Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

SVF 2018 Luncurkan Buku Sanur Merawat Tradisi Ditengah Modernitas

BUKU - Peluncuran buku Sanur untuk menjaga keseimbangan

BALI TRIBUNE - Ajang Sanur Village Festival (SVF) 2018 telah diawali dengan sejumlah rangkaian kegiatan salah satunya peluncuran buku "Sanur Merawat Tradisi Ditengah Modernitas" pada Minggu malam (19/8) di Griya Santrian Sanur, Denpasar. Ketua Yayasan Pembangunan Sanur dan Ketua Panitia SVF 2018, Ida Bagus Gede Sidharta Putra yang juga penulis buku Sanur Merawat Tradisi Ditengah Modernitas menyatakan, buku yang diterbitkan tersebut menjelaskan tentang potensi pariwisata dan ekonomi Desa Sanur. "Melalui buku ini kita ingin menyampaikan pesan untuk bersama-sama menjaga keseimbangan Sanur. Yayasan Pembangunan Sanur punya motto "Sanur Kami Sanur Kita," kata pria yang akrab disapa Gusde ini. Sanur kata dia dibangun sesuai dengan karakter dan keinginan masyarakatnya. Bahkan Desa Sanur ini selalu menerima siapa saja yang berkunjung. Maka tidak sedikit yang datang ke Sanur dengan tujuan untuk berwisata atau liburan dan melakukan invetasi. Sehingga di dalam buku "Sanur Merawat Tradisi Ditengah Modernitas" tersebut juga mengulas terkait potensi bisnis/investasi di Sanur. Destinasi Sanur dikatakan Gusde memiliki karakter yang kuat dengan tradisi dari turun-temurun. "Buku ini mengulas semua tentang Sanur dengan nilai tradisi yang kuat artinya siapapun yang datang ke slSanur agar menjaga tradisi ini. Sedangkan untuk bisnisnya kita bekerjsama sesuai dengan aturan-aturan yang ada. Inilah yang dikawal yayasan," bebernya. Dalam menjaga keseimbangan Sanur kata Gusde telah dibuktikan dengan tidak hanya mengejar jumlah/kuantiti sehingga melatarbelakangi adanya aturan-aturan tentang pembangunan dan pembuatan akomodasi. "Intinya kami tetap ingin menjaga keseimbangan sesuai karakter masyarakat Sanur dengan tradisinya. Disatu sisi ini akan menjadi kekuatan ekonomi dalam hal ini adalah pariwisata budaya," terang Gusde. Lebih lanjut dia mengatakan saat konferensi pers SVF 2018, Senin (20/8) di Sanur, Denpasar, event ini masuk 10 besar festival terbaik Kementerian Pariwisata. Tahun ini SVF kembali digelar pada 22-26 Agustus 2018 di Pantai Matahari Terbit yang akan dimulainya digitalisasi layanan publik. Boost Sanur Village Festival 2018 mengangkat tema "Mandala Giri" yang merupakan sebuah semangat pemikiran untuk memusatkan perhatian kembali kepada Gunung Agung. "Karena ketika aktivitas vulkanik Gunung Agung meningkat pada November 2017 dan berulang kali erupsi hingga saat ini adalah kenyataan yang memberikan refleksi dalam hal kemanusiaan, persaudaraan dan pendekatan terhadap alam," katanya.

wartawan
Ayu Eka Agustini

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Ajak Seluruh Stakeholder Jaga Keamanan, Kondusifitas dan Kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga keamanan, kondusifitas dan kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 Tahun 2026. Rangkaian tersebut dimulai dari Pelaksanaan Prosesi Makiyis/Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, Nyepi dan Ngembak Geni.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati ​Gus Par Sebut Karangasem ‘Laboratorium Kerukunan’ Melalui Pagelaran ‘Sunaring Jagat’ di Taman Soekasada Ujung

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pesona magis Taman Soekasada Ujung menjadi saksi bisu kemegahan kolaborasi budaya dalam acara Pagelaran Tari "Sunaring Jagat", Minggu (1/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, untuk menegaskan bahwa Karangasem adalah daerah yang terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.