Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Target PAD Badung Meleset Rp 1,7 T

Bali Tribune/ I Nyoman Giri Prasta
balitribune.co.id | Mangupura - Pemkab Badung terpaksa merasionalisasi Anggaran Perubahan APBD Tahun 2019 akibat tidak tercapainya target Pendapatan Asli Daerah (PAD). Target PAD yang semula dipatok Rp 6,7 triliun, hanya tercapai Rp 5 triliun atau meleset Rp 1,7 triliun.
 
“Terjadi rasionalisasi anggaran di APBD Perubahan 2019 sebab PAD pada Rancangan Perubahan APBD Tahun 2019 dipatok Rp 6 triliun lebih turun Rp 1,7 triliun lebih atau  22,44 persen dari APBD Induk 2019 sebesar Rp 7,7 triliun,” ujar Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dalam rapat paripurna DPRD Badung, Kamis (18/7).
 
Dijelaskannya, adapun rancangan yang berubah dari PAD Badung dirancang Rp 5 triliun, ini  mengalami penurunan sebesar Rp 1,7 triliun. Dana perimbangan dirancang tetap dengan APBD induk 2019 yakni Rp 610 miliar. Lain-lain pendapatan daerah yang sah dirancang sama dengan APBD induk Rp 380 miliar.
 
Kemudian Belanja Daerah pada Rancangan Perubahan  APBD 2019 dirancang sebesar Rp 6,2 triliun lebih, menurun Rp 1,6 triliun lebih atau 21,23 persen dari APBD Induk 2019 sebesar Rp 7,9 triliun lebih. Belanja daerah ini terdiri belanja tidak langsung dirancang Rp 3,3 triliun lebih, menurun sebesar Rp 743 miliar lebih atau 18,02 persen dari APBD Induk 2019 sebesar Rp 4,1 triliun.
 
Pada belanja tak langsung ini pun lebih sedikit dipangkas ketimbang belanja langsung, karena belanja langsung dirancang sebesar Rp 2,8 triliun lebih,  menurun sebesar Rp 941 miliar lebih atau 24,71 persen dari APBD Induk 2019 sebesar Rp 3,8 triliun. Bupati Giri Prasta menyatakan rasionalisasi ini dilakukan berdasarkan hasil capaian target pendapatan pada semester I.
 
“Berdasarkan hasil evaluasi kami terhadap capaian PAD sampai dengan semester I tahun anggaran 2019 menunjukkan PAD belum mampu memenuhi target. Maka kami memandang perlu melakukan perubahan terhadap target PAD yang telah dianggarkan dalam APBD Induk 2019," ujarnya.
 
Bupati asal Pelaga ini pun menyebut dari sisi pendapatan daerah itu merupakan asumsi besaran penerimaan daerah yang ingin dicapai, baik yang bersumber dari potensi daerah atau PAD, mau pun alokasi dana yang bersumber dari Pemerintah Pusat dan Provinsi.
 
Sedangkan dari sisi belanja, belanja daerah itu merupakan komitmen Pemerintah Daerah untuk memenuhi kebutuhan layanan dasar masyarakat serta infrastruktur penunjang perekonomian masyarakat dalam rangka mewujudkan masyarakat Badung yang maju, damai dan sejahtera.
 
"Kerangka berfikir kami adalah pendapatan itu asumsi dan belanja komitmen. Meski target tidak tercapai, tapi pendapatan tiap tahun terus naik," kata Giri Prasta.
 
Pihaknya memastikan meski ada rasionalisasi, tapi tidak akan memangkas anggaran untuk kebutuhan dasar masyarakat. “Terpenting kami lakukan yaitu tidak boleh merasionalisasi kebutuhan dasar. Tujuan kita bersama-sama bekerja keras, cerdas, ikhlas dan tuntas," jelasnya.
 
Pihaknya juga akan terus berupaya mengoptimalkan pendapatan dari sektor pajak. "Semenjak GiriAsa jadi bupati, naik apa ndak pendapatan? Ya naik. Tapi kami tidak berhenti disitu dan tidak mau berpuas diri, kita lakukan upaya dengan baik,” katanya.
 
