Tabrak Tiang Listrik Tumbang, Pemotor Tewas Ditempat | Bali Tribune
Bali Tribune, Sabtu 16 Oktober 2021
Diposting : 22 June 2021 19:44
PAM - Bali Tribune
Bali Tribune / Tiang jaringan kabel listrik yang tumbang di Banjar Taman Batuagung hingga mengakibatkan seorang pemotor meninggal dunia.

balitribune.co.id | Negara - Hujan deras yang terjadi pada Senin (21/6) malam menyebabkan musibah. Kali ini satu tiang kabel jaringan listrik tumbang menutupi ke badan jalan. Akibatnya seorang pemotor tewas ditempat setelah menabrak tiang listrik yang menutupi badan jalan ini.

Wilayah Jembrana Senin malam diguyur hujan deras yang menyebabkan satu tiang kable jaringan listrik tumbang menutupi badan jalan desa di Banjar Taman, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana. Selain mengakibatkan listrik dipermukiman warga padam, tumbangnya tiang listrik ini juga menyebabkan seorang pemotor tewas ditempat. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan  lalulintas out of control (OC) ini di ruas jalan Patih Jelantik ini ini terjadi sekitar 23.15 Wita.

Kecelakaan ini diketahui setelah dua orang warga Ida Bagus Ariadnyana (30) asal Banjar Petanahan dan Ida Bagus Parwata (59) asal Banjar Taman melihat ada percikan api di jalan. Setelah keluar rumah, diketahui percikan api terjadi karena adanya tiang listrik yang terpasang di seberang jalan roboh. Tiang listrik tersbut didapati dalam kondisi melintang dengan posisi ujung tiang di sebelah timur jalan. Berselang lima menit, keduanya melihat dari arah selatan melintas sebuah motor.

Pemotor tersebut melaju pada jalan lurus disertai tanjakan landai serta situasi gelap. Pengendara motor Honda Vario No Pol DK-4931-ZP diduga tidak melihat dan memperhatikan tiang listrik yang roboh melintang ke timur. Pemotor yang diketahui bernama I Gst Ngr Andika Bintang Maharta (17) asal Banjar Palungan Batu, Desa Batuagung membentur tiang listrik hingga jatuh di badan jalan. korban terjatuh sekitar 15 meter sebelah utara tiang listrik dengan posisi tubuh miring ke selatan.

Sedangkan motor yang dikendarainya bergerak oleng ke kanan hingga jatuh di got di sisi timur jalan. Korban terjatuh sekitar 15 meter sebelah utara tiang listrik dengan posisi tubuh miring menghadap keselatan. Sedangkan motor korban  masuk got sisi timur menghadap Utara sekitar 25 meter dari tiang listrik. Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP I Dewa Ariana dikonfirmasi Salasa (22/6) mengatakan korban mengalami luka-luka di sejumlah bagian tubuhnya dan pendarahan dari kedua hidung.

“Korban meniggal dunia di tempat kejadian” ujarnya. Tiang listrik tersebut sebelum kejadian diketahui kondisinya sudah miring dikarenakan dibawah merupakan tanah sawah dan disampingnya merupakan saluran irigasi. "sebelum kejadian memang tiang listrik tersebut sudah dalam keadaan miring dan ini kedua kalinya sebelumnya diutara lokasi kejadian pernah terjadi tiang listrik roboh," ujar warga sekitar, I Wayan Ardika. Kejadian tiang listrik tumbang ini merupakan yang keduakalinya di sekitar lokasi yang sama.

Sementara itu pihak PLN ULP Negara dikonfirmasi melalui Bagian Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lingkungan (K3L) Arif mengatakan mengakui salah satu dari tiang listrik roboh setelah air menggerus tanah dilokasi. Pihaknya mengakui tidak bisa memantau begitu banyaknya jaringan di Jembrana. "Saya berharap masyarakat juga membantu menginformasikan jika ada tiang yang miring agar segera menginformasikan kepada kami agar segera ditindak agar tidak kejadian tadi malam terulang lagi” jelasnya.

"Rencananya kami ke rumah korban dan kalau bisa ada saksi juga siapa tahu melihat kejadian tersebut tadi malam biar kita bisa laporkan ke PLN Bali dan pusat. Dari kejadian ini dari PLN berharap ada perbaikan dari sisi jaringan dan kami juga menginformasikan kepada masyarakat agar peduli dengan jaringan PLN. Kami juga akan cek ke jaringan. Jadi tiang listrik yang mana miring pokoknya Minggu ini akan dilakukan perbaikan agar tidak terulang kembali kejadian tersebut," tandasnya.