Tabrakan beruntun, Satu Mobil Bank Diamankan | Bali Tribune
Bali Tribune, Senin 21 September 2020
Diposting : 28 July 2020 15:24
Khairil Anwar - Bali Tribune
Bali Tribune / TABRAKAN - Tabrakan beruntun terjadi di trafick Light (TL) jalan Sudirman, Seririt, Selasa (28/7)
balitribune.co.id | SingarajaPeristiwa tabrakan beruntun terjadi di trafick Light (TL) jalan Sudirman, Seririt, Selasa (28/7) sekitar pukul13.30 wita. Akibat peristiwa itu satu mobil alami kerusakan parah sedang tiga lainnya alami kerusakan ringan. Satu mobil milik sebuah bank diduga berisi uang langsung diamankan ke Polsek Seririt.
 
Warga sekitar TKP mengaku cukup kaget mendengar suara tabrakan cukup keras. "Suaranya sangat keras saya kira ada gempa," ujar Farid warga setempat.
 
Peristiwa itu berawal dari iring-iringan mobil dari arah timur menuju barat. Tepat di TKP dan lampu TL sedang berwarna merah, sebuah truk tronton no Pol DK 8484 UG yang berada paling belakang, tiba-tiba menyeruduk cukup kuat tiga mobil didepannya. Akibatnya, terjadi tabrakan cukup keras. Mobil truk engkel DK 8489 PW dikemudikan Nyoman Sarjana (48) warga Desa Tingatinga, Kecamatan Gerokgak yang berada didepan tronton, menyeruduk Toyota Avanza no Pol AE 1481 F yang diekmudian oleh Riyan (40) asal Madiun-Jawa Timur dan menyundul mobil isuzu Panther milik sebuah bank yang langsung diamankan ke Polsek Seririt.
 
"Mobil depan saya (truk engkel) tiba-tiba berhenti mendadak tanpa peringatan dan lampu remnya tidak menyala," ungkap Kadek Susila (50) sopir Truk Tronton asal Desa Penyabangan.
 
Sementara Nyoman Sarjana mengaku mobil yang dikemudikannya sudah dalam posisi diam namun tiba-tiba ditabrak dari arah belakang.
"Padahal saya sudah dalam posisi berhenti. Sejak dari jalan saya perhatikan truk dibelakang saya mengeluarkan  suara rem angin cukup keras," ujarnya.
 
Sedangkan mobil Avanza yang dikemudikan Riyan mengalami kerusakan cukup parah. Selain bagian depan penyok dan memecahkan bagian radiator mesin, kaca bagian belakang juga pecah berantakan.
 
"Saya sudah dalam posisi diam karena lampu merah dan ditabrak cukup keras. Terpaksa kepulangan saya ke Madiun tertunda," keluhnya.
 
Beberapa saat usai tabrakan beruntun, anggota Bhabinkamtibmas Seririt serta Babinsa Koramil Seririt tiba di TKP dan mengamankan situasi sebelum anggota Lantas Polsek Seririt datang mengambil alih kendali lapangan.
 
"Tadi satu mobil terpaksa kita geser ke Polsek (seririt) mengingat mobil itu milik bank yang diduga berisi uang kas milik bank," tandas Bhabinkamtibmas Seririt Bripka Gede Suardika.