Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sukawati Garap Sungai dan Jembatan jadi Objek Wisata

Bali Tribune / Jembatan Oranye, salah satu tawaran berwisata dan selfie di area joging trek Jalan Usaha Tani Banjar Gelumpang, Sukawati.

balitribune.co.id | Gianyar - Meski nasib Pariwisata belum mendapat kejelasan di tengah paparan Covid-19 yang semakin mengganas ini, masyarakat Gianyar tetap optimis. Bahkan jeda Pandemi ini pun di dijadikan momentum menggali potensi daerahnya untuk dijadikan alternatf objek wisata baru. Demkian halnya dengan kreativitas warga Banjar Gelumpang, Desa/Kecamatan Sukawati, jalur Jogging Track di areal persawahan dan sungai pun kini disulap menjadi tempat foto-foto.

Penataan areal jogging track, jembatan, hingga sungai itu sebagai langkah menuju kawasan desa wisata desa setempat. Lokasi tersebut menjadi spot selfie bagi kalangan muda. Salah satunya adalah yang dikenal dengan jembatan oranye. “Ada jembatan oranye dan rumah pohon sebagai daya tarik. Sedangkan setiap hari Jumat ada lansia senam dengan jumlah 20 orang di halaman jogging track,” ungkap Perbekel Desa Sukawati, I Dewa Gede Dwi Putra, Senin (14/9).

Lantaran masih situasi pandemi, pelaksanaan senam lansia dan yoga desa berpedoman pada protokol kesehatan. Diantaranya pola hidup bersih sehat, memakai masker, jaga jarak. “Di setiap sudut strategis kami pasang spanduk imbauan protokol kesehatan,” tegasnya.

Dengan tambahan jembatan oranye, jalur joging trek bertambah panjang 600 meter ke selatan. Di antara tebing-tebing batu, mengalir aliran sungai. Kedepan diproyeksikan akan dijadikan wisata air, semisal kano atau mini ban. “Di atas sungai, pengunjung bisa menikmati tracking,” imbuhnya.

Sedangkan dibukanya akses jalan usaha tani sebagai joging track dan objek wisata, diharapkan mampu membangkitkan perekonomian masyarakat setempat. “Saat ini, di joging trek sudah ada 3 warga yang buka warung. Karena animo masyarakat untuk olah raga dan wisata cukup tinggi,” jelasnya.

Jalan usaha tani ini dilengkapi dengan 5 spot selfie, 3 bale bengong, serta 5 set tempat duduk yang dianggarkan melalui dana Desa. “Tujuan awalnya adalah memperbaiki jalan usaha tani di wilayah Sukawati. Karena kondisinya memang rusak, sempit dan becek saat musim hujan. Namun setelah kita survei, ternyata jalan ini berpotensi dikembangkan sebagai tempat olahraga sekaligus objek wisata baru. Terlebih, Desa Sukawati saat ini sedang melangkah menjadi Desa Wisata,” pungkasnya.

wartawan
I Nyoman Astana

Arus Balik Lebaran di Padang Bai Padat, Penumpang Mengeluh Tidak Dapat Tempat Duduk di Atas Kapal

balitribune.co.id I Amlapura - Arus balik di Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, pada H+3 Lebaran berlangsung padat, Selasa (24/3/2026). Sejumlah penumpang kapal dari Pelabuhan Lembar, Lombok yang tiba di Padang Bai bahkan mengaku sampai tidak mendapatkan tempat duduk diatas kapal sehingga mereka harus menyewa atau membeli tikar dengan harga yang cukup mahal.

Baca Selengkapnya icon click

Data Internal Buktikan Nol Tunggakan, Perumda Sanjayaning Singasana Luruskan Informasi Liar di Media Online

balitribune.co.id | Tabanan – Beredarnya informasi di salah satu media online yang mengaitkan Perumda  Sanjayaning Singasana dengan dugaan keterlibatan dalam pengelolaan SPPG/MBG di Kabupaten Tabanan, termasuk narasi mengenai tunggakan pembayaran bahan pokok hingga tekanan keuangan perusahaan, mendorong manajemen Perumda  angkat bicara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mudik Sisakan Tumpukan Sampah di Kargo Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Arus mudik yang baru saja usai, menyisakan persoalan pelik di pintu gerbang Pulau Bali. Puluhan kilometer antrean kendaraan tak hanya meninggalkan jejak lelah, tetapi juga “warisan” berupa tumpukan sampah yang terkumpul kawasan Terminal Kargo hingga jalan-jalan lingkungan di Kelurahan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Truk Sejauh 7 Meter, Nenek Meninggal di Tempat

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang nenek berusia 77 tahun, Ni Nengah Wasti, di Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan meninggal dunia di tempat setelah tertabrak dan terseret truk sejauh tujuh meter pada Senin (23/3/2026) pagi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah menyeberang jalan di kawasan permukiman penduduk, tepatnya di lingkungan Banjar Bantiran Kelod, sekitar pukul 05.30 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.