Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sumber Air Baku Mulai Kritis, Pelanggan Diminta Buat Penampung Air

Bali Tribune / KRITIS - Jajaran Direksi PDAM Denpasar saat memberikan penjelasan terkait adanya penurunan sumber air baku di IPA Belusung, Rabu (29/4).
Denpasar - Debit air yang digunakan sebagai bahan baku oleh Perumda Air Minum Tirta Sewaka Dharma Denpasar mulai mengalami penurunan.  Bahkan, sumber air baku dari Tukad Ayung disebut telah kritis. Tingkat kekeruhan sumber air baku yang akan diolah di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Belusung ini cukup tinggi, dimana material lumpur dan pasir telah mencapai 40 persen. 
 
Hal ini diakui Direktur Teknik Perumda Air Minum Tirta Sewakadharma Denpasat, I Putu Yasa ditemui di Denpasar, Rabu (29/4). Dikatakan, instalasi Pengolahan Air (IPA) Belusung saat ini sedang mengalami kendala.
 Hal ini diakibatkan kondisi air di Tukad Ayung yang mulai kritis dan debitnya menurun. "Di Tukad Ayung, ada air, tapi debitnya menurun. Selain itu, tingkat kekeruhannya juga tinggi. Ini karena  pembangunan Bendungan Sidan sedang dilaksanakan, dimana pukul 04.00 sampai pukul 08.00 buang hasil pengerukan sehingga warna airnya coklat," katanya.
 
Dikarenakan kekeruhannya tinggi, sehingga untuk memisahkan air dengan lumpurnya pun sulit. Menurutnya, kondisi air di Tukad Ayung ini terdiri atas 40 persen lumpur dan pasir, sementara air hanya 60 persen. "Kalau dulu persentasenya 20 persen lumpur dan pasir sementara air 80 persen, kalau sekarang lumpur dan pasir sudah 40 persen, sehingga terjadi penurunan sumber baku," katanya.
 
Selain terjadi kendala di IPA Belusung, kata Putu Yasa, saat ini juga perbaikan karet bendung yang robek di Tukad Petanu juga belum kunjung selesai.
Padahal sebelumnya dijanjikan perbaikan ini bisa selesai seminggu.
 
Yasa mengatakan, sampai saat ini perbaikan ini masih tetap dilakukan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida.
 
"Perbaikannya dikatakan selesai satu minggu, namun sampai saat ini belum selesai. Untuk mengantisipasi agar air tetap bisa masuk ke pengolahan, maka kami membuat kisdam agar bisa mengalirkan air ke Denpasar khususnya Denpasar Barat," katanya.
 
Selain itu, masalah lain yang dihadapi yakni kapasitas air yang diberikan juga menurun yakni hanya 50 liter perdetik. "Hal ini pasti akan membuat pengaliran air di Denpasar terganggu," katanya.
 
Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Sewakadharma Denpasar, IB Arsana mengaku dengan kondisi seperti ini pihaknya meminta kepada masyarakat yang berlangganan PDAM Denpasar untuk membuat penampungan air.
 
"Kami minta masyarakat membuat penampungan air. Sehingga jika ada gangguan masih ada air. Minimal satu kubiklah kapasitasnya, jika mati satu dua jam masih bisa diatasilah, apalagi dengan Covid-19 ini," katanya.
 
Selain itu, jika masyarakat kesulitan air, bisa menghubungi call center PDAM Kota Denpasar. Pihaknya telah menyiapkan tiga mobil tangki untuk mendistribusikan air ke rumah warga. "Terpenting mengingat adanya penurunan debit sumber air baku tentu berimbas pada gangguan pelayanan kepada pelanggan. Untuk itu kami harapkan, masyarakat dapat membantu kami untuk dapat membuat penampung air sehingga ketika terjadi  gangguan, masih ada cadangan air yang bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari di rumah," tandasnya.
wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Resmi Diluncurkan, Gilimanuk Jadi Titik Utama Proyek PLTS 100 GWp

balitribune.co.id | Negara - Pemerintah resmi meluncurkan Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt peak (GWp) sebagai salah satu langkah strategis mempercepat terwujudnya swasembada dan kedaulatan energi nasional. Peluncuran program tersebut ditandai dengan groundbreaking sejumlah proyek PLTS, termasuk di Gilimanuk, Bali, Selasa (25/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Kemarau Melanda, Petani Tabanan Biarkan Sawah Menganggur

balitribune.co.id | Tabanan - Sejumlah petani di Kabupaten Tabanan terpaksa membiarkan sawah mereka menganggur atau bero akibat terpaan kemarau panjang yang memicu kekeringan.

Hal ini dilakukan sejumlah petani di beberapa subak lantaran seretnya pasokan air irigasi yang mengalir ke kawasan pertanian mereka. Hingga pertengahan Agustus 2026, fenomena tanah terbengkalai ini melanda puluhan hektare lahan di beberapa wilayah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pegadaian Cabang Rasanae Salurkan Bantuan Rp275 Juta untuk Pembangunan Jembatan Raba Sa’u Desa Mawu

balitribune.co.id | Bima - Harapan masyarakat Desa Mawu Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk memiliki akses jembatan yang lebih layak kembali mendapat perhatian. Melalui program Pegadaian Peduli, PT Pegadaian (Persero) Cabang Rasanae menyalurkan bantuan senilai Rp275 juta untuk mendukung pembangunan Jembatan Raba Sa’u, Desa Mawu. Pembangunan jembatan tersebut menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat setempat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Semarak Merah Putih di Desa BRILiaN Angseri, BRI Hadir Bersama Rakyat dan Dorong Ekonomi dari Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, BRI Region 17 Denpasar menggelar kegiatan Semarak Merah Putih Kemerdekaan di Desa BRILiaN Angseri, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali, Sabtu (22/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Tingkatkan Keterampilan Masyarakat, Dinas Koperasi UMKM dan Tenaga Kerja Tabanan Gelar Pelatihan Pembuatan Roti dan Kue

balitribune.co.id | Tabanan - Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Tenaga Kerja Kabupaten Tabanan resmi membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi Program Pendidikan dan Pelatihan Vokasi Tahun Anggaran 2026 yang bertempat di UPTD BLK Tabanan pada Rabu, (26/8/2026). Pada angkatan ini, pelatihan difokuskan pada keahlian pembuatan roti dan kue. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.