Tahun 2027 Dari Bandara Ngurah Rai Sampai Pantai Cemagi Bakal Dilengkapi Trem Bus Listrik | Bali Tribune
Bali Tribune, Sabtu 20 Juli 2024
Diposting : 19 June 2024 19:35
ANA - Bali Tribune
Bali Tribune / TREM - Kadis PUPR Badung IB Surya Suamba saat memaparkan rancangan pembangunan trem dari Bandara-Pantai Cemagi

balitribune.co.id | MangupuraKawasan pantai di Kabupaten Badung terus dipercantik. Selain melakukan penataan, Pemkab Badung juga akan melengkapi pesisir pantainya dengan membangun trem bus listrik.

Trem ini menurut rencana memiliki panjang sekitar 17 kilometer dengan mengambil rute dari Bandara Ngurah Rai sampai Cemagi.

Mega proyek penataan pantai dan pembangunan trem ini diperkirakan akan menelan anggaran sebesar Rp900 miliar. Bila rencana ini berjalan mulus maka pada tahun 2027 pantai cantik dengan trem bus listrik sudah bisa dinikmati oleh masyarakat Badung.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung, Ida Bagus Surya Suamba, Selasa (18/6) menyatakan bahwa trem ini sudah pasti akan dibangun untuk melengkapi keindahan dan kenyamanan pantai-pantai di Badung khususnya yang berada di sepanjang Bandara Ngurah Rai sampai Cemagi. 

"Trem dengan bus listrik itu merupakan satu paket dengan penataan dan normalisasi sepanjang 17 kilometer pesisir pantai di Kabupaten Badung dari Cemagi sampai ke Bandara Ngurah Rai," ujarnya.

Rancangan proyek trem ini sudah ada. Sementara untuk pengerjaannya akan dilakukan pada tahun 2026. Pada tahun 2025 Pemkab Badung akan fokus dulu untuk menormalisasi pantai dengan  pengisian pasir.

“Normalisasi pantai dengan pengisian pasir selesai tahun 2025. Jadi kalau tahun 2025 bisa disetujui, tahun 2026 trem sudah bisa dikerjakan," kata Surya Suamba.

Sesuai rancangan trem bus listrik tersebut nantinya akan dilengkapi beberapa stasiun. Seperti di Bandara I Gusti Ngurah Rai di central parkir dan lainnya. 

"Trem ini bisa dilakukan seperti yang ada di Singapura dan negara lainnya. Dan saat ini sudah ada pihak hotel yang berkomunikasi agar stasiun dibangun di kawasan hotel mereka,” terangnya.

Sementara untuk penyedia kendaraan bus listrik, Surya Suamba menyebut Pemkab Badung tidak akan sendiri.

Pasalnya, penyediaan bus listrik bisa bekerjasama dengan pihak swasta, namun regulasi tetap diatur oleh Pemkab Badung. 

"Kalau ini disetujui maka trem ini sudah bisa dimanfaatkan tahun 2027. Kemudian untuk anggarannya mencapai Rp900 miliar, yaitu penataan dan trem,' tegasnya.