Tebing Longsor, Batu Besar Timpa Rumah Warga | Bali Tribune
Bali Tribune, Minggu 12 Juli 2020
Diposting : 1 June 2020 15:17
Husaen SS. - Bali Tribune
Bali Tribune / LONGSOR - akses jalan warga di Desa Wisma Kerta lumpuh akibat tertimbun material longsoran dan batang pohon kayu yang tumbang akibat longsoran

balitribune.co.id | Amlapura - Hujan lebat  yang mengguyur sejumlah daerah di Kabupaten Karangasem, memicu terjadinya bencana longsor. Di Dusun Klungah, Desa Wisma Kerta, Kecamatan Sidemen, Karangasem, sebuah rumah milik I Wayan Gejer (70) rusak berat akibat dihantam batu besar seukuran kamar tidur.

Berdasarkan informasi yang dihimpun koran Bali Tribune, Senin (1/6/2020), kejadian bencana longsor itu sendiri terjadi pada Minggu (31/5/2020) sekitar pukul 23.30 Wita malam. Sebelumnya menurut Kawil Klungah, I Kadek Saka Dwijaya, hujan lebat mengguyur wilayah Kecamatan Sidemen hampir seharian penuh. Dan Minggu malam pihaknya menerima laporan jika tebing di Bukit Sandat longsor dan ada batu besar yang menggelinding menghantam salah satu rumah milik warganya.

“Rumah warga kami yang terkena hantaman batu besar itu milik Wayan Gejer. Dan memang sebelumnya terjadi hujan yang cukup lebat,” ungkapnya.

Sementara itu, I Ketut Suta (25) anak korban kepada koran ini, menuturkan sebelum kejadian bencana longsor itu, hujan turun sangat lebat dari pagi sampai malam. Karena hujan yang tak kunjung berhenti itu membuat Ketut Suta merasa was-was lantaran rumah tempat dia tinggal bersama orang tuanya tersebut tepat berada di bawah tebing. “Saya sudah was-was karena sebelumnya pernah terjadi longsor dan rumah kami rusak tertimpa batu,” ungkapnya.

Dan benar saja, belum hilang rasa-was-wasnya tiba-tiba sekitar pukul 23.30 Wita, dirinya mendengar suara gemuruh yang berasal dari atas. Sontak Ketut Suta bergegas keluar kamar untuk mengevakuasi kedua orang tuanya dan anggota keluarga lainnya menjauh dari rumah kelokasi yang aman.

Begitu keluar, terdengar suara hantaman keras yang membuat tanah halaman rumahnya bergetar. Begitu dicek ternyata kamar dimana tempat dia tidur sudah hancur tertimpa batu besar yang ukurannya juga sama persis seukuran kamar tidurnya. Kejadian itu kemudian dilaporkannya kepada warga dan Kawil setempat. Dan malam itu juga anggota dari Polsek Sidemen dan Kepala Desa datang untuk mengecek kondisi di lokasi kejadian.

“Ini sudah untuk kedua kalinya rumah kami tertimpa batu besar,” ungkap Ketut Suta. Dan Senin kemarin sejumlah anggota dari BPBD Karangasem tiba dilokasi kejadian untuk melakukan penanganan, hanya saja itu belum bisa dilaksanakan karena tidak memungkikan melakukan penaganan secara manual dan harus menggunakan alat berat. “Rencananya BPBD akan mendatangkan alat berat, ya untuk sementara akses jalan tertutup oleh material longsoran dan batang pohon besar yang ikut tumbang akibat longsoran,” sebut Kadek Saka Dwijaya. Longsor tersebut juga menumbangkan dua pohon kelapa dan dua pohon kayu berukuan besar.