Survei Pohon Rawan, BPBD Dapati Buruh Tertimbun Tembok | Bali Tribune
Diposting : 16 December 2021 04:13
ATA - Bali Tribune
Bali Tribune/ EVAKUASI - Petugas mengevakuasi I Nyoman Putra, korban tertimpa tembok, Selasa (15/12/21).

balitribune.co.id | Gianyar - Jika tidak ada petugas BPBD yang sedang melakukan survei pohon rawan tumbang, entah apa yang akan terjadi pada I Nyoman Putra (35). Buruh bangunan asal Datah Karangasem itu didapati dalam kondisi tidak berdaya. Posisi tertimbun tembok di sebuah proyek bangunan rumah kos di Banjar Puseh, Desa Batubulan Kangin, Sukawati, Gianyar, Rabu (15/12/2021).

Dari keterangan yang diterima Bali Tribune, pagi itu sekitar pukul 8.30 Wita, petugas BPBD Gianyar bersama Perbekel Desa Batubulan Kangin sedang melakukan survei pohon yang akan ditebang karena rawan tumbang. Pada saat itu, ada laporan warga jika ada kejadian tembok roboh di sebuah proyek bangunan rumah kos yang tak jauh dari lokasi survei. Petugas BPBD dengan instingnya langsung ke lokasi untuk memastikan akibat yang ditimbulkan.

Hingga di lokasi, seorang buruh didapati tertimbun  dalam kondisi tidak berdaya. Dengan cepat, petugas berusaha mengeluarkan korban yang masih bernafas itu, langsung dievakuasi ke RSU Primagana, Batubulan. "Kami kebetulan sedang dekat dengan lokasi tersebut, soerang buruh kami dapati tertimpa tembok. Kami langsung melakukan penyelamatan," ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik, BPBD Gianyar I Gusti Ngurah Dibya Prasesta.

Perbekel Batubulan Kangin I Wayan Alit Putra Atmaja juga membenarkan posisinya yang tidak jauh saat menerima informasi tembok roboh tersebut. Pihaknya tidak mengetahui kronologi kejadian hingga buruh bisa tertimpa tembok. DIduga bagian dasar tembok tidak kuat. "Pemilik proyek sudah kami hubungi dan sekarang sudah di rumah sakit untuk mengurus segala sesuatunya,” tuturnya.

Sementara korban yang sempat pingsan disebutkan sudah sadarkan diri. Akibat luka yang dideritanya, korban mendapatkan sejumlah jaritan di kepala.  "Orangnya sudah sadar, saat perlu jaritan di kepala. Sudah dilakukan pemeriksaan dengan scan untuk memastikan tidak ada luka dalam," tegasnya.

Hukum & Kriminal

Terpopuler