Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tangani Bocah SD yang Meninggal Positif Covid-19, Tujuh Nakes RSU Ganesha Gianyar Terpapar Covid-19

Bali Tribune/ PEDAGANG - Petugas melakukan rapid test terhadap pedagang di relokasi Pasar Gianyar di Kelurahan Samplangan, Gianyar.
Balitribune.co.id | Gianyar - Menyongsong kehidupan normal yang baru atau new normal, Tim  Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Gianyar kini  justru dihadapkan tantangan yang lebih berat.  Sebanyak 7 orang Tenaga Kesehatan (Nakes)  di RSU Ganesha, Sukawati Gianyar terpapar Covid-19.
 
Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Gianyar, I Made Wisnu Wijaya, Kamis (11/6) mengungkapkan, awalnya seorang dokter berinisial IG (24) yang menangani bocah 12 tahun, dinyatakan Positif Covid-19. Kini giliran tiga perawat dan satu dokter yang dinyatakan positif.
 Diantaranya,  NLW (25), seorang perawat bagian Rawat Inap Anak. Perempuan asal Banjar Tegehe, Batubulan, Sukawati ini menjalani  swab test kedua dan hasilnya terkonfirmasi positif SAR COV-2.  
 
“Perawat ini juga sempat merawat pasien positif bocah SD berinisial GALP (12) yang akhirnya meninggal dunia, namun sampai saat ini tidak bergejala,” ungkap Wisnu.
 
Senasib dengan NLW, dua rekan seprofesi lainnya yakni  NKAS (28) asal Banjar Bengkilesan, Mas, Ubud  dan DPS (24) asal Banjar Telabah,  Sukawati,  juga dinyatakan positif. Mereka ini juga sempat merawat pasien positif GALP (12) yang meninggal 29 Mei  lalu.  
 
“Satu lagi seorang dokter AAKC asal Denpasar dan sudah dikonfirmasi dengan Dinas Kesehatan Kota Denpasar,” terang Wisnu.
 
Dengan bertambahnya 4 kasus terbaru ini, total tenaga nakes RS Ganesha yang terkonfirmasi Positif SAR COV-2  sebanyak 7 orang, yakni dua orang dokter dan  5 orang perawat.  Langkah selanjutnya, akan dilaksanakan tracing, rapid test dan swab pada kontak erat,  Jumat (12/6) dari masing-masing Puskesmas yang mewilayahi, yakni Puskesmas Sukawati 1, 2 dan Puskesmas  Ubud. 
 
“Treatment/perawatan di karantina di BDP BPK Pering dan Isolasi mandiri bagi kontak erat 14 hari,” tambahnya.
 
Sementara itu, sebanyak 542 orang pedagang di lokasi relokasi Pasar Gianyar menjalani rapid test, Kamis (11/6/2020). 
 
 Hasilnya, dua orang dinyatakan reaktif rapid test dan selanjutnya akan dilakukan swab test.  Lantaran ada hasil yang reaktif,  rapid test dipastikan berlanjut hari  Jumat (12/6/2020). 
 
"Dua pedagang yang hasil rapid testnya reaktif, sebelum hasil swab turun kami minta  melakukan isolasi mandiri," pungkas Wisnu.
wartawan
Nyoman Astana
Category

Rumah Lansia Ludes Terbakar, Uang Rp50 Juta Ikut Hangus

balitribune.co.id | Negara - Rumah permanen milik pasangan lanjut usia di Banjar Munduk Tumpeng, Desa Berambang, Kecamatan Negara, Jembrana, terbakar pada Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 14.00 WITA. Dalam musibah tersebut, uang tunai yang diduga senilai Rp50 juta ikut terbakar bersama sejumlah barang berharga lainnya. Total kerugian ditaksir mencapai Rp150 juta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.