Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tahun 2027 Dari Bandara Ngurah Rai Sampai Pantai Cemagi Bakal Dilengkapi Trem Bus Listrik

Bali Tribune / TREM - Kadis PUPR Badung IB Surya Suamba saat memaparkan rancangan pembangunan trem dari Bandara-Pantai Cemagi

balitribune.co.id | MangupuraKawasan pantai di Kabupaten Badung terus dipercantik. Selain melakukan penataan, Pemkab Badung juga akan melengkapi pesisir pantainya dengan membangun trem bus listrik.

Trem ini menurut rencana memiliki panjang sekitar 17 kilometer dengan mengambil rute dari Bandara Ngurah Rai sampai Cemagi.

Mega proyek penataan pantai dan pembangunan trem ini diperkirakan akan menelan anggaran sebesar Rp900 miliar. Bila rencana ini berjalan mulus maka pada tahun 2027 pantai cantik dengan trem bus listrik sudah bisa dinikmati oleh masyarakat Badung.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung, Ida Bagus Surya Suamba, Selasa (18/6) menyatakan bahwa trem ini sudah pasti akan dibangun untuk melengkapi keindahan dan kenyamanan pantai-pantai di Badung khususnya yang berada di sepanjang Bandara Ngurah Rai sampai Cemagi. 

"Trem dengan bus listrik itu merupakan satu paket dengan penataan dan normalisasi sepanjang 17 kilometer pesisir pantai di Kabupaten Badung dari Cemagi sampai ke Bandara Ngurah Rai," ujarnya.

Rancangan proyek trem ini sudah ada. Sementara untuk pengerjaannya akan dilakukan pada tahun 2026. Pada tahun 2025 Pemkab Badung akan fokus dulu untuk menormalisasi pantai dengan  pengisian pasir.

“Normalisasi pantai dengan pengisian pasir selesai tahun 2025. Jadi kalau tahun 2025 bisa disetujui, tahun 2026 trem sudah bisa dikerjakan," kata Surya Suamba.

Sesuai rancangan trem bus listrik tersebut nantinya akan dilengkapi beberapa stasiun. Seperti di Bandara I Gusti Ngurah Rai di central parkir dan lainnya. 

"Trem ini bisa dilakukan seperti yang ada di Singapura dan negara lainnya. Dan saat ini sudah ada pihak hotel yang berkomunikasi agar stasiun dibangun di kawasan hotel mereka,” terangnya.

Sementara untuk penyedia kendaraan bus listrik, Surya Suamba menyebut Pemkab Badung tidak akan sendiri.

Pasalnya, penyediaan bus listrik bisa bekerjasama dengan pihak swasta, namun regulasi tetap diatur oleh Pemkab Badung. 

"Kalau ini disetujui maka trem ini sudah bisa dimanfaatkan tahun 2027. Kemudian untuk anggarannya mencapai Rp900 miliar, yaitu penataan dan trem,' tegasnya. 

wartawan
ANA
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.