Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tajen Digerebek, Bebotoh Lari Tinggalkan Ayam Aduan

Petugas mengamankan sejumlah ayam aduan yang ditinggalkan para bebotoh ketikan tajen di Jalan Tukad Pos digerebek, Rabu (12/12/2018) malam.

Tajen Digerebek, Bebotoh Lari Tinggalkan Ayam Aduan DENPASAR - Arena tajen di Jalan Tukad Oos digerebek Polda Bali, Rabu (12/12/2018) malam. Arena tajen di kawasan Renon ini yang disasar Dit Sabhara Polda Bali ini memang beroperasi pada malam hari. Penggerebekan dilakukan setelah Dit Shabara Polda Bali mendapat informasi masyarakat yang keberatan dengan adanya tajen ini. Apalagi tajen digelar pada malam hari mulai pukul 18.00 hingga pukul 22.00 Wita. Menurut sumber yang merupakan warga setempat, arena ini kadang baru tutup di pagi hari.”Kalau tajennya memang selesai jam 10 malam. Tapi arena judi lainnya seperti judi kartu bisa sampai pagi,” ujar sumber yang enggan disebutkan namanya. Penggerebekan yang berbarengan dengan Operasi Cipta Kondisi ini dilakukan sekitar pukul 20.00 Wita. Ratusan bebotoh lari tunggang langgang setelah polisi bersenjata lengkap membubarkan arena tajen tersebut. Polisi sendiri kabarnya belum menangkap pengelola tajen. Petugas hanya mengamankan beberapa ekor ayam yang ditinggal pemiliknya yang kabur saat terjadi penggerebekan. Kabarnya, omzet per hari tajen ini mencapai ratusan juta.Untuk tiket masuk, bebotoh dikenakan biaya Rp 20 ribu. Untuk masuk area VIP, bebotoh kembali harus membayar karcis Rp20 ribu. Tajen ini kabarnya beroperasi sejak tiga tahun lalu.          

 

wartawan
redaksi
Category

Astra Motor Bali Konsisten Jaga Tradisi, Dukung Sesetan Heritage Omed-Omedan Festival 2026

balitribune.co.id | Denpasar – Astra Motor Bali kembali menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga kelestarian seni dan budaya Pulau Dewata dengan mendukung gelaran Sesetan Heritage Omed-Omedan Festival (SHOOF) 2026. Tradisi unik yang dilaksanakan tepat pada hari Ngembak Geni, sehari setelah Hari Suci Nyepi ini, berlangsung meriah di depan Banjar Kaja, Kelurahan Sesetan, Denpasar Selatan, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Badung dan Bupati Hadiri Dresta Lango dan Dharma Shanti Desa Adat Bualu

balitribune.co.id | Mangupura – Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, bersama Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri kegiatan Dresta Lango dan Dharma Shanti XX Desa Adat Bualu Tahun 2026, yang digelar pada Jumat (20/3/2026).

Kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian adat, tradisi, serta nilai-nilai kearifan lokal yang terus dijaga oleh masyarakat Desa Adat Bualu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gema Takbir dan Ngembak Geni Berpadu, Potret Harmoni Idul Fitri dan Nyepi 1948 di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Ketika umat Hindu menjalani Ngembak Geni rangkaian hari raya Nyepi Tahun Saka 1948, gema takbir dari umat Muslim yang merayakan malam Idul Fitri 1447 Hijriah pun mengalun berdampingan.

Dalam suasana penuh penghormatan dan kebersamaan ini, Polda Bali hadir memastikan harmoni tetap terjaga.

Baca Selengkapnya icon click

Dampingi Wabup Buka Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV, Nyoman Satria Apresiasi Kreativitas Yowana

balitribune.co.id | Mangupura - ​Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Nyoman Satria bersama Ketua WHDI Badung yang juga anggota DPRD Ni Putu Yunita Oktarini mendampingi Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta, dalam pembukaan resmi Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV yang digelar di Taman Bencingah Puri Ageng Mengwi, Rabu (18/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harmoni Buleleng: Usai Nyepi, Ribuan Warga Muhammadiyah Gelar Salat Id di Eks Pelabuhan

balitribune.co.id | Singaraja – Suasana penuh toleransi dan kebersamaan mewarnai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Buleleng, Bali. Tepat setelah berakhirnya Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, Ribuan warga Muhammadiyah melaksanakan salat Id di kawasan Eks Pelabuhan Buleleng, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Nyepi Berdarah di Seririt, Satu Orang Luka Serius Akibat Tebasan Samurai

balitribune.co.id | Singaraja - Suasana sakral Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 tercoreng oleh peristiwa berdarah yang terjadi di Desa Joanyar, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam ini terjadi di Banjar Dinas Kajanan dan kini tengah ditangani oleh aparat kepolisian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.