Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tabuh Geni, Tradisi Penyucian Alam Desa Adat Calo

Bali Tribune / Krama Adat Calo gelar tradisi Tarian Api

balitribune.co.id | Gianyar - Tradisi dengan menginjak dan menendang api dengan bagian tubuh di sejumlah desa adat masih langgeng digelar. Seperti halnya tradisi tabuh Geni atau tarian api yang digelar Krama Desa Adat Calo, Tegalalang, Rabu (15/1) malam. 

Tradisi serangkaian piodalan di Pura Puseh dan Bale Agung setempat ini, merupakan ruwatan penetralisir hal negatif pada diri manusia dan alam semesta. Sebelum tarian api berlangsung, krama adat terlebih dahulu melakukan berbagai ritual di Pura Puseh dan Bade Agung Desa Adat Calo. Setelah rentetan prosesi upacara berlangsung, dilanjutkan persembahyangan yang diikuti oleh Jro Mangku, tetua adat, pemuda dan krama adat lainnya.

Puncaknya, para penari api ini mengitari sarana upakara piodalan, setelah itu barulah masuk ke dalam bara api tanpa mengenakan alas kaki. Api diinjak dan ditendang.

Jro Mangku Wayan Wastika mengatakan, upacara Tabuh Geni ini dilaksanakan saat Ngusaba Puseh dan Bale Agung, sesuai dengan kondisi desa adat.

"Biasanya dilaksanakan setiap sasih kepitu bergantian. Digelarnya upacara ini untuk memohon keselamatan masyarakat dan alam semesta," ucapnya.

Salah seorang peserta, Jipayana Putra mengatakan, saat mengikuti tradisi tersebut dirinya tidak merasakan adanya rasa panas saat menginjak dan menendang api. Selain itu, perasaanya pun saat itu terasa nyaman, tidak apa rasa takut maupun amarah. Semua itu dijalankan dengan rasa tenang.

"Dasarnya adalah ikhlas dan berserah diri, bara api tidak ada terasa hanya seperti menginjak kerikil kecil," tuturnya.

Ditambahkan Jro Bendesa Adat Calo, Ir I Nyoman Eriawan, menginjak api di dalam pura dalam tradisi Bali memiliki makna spiritual yang sangat mendalam, karena berkaitan dengan pembersihan, penyucian, dan simbol transformasi.

Ritual ini biasanya dilakukan dalam upacara tertentu sebagai bagian dari perjalanan spiritual seseorang, baik sebagai bentuk persembahan kepada Hyang Widhi maupun sebagai proses introspeksi diri.

"Tradisi ini adalah simbol pembersihan dari energi negatif, karma buruk, dan pengaruh duniawi yang menghalangi jalan menuju kedamaian batin. Ritual ini menandakan bahwa seseorang siap untuk memasuki tahap baru yang lebih suci," ujarnya.

Selain itu, kata dia, api adalah simbol tantangan, kekuatan, dan ujian. Dalam spiritualitas Bali, menginjak api menunjukkan keberanian seseorang untuk menghadapi tantangan hidup dengan keyakinan kepada Tuhan (Hyang Widhi) dan keyakinan pada diri sendiri.

Diapun menyimpulkan, menginjak api di dalam pura dalam tradisi Bali adalah sebuah simbol kuat untuk pembersihan, keberanian, dan transformasi.

Sementara, terkait upacara menginjak api yang hanya dilakukan oleh pemangku (pemimpin upacara) dan para pemimpin desa memiliki makna mendalam, baik dari sisi spiritual maupun sosial. Hal itu juga sebagai cerminan dari peran dan tanggung jawab mereka sebagai pemimpin spiritual dan masyarakat.

Dalam makna spiritual, pemangku merupakan simbol pelindung dan perantara antara umat dan Hyang Widhi (Tuhan), sedangkan pemimpin desa bertindak sebagai pelindung masyarakat. Menginjak api oleh mereka melambangkan tanggung jawab untuk membersihkan energi negatif yang mengancam masyarakat serta menjaga keseimbangan spiritual desa.

"Ritual ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk menghormati pemimpin mereka, tidak hanya karena kekuasaan yang dimiliki, tetapi juga karena tanggung jawab besar yang mereka emban untuk menjaga harmoni Krama desa adat," ujarnya.

wartawan
ATA

Lima Tim Satgas MBG Gianyar Sisir Kelayakan SPPG

balitribune.co.id | Gianyar - Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Gianyar melakukan inspeksi dan penilaian kesesuaian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh wilayah Gianyar. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan operasional, keamanan pangan, serta kualitas makanan yang disajikan kepada penerima manfaat program MBG.

Baca Selengkapnya icon click

Bengkel Sumber Urip Motor Karangasem Dilahap Si Jago Merah, Kerugian Ditaksir Rp1,7 Miliar

balitribune.co.id | Amlapura - Warga dan pemakai jalan yang melintas di Jalan Untung Suropati, Amlapura, Karangasem, Sabtu (7/11/2026) malam dibuat panik oleh kobaran api yang dengan cepat membesar dan melalap habis seisi banguna Bengkel Sumber Urip Motor. 

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

4.000 Ikan Ditebar di Tukad Badung

balitribune.co.id | Denpasar - Polda Bali berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Denpasar menggelar aksi Green Policing di kawasan Pasar Badung dan aliran Sungai Tukad Badung, Jumat (6/11/2026). Langkah ini diambil untuk menciptakan kawasan pasar yang bersih, sehat, dan nyaman, sekaligus meningkatkan kesadaran lingkungan lintas sektor.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Cegah Banjir, Denpasar Anggarkan Eskavator Amfibi Rp6 Miliar

balitribune.co.id | Denpasar - Mengantisipasi ancaman banjir parah saat musim penghujan, Pemerintah Kota Denpasar mengucurkan dana Rp6 miliar melalui APBD Perubahan 2026. Anggaran tersebut dialokasikan khusus untuk pengadaan satu unit eskavator amfibi guna membersihkan sedimentasi sungai secara masif.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

APBD Jembrana 2027 Telah Disahkan, Anggaran Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

balitribune.co.id | Negara - Menjelang berakhirnya tahun 2026, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jembrana Tahun Anggaran 2027 kini telah disahkan.  Pengesahan tersebut dilakukan setelah melalu tahapan dan proses pembahasan antara eksekutif dan legislatif. Anggaran yang telah ditetapkan tersebut diminta bisa memberikan dampak nyatan bagi masyarakat.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Resky Raih Podium Kedua di IM4AC Qatar, Pebalap Binaan AHM Siap Tampil Maksimal pada Race 2

balitribune.co.id | Jakarta - Pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM), Resky Yusuf Hermawan, sukses meraih podium kedua pada race pertama Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC) putaran ke-6 yang berlangsung di Sirkuit Lusail, Qatar, Sabtu (7/11/2026).

Persaingan sengit di grup terdepan terpaksa dihentikan lebih awal pada lap ke-10 setelah munculnya bendera merah (red flag) akibat insiden di lintasan.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.