Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tatanan New Normal Tak Berpengaruh, Pariwisata Buleleng Mati Suri

Bali Tribune / Kawasan Pariwisata Lovina yang menjadi icon wisata Bali Utara.
balitribune.co.id | Singaraja - Pasca diterapkan tatanan kehidupan new normal dan pembukaan objek wisata mulai 9 Juli 2020 lalu, dunia pariwisata Buleleng tak banyak berubah, bahkan nyaris mati suri.
Selain karena pengaruh utama pandemi Covid-19, aturan yang diterapkan memberatkan dan setengah hati.
 
Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Buleleng, Dewa Ketut Suardipa, mengeluhkan kondisi itu. Menurutnya, pariwisata domestik Buleleng sepi dipicu banyak aturan dan persyaratan yang harus dipenuhi wisatawan yang hendak ke Buleleng atau Bali. Seperti aturan naik pesawat yang mengharuskan rapid tes maupun swab untuk memastikan bebas dari Covid-19.
 
"Ada wisatawan domestik dari Jakarta mau ke Buleleng. Sudah pesan tiket pesawat. Tapi dirapid tes, hasil reaktif. Setelah itu diswab, hasil negatif. Karena syaratnya swab dua kali hasilnya lama keluar. Imbasnya tiket pesawat mereka otomatis hangus," keluh Suardipa, Minggu (30/8-2020).
 
Dalam catatan PHRI Buleleng, kata Suardipa, hingga 14 Agustus tingkat kunjungan wisatawan domestik ke Bali mencapai 3 ribu orang. Angka itu tidak sebanding dengan jumlah kamar hotel di Buleleng yang mencapai 3.500 kamar dari total 160 ribu jumlah kamar di Bali.
"Baru 5 hotel yang buka. Rinciannya 2 hotel di kawasan Lovina dan 3 hotel di wilayah Kota Singaraja," imbuh Suardipa.
 
Dia berharap saat ada waktu cuti, kunjungan wisatawan domestik meningkat ke Buleleng namun hal itu tak berpengaruh karena Kemungkinan wisatawan hanya sampai di Bali selatan.
"Jika kondisi seperti ini terjadi hingga akhir tahun 2020, kami khawatir banyak hotel di Buleleng akan mem-PHK karyawannya," ujarnya.
 
Atas adanya kemungkinan tersebut, Dewa Suardipa mendesak pemerintah mencari solusi agar ekonomi tetap berjalan sembari memberikan saran agar pihak Imigrasi membuka sosial Visa ke Indonesia, termasuk ke Bali.
 
"Selama ini tamu dari luar negeri hanya yang memiliki Kitas saja bisa ke Indonesia. Sedangkan, turis visa belum bisa diizinkan masuk ke Indonesia karena alasan Covid-19," tambahnya.
Pangsa pasar wisata  Buleleng, menurut Dewa Suardipa, adalah Eropa.  Apalagi pemilik hotel di Buleleng kebanyakan orang asing. 
"Saat ini mereka membayar 70 persen gaji karyawannya. Nah, kami sumbang saran untuk membuka sosial visa," katanya.
 
Suardipa optimis, jika sosial visa dibuka, hal itu akan mendatangkan ribuan wisatawan asing ke Indonesia maupun Bali. "Kalau itu dibuka, tentu  ribuan tamu asing bisa masuk ke Indonesia maupun ke Bali. Kami yakin kehadiran tamu asing ini bisa memberikan dampak ekonomi, khususnya bagi Bali maupun Buleleng," tandas Suardipa.
wartawan
Khairil Anwar

BNNK Gianyar Obok-Obok Kafe Remang-Remang, 111 Orang Jalani Tes Urine

balitribune.co.id | Gianyar - Tempat hiburan malam yang sering disebuat Kafe Remang-remang kembali diobok-obok. Kali ini Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gianyar gandeng aparat gabungan. Seratus lebih pengunjung, pelayan hingga pengelola tempat tersebut diwajibkan jalani test urine. Hasilnya, seorang diyatakan positif mengandung metamfetamin.

Baca Selengkapnya icon click

Patroli Diperketat, Keamanan Pelabuhan Celukan Bawang Jadi Perhatian

balitribune.co.id | Singaraja - Aktivitas di kawasan Pelabuhan Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, terus mendapat pengawasan kepolisian. Tingginya mobilitas masyarakat, pekerja, awak kapal, hingga pengguna jasa membuat aspek keamanan menjadi salah satu perhatian utama.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dewan Bangli Kritisi Jalan Rusak hingga Utang PEN 

balitribune.co.id | Bangli - Rapat Paripurna DPRD Bangli yang digelar pada Jumat (25/9/2026) mengungkap RAPBD Bangli 2027 yang disampaikan pihak eksekutif tercatat senilai Rp1,32 triliun. Hal ini mendapat sorotan  DPRD Bangli. Rapat yang berlangsung secara maraton itu. dipimpin langsung Ketua DPRD Bangli I Ketut Suastika. 

Baca Selengkapnya icon click

Dua Rumah Terbakar, Kerugian Tembus Rp260 Juta

balitribune.co.id | Singaraja - Dua rumah warga di Kabupaten Buleleng terbakar dalam waktu berbeda pada Minggu (27/9/2026). Kebakaran terjadi di Dusun Galiran, Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng, dan Banjar Dinas Padangbulia, Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada. Tidak ada korban jiwa dalam dua kejadian tersebut. Namun, kedua rumah mengalami kerusakan berat dengan total kerugian materiil ditaksir mencapai Rp260 juta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mulai 1 Oktober 2026, Pelaporan Insidental Sektor Pasar Modal dan Bursa Karbon Wajib Lewat Sistem OJK

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat pengawasan sektor pasar modal, keuangan derivatif, dan bursa karbon melalui digitalisasi pelaporan. Mulai 1 Oktober 2026, penyampaian laporan insidental kepada OJK wajib dilakukan melalui sistem pelaporan yang terintegrasi.

Baca Selengkapnya icon click

Transaksi Digital Tumbuh 40,36 Persen, QRIS Tembus 69,32 Juta Pengguna

balitribune.co.id | Jakarta - Ekonomi dan keuangan digital (EKD) semakin dipandang sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru Indonesia. Untuk mengoptimalkan potensinya, sinergi kebijakan, inovasi teknologi, penguatan talenta digital, serta keamanan sistem pembayaran menjadi agenda utama Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia dan Indonesia Fintech Summit & Expo 2026 (FEKDI x IFSE 2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.