Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tekan Penyebaran DBD, Bupati Artha Gencar Lakukan Fogging

FOGGING - Bupati Artha kembali melakukan fogging, kali ini di Lingkugan Sri Mandala Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan Jembrana, Minggu (10/4) pagi.

Negara, Bali Tribune

Bupati Jembrana I Putu Artha makin gencar melakukan pengasapan (fogging) di sejumlah wilayah yang rawan nyamuk berbahaya aedes aigipty sebagai upaya konkrit menekan penyebaran kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Setelah melakukan fogging di wilayah Kelurahan Lelateng beberapa waktu lalu. Minggu (10/4) pagi, Bupati Artha kembali melakukan fogging. Kali ini yang menjadi sasaran adalah Lingkugan Sri Mandala Kelurahan Dauhwaru Kecamatan Jembrana.

Fogging yang bertujuan untuk membunuh nyamuk dewasa selain dilakukan langsung Bupati Artha juga diikuti oleh Asisten Ketataprajaan I Made Sudiada, bersama petugas fogging dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jembrana. Selokan dan halaman rumah warga di Lingkungan Sri Mandala, Dauhwaru diselimuti asap yang mengepul akibat fogging yang dilakukan. Hal ini dilakukan Bupati lantaran kasus DBD di Jembrana mengalami peningkatan. Dinas Kesehatan mencatat sejak Januari hingga awal April 2016 sudah mencapai 256 kasus.

Bupati Artha mengajak masyarakat untuk semakin sadar dan berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan, melakukan pencegahan pengembangbiakan nyamuk penyebab demam berdarah. “Sederhananya lakukan 3 M yaitu menguras, menutup, mengubur potensi sarang nyamuk, termasuk abatenisasi. Ini penting dilakukan di rumah tangga, sebagai upaya pencegahan.” jelas Artha. Dinas Kesehatan diminta lebih giat dalam pencegahan dan penanganan kasus DBD.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jembrana dr. Putu Suasta mengatakan, berbagai upaya telah dilakukan untuk menekan kasus DBD, baik sufatnya promotif seperti edukasi dan sosialisasi, maupun upaya preventif seperti fogging. Selain itu upaya PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) untuk membunuh jentik nyamuk sekaligus mencegah nyamuk berkembang biak juga terus dilakukan bersama masyarakat. “DBD bisa terjadi dimana saja, tidak saja di tempat berdomisili. Karena kita tidak bisa membatasi mobilisasi masyarakat saat kasus DBD merebak seperti sekarang ini,” sebutnya.

wartawan
habit

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.