Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tarif Penginapan di Ubud Bergerak Naik

Bali Tribune/ UBUD- Pasca pandemi Covid-19, tarif penginapan di Ubud mulai bergerak naik.



Balitribune.co.id | Gianyar - Perang harga para pengusaha penginapan, mulai dari home stay, villa, hotel melati hingga hotel berbintang di saat pandemi, memang  memprihatinkan. Syukurnya, kini seiring angka kunjungan dan hunian yang mulai meningkat, para pengusaha akomodasi wisata ini mulai mengkalkulasi harga kembali ke standar  menyesuaikan fasilitas pelayanan.

 

Ibu Nyoman Badri, salah seorang pengusaha home stay dan resto, Kamis (15/9) mengakui selama pandemi, pihaknya hanya memikirkan biaya pengeluaran rutin  tertutupi. Meliputi biara listrik, PDAM dan perawatan lainnya. Karena itu, asal mendapatkan tamu, pihaknya bersyukur dan tidak lagi memikirkan  keuntungan.

" Saat pandemi, asal dapat tamu saja sudah syukur. Karena pemenuhan tagihan listrik, PDAM dan lainnya kan  harus tetep jalan," ungkapnya.

Kenyataan ini juga diperkuat dari  perang harga di sejumlah aplikasi penyedia jasa layanan akomodasi pariwisata.  Terutamnya villa dengan fasilitas lengkap dan privatpoll saat Pandemi  dibrandol dengan harga Rp350- Rp450 ribu. Sementara villa dengan fasilitas biasa rata-rata  di harga Rp150- Rp300 ribu.

Pasca pandemi tersebut harga sewa mulai merangkak naik. Situasi Ubud yang makin ramai dan sejumlah maskapai internasional mulai membuka penerbangan menjadi faktor kenaikan. Pantauan di penyedia jasa layanan aplikasi akomodasi pariwisata, Kamis (15/9) pekan silam villa dengan fasilitas lengkap dengan privatpool harga sewa berada di angka Rp650 ribu - Rp1,5 juta lebih.

Kondisi ini diakui oleh pemilik villa Buk Ketut, dimana ia sudah berani menaikan harga sewa villanya yang berlokasi di Ubud. Okupansi huniannya pun diakui meningkat, pasca adanya penerbangan internasional. "kalau dulu harga sewanya hanya untuk menutup pemeliharahan saja. Seperti bayar listrik, laundray, dan pembersihan rutin," ujarnya.

Ia berharap kondisi pariwisata di Ubud akan semakin pulih. Sebab saat covid-19 situasi sangat kacau. "Bersyukur melihat Ubud sudah mulai ramai dengan touris, pementasan tarian-tarian di Puri juga sudah kembali," ucapnya.

Hal ini juga jelan dengan peningkatan PAD kabupaten Gianyar per 25 Agustus 2022 yang berasal dari Pajak Hotel dimana target sebesar Rp524,3mikiar telah terealisasi Rp248,7 miliar. Pajak Restaorant Rp146 miliar dan realisasi Rp62 miliar.

Meski ada peningkatan, hal tersebut  kata Kepala Badan Pandapatan dan Keuangan Daerah Ngakan Jati Ambarsika belum signifikan. Hal ini dikarekan pihak hotel, Villa, dan Restaurant masih tahap promosi. Selain itu meski kunjungan terlihat ramai namun wisatawan hanya datang ke destinasi dan belum tentu menginap di Ubud. "Melihat situasinya tidak 100persen tercapai, tercapainya bisa 80persen," ujarnya.

Sebab upaya pemulihan perekonomian dengan memberikan memberikan penghapusan denda pajak untuk hotel, villa dan restaurant sedang dilakukan. "Agar mereka tidak terbebani denda lagi. Berakhir Oktober ini tapi kita perpanjang hingga Desember," pungkas birokrasi dari Payangan ini.

wartawan
ATA
Category

LG Terapkan Tiga Langkah Strategis Perkuat Bisnis Monitor di Surabaya dan Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Memasuki tahun 2026, PT LG Electronics Indonesia (LG) mengumumkan tiga langkah strategis untuk memperkuat posisinya di pasar monitor, salah satunya di wilayah Jawa Timur dan Bali. Strategi ini mencakup perluasan lini produk inovatif, peningkatan edukasi produk, serta penguatan kemitraan dengan mitra bisnis di area tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pembiayaan Pembangunan Infrastruktur Dibantu Melalui Transfer Antar Daerah

balitribune.co.id | Negara - Ditengah keterbatasan anggaran yang kini tengah dihadapi daerah, pembangunan infrastruktur tetap diupayakan untuk menjadi prioritas. Berbagai pola pembiayaan dilakukan untuk pembangunan infrastruktur publik di Jembrana. Salah satunya dengan bantuan melalui transfer antar daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Putra Bali Hadirkan Inovasi Mesin Pengolah Sampah Organik Tanpa Emisi

balitribune.co.id I Mangupura - Anak Agung Ngurah Panji Astika membuat gebrakan cara mengolah sampah sisa makanan dengan menghadirkan mesin somya untuk solusi sampah organik. Mesin somya dikenalkan ditengah darurat penanganan sampah di Bali, alat ini bekerja dengan kemudahan penanganan sampah tanpa emisi. 

Baca Selengkapnya icon click

Momentum Idul Adha, Gairah Pasar Sapi Bali Terganjal Kuota

balitribune.co.id I Singaraja - Menjelang Hari Raya Idul Adha, permintaan hewan kurban, khususnya sapi Bali di Kabupaten Buleleng, mengalami lonjakan signifikan. Kondisi ini membuat para pedagang dan peternak mulai kewalahan menghadapi tingginya minat pasar yang belum sebanding dengan kuota pengiriman ke luar daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.