Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tebus Kelahiran, Bayuh Massal Lintang Perahu Pegat

Bayuh Oton
RITUAL - Bayuh Oton Massal Lintang Perahu Pegat, Ritual menetralisir baik buruk khari kelahiran.

BALI TRIBUNE - Setiap gerak dan langkah orang Bali memiliki perhitungan hari baik dan hari buruk dalam melakoni kehidupannya.  Sehingga tidaklah latah jika  kelahiran seseorang  akan melahirkan juga yang disebut tabiat/sifat. Mengaitkan dan meyakini tabiat seseorang  menurut hari lahirnya selalu dijadikan cerminan.

Karena itupula, orang Bali mengenal yang namanya palalintangan yakni ramalan tentang sifat dan watak  yang berdasarkan perpaduan antara hari Sapta Wara dan  Panca Wara dengan segala kekuraangan dan kelebihannya. Salah satu contohnya, kelahiran Jumat Pon yang disebut Lintang Perahu Pegat dengan karakter, pasangan  yang  lebih cepat meninggal, boros kalau berbelanja sehingga menyebabkan sedih, susila, senang bertapa tetapi sifatnya pemalas, berbakat bercocok tanam, sedangkan pekerjaan yang lain sedikit hasilnya. Demkian juga mudah  ketiup angina,  artinya hatinya sering goncang terombang-ambing,  lama hidup sengsara (menderita) sehingga keinginannya tidak mudah tercapai.

Menarik lagi, kini upacara Bayuh Oton  kerap dilaksanakan secara massal di tengah derasanya tuntutan ekonomi yang samakin tinggi. Sebagaimana pelaksanaan Bayuh Lintang Perahu Pegat secara massal di Taman Prakerti Buwana, Beng, Gianyar.  Tradisi ritual yang sarat pemaknaan ini digagas oleh Ida Bagus Supartha dalam misi sosialnya di taman setempat.

Kepada Bali Tribune, IB Supartha meyebutkan, adalah penting mengenali perwatakan diri yang telah tersurat pada hari kelahiran.  Sehingga peringatan setiap enam bulan Bali sekali dilakukan bertujuan untuk mengevaluasi hutang karma yang terbawa lahir. “Saat ini, pada setiap kelahiran selalu disertai dengan Surat Keterangan Lahir yang berikutnya akan menjadi dasar pembuatan Akta Kelahiran. Sesungguhnya para tetua dulu telah mencatat hal tersebut, bahkan informasinya lebih lengkap karena berisi catatan perwatakan diri,” ternagnya.

Lanjutnya, sejatinya catatan kelahiran yang diwariskan dengan istilahkan  pertiti,  merupakan pedoman penting bagi setiap orang dalam upaya menuntaskan hutang karma yang terbawa lahir.  Demkian halnya pebayuhan Massal Lintang Perahu Pegat dengan Pemujaan Dewi Gangga yang dilaksanakannya secra massal. Namun, perkembangan pengetahuan manusia secara tidak langsung menjadi salah satu penyebab ditinggalkannya kearifan lokal tersebut. Selain itu, di dalam proses alih bahasa tanpa disadari seringkali mengabaikan hal-hal penting yang berakibat terbiasnya makna dari esensi sejatinya. “Karena tingginya nilai-nilai warisan tradisi leluhur ini,  kami akan terus  menggenjot umat memahami pemakhaan ritual dlansetiapa perjalan hidupnya,” terangnya.

Disebutkan juga, bahawa penebusan oton atau  naurin berarti membayar atau juga sering disebut dengan nebusin yang berarti menebus. Jadi,  bayuh oton merupakan sarana untuk membayar hutang yang dibayarkan atau ditebus dengan sarana upakara. “Dalam hal ini adalah utang-utang pada kelahiran sang yajamana. Maoton/Otonan merupakan peringatan terhadap hari kelahiran dan ucapan terimakasi kepada Hyang Guru dan leluhur karena diberikan kehidupan "Dumogi rahayu svaha,” tandasnya.

wartawan
Redaksi
Category

Air Sungai Membesar, Warga Ketewel Tewas Terseret Arus

balitribune.co.id I Gianyar - Lantaran hujan mengguyur, arus sungai Beji Anakan, Banjar Akta, Desa Ketewel,  Sukawati, Gianyar, Senin (18/5/2026), membesar dan deras. Seorang warga lansia yang sedang mandi dilaporkan terseret hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa nyangkut di bebatuan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bali United Kalahkan Bhayangkara 4-1 di Laga Kandang Pamungkas

balitribune.co.id I Gianyar - Apa yang diinginkan Bali United mengakhiri laga kandang terakhir dengan kemenangan, tercapai saat mencukur Bhayangkara Presisi Lampung FC denganskor 4-1 pada laga pekan ke-33 Super League 2025/2026, di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Minggu (17/5/2026) sore.

Baca Selengkapnya icon click

Juli 2026, Siswa SRMP 17 Tabanan Pindah Massal ke Karangasem


balitribune.co.id | Tabanan - Seluruh siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan direncanakan akan dipindahkan ke Kabupaten Karangasem pada Tahun Ajaran 2026/2027. Migrasi ini dilakukan seiring dengan progres pembangunan gedung Sekolah Rakyat (SR) terpusat di Kecamatan Kubu, Karangasem, yang saat ini pengerjaannya sudah mencapai 51 persen.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Aksi Bergerak dan Berbagi Bunda Rai di Selemadeg Timur dan Selemadeg Sasar Ratusan Warga Rentan

balitribune.co.id | Tabanan - Di tengah tantangan ekonomi dan isu lingkungan yang kian mendesak, Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya kembali menunjukkan aksi nyata, melalui roadshow ke-10 program Aksi Sosial “Bergerak dan Berbagi”.

Baca Selengkapnya icon click

Usut Dugaan Korupsi LPJU Hias Rp3,08 Miliar, Kejari Karangasem Periksa Pejabat OPD dan Pihak Swasta

balitribune.co.id | Amlapura - Kejaksaan Negeri (Kejari) Karangasem terus mendalami kasus dugaan korupsi pengadaan Lampu Penerangan Jalan Umum Hias (LPJUH) Tahun Anggaran 2023–2024 senilai Rp3,08 Miliar. Hingga saat ini, tim penyidik tercatat telah memeriksa sedikitnya 20 orang saksi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.