Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tarung Derajat Ingin Gunakan Wasit dari Jabar

Petarung
ANDALAN – Petarung andalan Bali Made Milantara (menghadap kamera) saat meraih medali emas di ajang PON XIX/2016 lalu di Jawa Barat.

BALI TRIBUNE - Demi melahirkan kualitas petarung, Pengprov Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Bali bertekad mempergunakan jasa wasit/juri dari Jawa Barat, dalam gelaran Porprov Bali XIII/2017 di Gianyar, September mendatang.

Sekretaris Umum Pengprov Kodrat Bali, Anak Agung Bagus Tri Candra Arka, Jumat (2/6) menegaskan, komitmen itu sudah bulat digulirkan oleh pihaknya, lantaran Jabar merupakan daerah tempat lahirnya tarung derajat.

Pria yang akrab disapa Gung Cok ini mengatakan, aturan menggunakan jasa wasit/juri sudah diberlakukan semenjak berlangsungnya Porprov Bali di Denpasar tahun 2013, berlanjut di Buleleng tahun 2015, hasilnya sangat terlihat dan menggiurkan.

“Inti dari penggunaan jasa wasit/juri luar Bali untuk menjaga netralitas, sportivitas, dan endingnya bisa melahirkan petarung yang berbobot, hasilnya sangat jelas pada PON XIX di Jabar, Bali membawa pulang 2 medali emas, 1 perak dan 1 medali perunggu,” tegas Gung Cok.

Dia menambahkan, untuk menggapai hasil yang baik tidaklah mudah dan perlu pengorbanan dari organisasi, salah satunya mengeluarkan dana untuk membiayai wasit/juri dari luar tersebut. “Jika Panitia Induk Porprov Bali tidak menganggarkan senilai dana wasit/juri nasional, risikonya menjadi tanggungan Pengprov Kodrat Bali,” kata Gung Cok, yang juga Ketua KNPI Kabupaten Badung itu.

Lebib lanjut dijelaskan, keputusan tersebut memperoleh respon dari calon peserta Porprov yakni kabupaten/kota, termasuk batasan usia maksimal kelahiran 1988, dan pada saat PON berlangsung berusia 20 tahun. Hasil ini, kata dia, akan terus dikawal untuk menjadi duta Bali pada Pra-PON mendatang.

Di Porprov mendatang, cabang olahraga tarung derajat memperebutkan 14 medali emas, terdiri atas 10 kelas putra, 3 kelas nomor tarung putri dan satu kelas khusus seni gerak putra. “Tantangan kami ke depan untuk mempersiapkan kategori seni gerak putri. Saat ini Bali belum memiliki seni gerak putri,” pungkasnya.

wartawan
Djoko Purnomo
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.