hingga memasuki pertengahan 2019, proyek lapangan futsal di Jalan Mayor Sugianyar 1, Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan Jembrana ini juga belum rampung. Padahal bangunan yang terletak di sebelah barat Rumjab Bupati Jembrana tersebut telah dimulai penggarapannya sejak akhir 2017.
 
Berdasarkan informasi, lapangan yang merupakan proyek Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora) Jembrana itu ditarget rampung tahun 2018.
 
Pantauan di lokasi, kemarin tampak bangunan utama lapangan futsal yang digarap secara bertahap itu sudah jadi. Bahkan di dalamnya sudah dilengkapi karpet maupun gawang serta instalasi listrik. Namun penggarapan lapangan futsal tersebut kini belum finishing.
 
Kendati berdasarkan informasi akan dirampungkan sebelum memasuki akhir tahun ini,  namun lapangan futsal yang sudah cukup lengkap itu dan gedungnya tinggal dicat, tampak belum ada tanda-tanda dilanjutkan finishingnya.
 
Kadis Dikpora Jembrana, Ni Nengah Wartini, saat dikonfirmasi, mengakui kendati fisik lapangan futsal memang sudah rampung, namun saat ini pengerjaannya belum sampai finishing. Untuk finishing terhadap lanjutan proyek itu sudah dianggarkan pada APBD Jembrana 2019 sehingga dipastikan tinggal dikerjakan saja.
 
“Kegiatan finishingnya melalui PL (Penunjukan Langsung). Yang pasti sudah akan dirampungkan tahun ini, dan nanti tinggal diresmikan,” ujarnya.
 
Ia menyatakan lapangan futsal milik Pemkab Jembrana itu setelah seluruh pengerjaannya rampung, nantinya akan dikelola oleh Bidang Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora) pada Dinas Dikpora Jembrana.
 
Kendati sesuai rancangan awal, pemanfaatan lapangan futsal itu akan diberikan secara gratis untuk masyarakat, namun diakuinya tidak menutup kemungkinan  juga akan disewakan untuk kegiatan yang bersifat komersial. “Peruntukannya lebih untuk masyarakat. Kalau ada komersial ya kita sewakan,”  imbuhnya.
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Belanja Gianyar Rp4,3 Triliun, Pendapatan  Rp3,4 Triliun

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Kabupaten Gianyar mengajukan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan defisit mencapai Rp921,956 miliar lebih.

Rancangan tersebut disampaikan Bupati Gianyar I Made Mahayastra melalui Pengantar Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna DPRD Gianyar, Senin (7/9), di Ruang Sidang Utama DPRD Gianyar. Rapat dipimpin Ketua DPRD Gianyar I Ketut Sudarsana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Huma Cafe Kebobolan Lagi, Barang Berharga Dikuras Maling

balitribune.co.id I Gianyar - Pengusaha di Kabupaten Gianyar kembali dibuat resah oleh aksi pencurian. Huma Cafe di Kecamatan Tegallalang bahkan harus mengalami kejadian serupa untuk kedua kalinya. Kali ini,  pelaku tidak hanya membawa kabur sejumlah barang berharga, tetapi diduga sempat mengacak-acak sistem keamanan kafe untuk memuluskan aksinya.

Baca Selengkapnya icon click

Rekayasa Lalin Ubud Belum Optimal, Dishub Gianyar Turunkan Skenario Anyar

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah dua pekan Rekayasa Lalin tahap II diterapkan, ternyata belum efektif meratakan volume kendaraan di kawasan Ubud. Mulai, Selasa ( 8/9/2026) Dinas Pehubungan ( Dishub) Gianyar kembali turunkan  skenario anyar. Dalam Rekayasa Tahap III ini,  Jalan Raya Ubud dari Catus Pata hingga simpang Patung Arjuna satu jalur keluar Ubud dan  Pangosekan dari simpang Pertamina  menuju Ubud.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terdeteksi Terlibat Judol dan Pinjol, Puluhan Warga Buleleng Kehilangan Hak Penerima Bansos

balitribune.co.id I Singaraja - Sejumlah warga Buleleng terpaksa kehilangan hak penerimaan bantuan sosial (Bansos) setelah mereka ditemukan terlibat dalam permainan judi online (judol). Tidak hanya itu, beberapa diantaranya juga terpaksa dicoret dari daftar penerima bansos akibat terdeksi penerima pinjaman online (pinjol). Hal itu diungkap Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.