Tak Kunjung Difinitif, Plt Kasek SD Was-was | Bali Tribune
Diposting : 12 May 2021 07:35
Nyoman Astana - Bali Tribune
Bali Tribune/ TATAP MUKA - Suasana belajar tatap muka di salah satu SD di Gianyar, Plt. Kepsek memiliki tanggung jawab berat.
balitribune.co.id | Gianyar  - Pelaksana tugas atau Plt. Kepala Sekolah (Kasek), adalah beban penugasan yang dinilai sangat berat oleh para guru. Terlebih di saat Pandemi Covid-19, keselamatan siswa dengan diberlakukan belajar tatap muka (BTM) membuat was-was para guru. Belum lagi resiko terpapar dalam menjalankan kewajibannya sebagai pengajar. Di sisi lain, kursi kepala sekolah yang banyak di inggal pensiuan hingga kini banyak yang tidak difinitif dan dibebankan kepala Plt.  
 
Dari informasi yang diterima, Selasa (11/5) sejak akhir tahun 2020, terdapat ratusan sekolah dasar (SD) di Kabupaten Gianyar,  tidak memiliki Kepsek difinitif lantaran ditinggal pensiun. Sebagai ganti sementara  posisi kepala sekolah diisi oleh pelaksana tugas (plt). Hingga bulan Mei 2021 ini, pengisian Kepsek definitif tidak juga ada, sehingga para guru yang menjabat Plt. Kasek merasa was-was.  Posisi Plt.  Selain memiliki tanggung jawab di bidang teknis pendidikan, juga kini harus memastikan  protokol kesehatan berjalan ketat, seiring diberlakukannya pembelajaran tatap muka. “Hingga kini belum ada Kepala Sekolah Difinitif, tanggung jawab kami besar sebagai Plt. Bukan berarti kami ingin didifinifkan, tapi sebuahbkepartian tanggungjawab,” kelauh salah seorang guru.
 
Bupati Gianyar Made Mahayastra saat dikonfirmasi terkait pengisian kepala sekolah SD definitif, mengatakan pihaknya sudah menyerahkan sepenuhnya ke Dinas Pendidikan Gianyar. "Mengenai penagisian jabatan kepala sekolah dasar itu, saya sudah instruksikan ke Dinas Pendidikan," terangnya singkat.
 
Kepala Dinas Pendidikan Gianyar, Wayan Sadra mengatakan, pihaknya sudah  memebuat draf penempatan kepala sekolah. Kini, sebutnya,  telaahnnya sudah dikirim ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Gianyar. “Dari informasi yang ami terima, daftar penempatan tersebut masih dikaji kelayakannya. Urusan SK penempatan sudah di BKD,” ungkapnya.
 
Mengenai jumlah kepala sekolah SD yang akan di-definitifkan, ihak belum sempat merinci. Namun dipastikan dari  semua sekolah yang saat ini diisi plt, pihaknya masih kekurangan calon kepala SD. "Kami masih kekuraangan calon  kepala sekolah sekitar  19 orang.  Karean terbentur  sertifikasi Cakep yang belum dipenuhi,” tegasnya.

Hukum & Kriminal

Terpopuler