Mantan Ketua DPRD Badung ini bahkan mengaku sengaja memasang target pendapatan tinggi agar OPD terkait bekerja maksimal dalam menggali potensi-potensi pajak yang ada. "Dulu Rp 4 triliun maka tahun berikutnya pikir kami Rp 8 triliun.  Ini biar dioptimalkan. Dan karena itu tidak tercapai ya kita rasionalisasi lagi," tukasnya. (u)
wartawan
I Made Darna
Category

Arnawa Desak Pemkab Tabanan Perjuangkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

balitribune.co.id | Tabanan - Ketua DPRD Tabanan I Nyoman Arnawa mendesak eksekutif atau pemerintah kabupaten (pemkab) setempat segera melakukan terobosan agar status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu ditingkatkan menjadi penuh waktu. Seperti diberitakan sebelumnya, 2.923 pegawai non-ASN di Pemkab Tabanan resmi dilantik sebagai PPPK Paruh Waktu pada akhir Desember 2025 dan mulai efektif bertugas pada Januari 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Tabrak Avanza, Pemotor Luka Berat

balitribune.co.id | Bangli - Kecelakaan lalu lintas melibatkan sepeda motor dan kendaraan roda empat terjadi di ruas jalan raya jurusan Kayuambua menuju Bangli, tepatnya di depan Pasar Hewan Kayuambua, Sabtu (7/2/2026). Akibat peristiwa yang terjadi sekira pukul 09.45 WITA tersebut, seorang pengendara motor dilaporkan mengalami luka berat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Buka Workshop Sampah, Wawali Arya Wibawa Ajak Tokoh Lintas Agama Masifkan Sosialisasi Berbasis Sumber

balitribune.co.id | Denpasar - Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa membuka Workshop Pengelolaan dan Pengolahan Sampah Berbasis Sumber yang bertajuk "Pengelolaan Sampah Ramadhan Berkah Tanpa Sampah" di Musholla Al-Hikmah Joglo, Padangsambian Klod, Denpasar Barat, pada Minggu (8/2) pagi. 

Baca Selengkapnya icon click

Energi Tanpa Batas, Nenek 83 Tahun Bawa Grup Angklung DKI Jakarta Juara PASH 2026

balitribune.co.id | Jakarta - Seorang nenek berusia 83 tahun bersama kelompoknya berkompetisi dengan 1.700 peserta lain mengikuti Pasanggiri Angklung Satu Hati (PASH). Ajang kompetisi yang diselenggarakan oleh PT Astra Honda Motor (AHM) ini menjadi sarana kolaborasi mengekspresikan musik angklung secara modern, sekaligus menjaga warisan budaya yang telah diakui dunia. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pameran Tunggal Dodit Artawan “Domestic Still Life” Hadir di Discovery Kartika Plaza Hotel

balitribune.co.id | Mangupura - Discovery Kartika Plaza Hotel mempersembahkan Domestic Still Life, sebuah pameran lukisan tunggal yang memikat karya seniman Bali ternama, Dodit Artawan. Pameran lukisan ini resmi dibuka pada 6 Februari 2026 di Sunset Bar and Lounge hotel setempat, Kuta Kabupaten Badung yang elegan dan terbuka untuk umum hingga 6 April 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Polda Bali Gagalkan Peredaran 10 Kg Narkoba Senilai Rp15 Miliar, Amankan 5 Tersangka

balitribune.co.id | Denpasar - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Bali berhasil mengungkap kasus peredaran gelap narkotika jenis Kokain, Sabu dan Ekstasi dengan berat total keseluruhan barang bukti mencapai hampir 10 Kg dengan nilai  Rp15 miliar Rupiah. Barang bukti sebanyak itu terdiri dari Kokain berat 1.295,20 gram, Sabu berat 5.984,14 gram dan Ektasi 5.052 butir (berat 2.586,72 gram).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.